Sering Pompa ASI Bikin Ibu Bekerja Khawatir dengan Kariernya

Do It Yourself | Rabu, 24 Oktober 2018 08:10
Sering Pompa ASI Bikin Ibu Bekerja Khawatir dengan Kariernya
Ibu Bekerja (Foto: Shutterstock)

Reporter : Mutia Nugraheni

Sebagian besar dari para ibu yang terlibat survei berpikir kalau ada stigma pada ibu-ibu menyusui yang bekerja.

Dream - Menjadi ibu bekerja berarti harus siap menghadapi perasaan cemas dan kekhawatiran tiada henti. Bukan hanya soal meninggalkan anak di rumah untuk bekerja, tapi juga menghadapi penilaian dalam hal profesionalitas.

Rupanya banyak ibu yang baru melahirkan dan kembali bekerja, khawatir dengan perkembangan karier dan penilaian mereka di mata atasan. Pasalnya, demi memenuhi nutrisi optimal untuk bayi, memompa ASI adalah cara yang paling direkomendasikan.

Saat memompa, ibu membutuhkan waktu tertentu agar ASI bisa keluar dalam jumlah yang cukup. Hal ini sering dianggap mengganggu kinerja dan produktivitas para ibu sebagai seorang karyawati.

Sebuah survei yang dilakukan oleh Bloomberg dan Aeroflow, mengungkap kalau sebanyak 774 ibu bekerja merasa aktivitas memompa ASI saat bekerja akan berpengaruh pada karier mereka. Sebanyak 387 ibu mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan baru setelah memiliki anak.

Sebagian besar dari para ibu yang terlibat survei berpikir kalau ada stigma pada ibu-ibu menyusui yang bekerja. Diann Burns, ibu tiga anak dan tim legal dari sebuah perusahaan di Virginia, mengungkap kalau atasannya sempat membicarakan soal memompa ASI dan produktivitas pada dirinya.

" Ada anggapan bahwa saya bekerja dengan kurang dan menghilangkan fakta saya tidak mengambi waktu istirahat seperti pekerja lain. Tidak ada karyawan yang bekerja setiap menit. Saya tahu saya harus menyelesaikan pekerjaan saya dan kemudian memompa," ungkap Burns, kepada Bloomberg, seperti dikutip dari Good Morning America.

Kebijakan perusahaan tempat para ibu bekerja memang sangat dibutuhkan untuk keberhasilan pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan. Dari penelitian yang dilakukan tim dari
University of Minnesota, juga terungkap ibu bekerja yang disediakan waktu dan tempat untuk memompa ASI, cenderung berhasil menyusui anaknya secara eksklusif selama 6 bulan.

Join Dream.co.id