Selalu Awasi Penggunaan Pasta Gigi Pada Anak

Pasta gigi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  13 Februari 2019 08:13

Jangan sampai si kecil menggunakan pasti gigi secara berlebihan.

Reporter :

Dream - Anak-anak, meski usianya masih di bawah lima tahun harus diajarkan menyikat gigi. Jika mereka tak dibiasakan membersihkan gigi, maka risiko gigi berlubang dan sakit gigi yang bakal berdampak buruk pada pertumbuhannya bakal terjadi.

Tantangan dalam mengajarkan menyikat gigi pada anak adalah saat mereka mulai diperkenalkan dengan pasta gigi. Rasa pasta gigi untuk anak biasanya manis dan membuat si kecil menelannya.

Kondisi ini jika dibiarkan terus menerus bisa membahayakan kesehatan si kecil. Refleks menelan anak memang belum sempurna, sehingga ketika menyikat gigi menggunakan odol mereka kerap menelan.

Bahkan menurut laporan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, sebanyak 38 persen anak-anak berusia antara tiga hingga enam tahun menggunakan pasta gigi secara berlebihan, lebih dari yang direkomendasikan.

Hal tersebut, seperti dikutip dari Parents, dapat menyebabkan perubahan warna dan memperparah kondisi lubang pada gigi anak. Menurut rekomendasi CDC, anak-anak di bawah tiga tahun, hanya perlu pasta gigi ukuran sebutir beras.

Untuk anak di atas usia 4 tahun hingga 6 tahun hanya butuh pasta gigi seukuran kacang polong. Untuk itu sangat disarankan agar orangtua selalu mengawasi penggunaan pasti gigi pada anak.

Akan lebih baik jika odol dipencet oleh orangtua agar tidak berlebihan. Pasalnya, jika anak menggunakan terlalu banyak odol dapat mengakibatkan masalah perubahan struktur enamel pada gigi anak yang sedang berkembang.

Setelah sikat gigi, pastikan juga anak berkumur hingga benar-benar bersih. Tak adalah lagi sisa kotoran dan odol di gigi.

[17 Feb 19:30] Live Streaming Debat Capres 2
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
DEBAT CAPRES: Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Sesi 3
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :