Sederet Usaha Meghan Markle Demi Bisa Melahirkan Normal

Do It Yourself | Minggu, 24 Februari 2019 10:41

Reporter : Mutia Nugraheni

Ia merekrut doula untuk mendampinginya.

Dream - Meghan Markle sedang disibukkan menyiapkan persalinan anak pertamanya. Buah cintanya bersama Pangeran Harry diperkirakan akan lahir pada April 2019 mendatang.

Rupanya, mantan aktris asal Amerika Serikat ini sangat ingin menjalani persalinan normal.Ia pun melakukan segala upaya agar nantinya bisa melahirkan secara alami.

Menurut majalah Vanity Fair, Duchess of Sussex tengah mempersiapkan persalinannya dengan berbagai cara holistik, termasuk menggunakan akupunktur, mempraktikkan teknik kelahiran alami, dan meminta layanan doula (pendamping persalinan).

Selain itu, Ross Barr, seorang ahli akupunktur yang dikenal memiliki banyak klien selebritas juga disebut-sebut membantunya.

" Meghan telah menjalani sesi akupunktur secara teratur untuk membantunya bersantai dan rileks. Sangat bagus untuk sirkulasi darah dan meningkatkan aliran darah ke rahim. Dia berencana untuk menggunakan akupunktur hingga batas waktunya," kata sebuah sumber kepada Vanity Fair.

Sederet Usaha Meghan Markle Demi Bisa Melahirkan Normal
Meghan Markle
2 dari 3 halaman

Hypnobirthing

Meghan juga mempelajari teknik metode hypnobirthing. Yakni sebuah metode persalinan menggunakan hipnosis agar ibu merasa rileks dan nyaman selama melahirkan.

 Meghan Markle Ungkap Perkiraan Bulan Persalinannya ke Publik
© MEN

Menurut majalah Grazia, hypnobirthing bahkan bisa mengurangi rasa nyeri selama persalinan tanpa obat-obatan. Tak hanya itu, teknik ini bahkan bisa mengurangi risiko baby blues (depresi pascamelahirkan).

Tentu saja, semua persiapan ini, tidak menjamin bahwa kelahiran Meghan akan berjalan sesuai rencana. Hal yang terpenting adalah Meghan dan bayinya dalam keadaan sehat.

Laporan Fitri Syarifah/ Liputan.com

3 dari 3 halaman

Hamil Anak Pertama di Usia 37, Ini Risiko yang Dihadapi Meghan Markle

Dream - Tak lama setelah menikah dengan Pangeran Harry, Meghan Markle hamil. Tentu saja kabar gembira ini disambut penuh suka cita oleh keluarga Kerajaan Inggris.

Pada Agustus 2018 lalu, Meghan baru berulang tahun ke-37. Bagi seorang perempuan yang hamil di usia tersebut dan akan melahirkan anak pertamanya, berisiko tinggi mengalami komplikasi kehamilan dan persalinan.

Menurut seorang dokter spesialis kesuburan Zaher Merhi, MD, FACOG, HCLD dari New Hope Fertility Centre di New York City, kehamilan pada perempuan di atas 35 memang lebih rumit. Bukan hanya berdampak pada kesehatan ibu tapi juga bayinya kelak.

Bayi bisa mengalami keguguran, karena kemungkinan yang lebih tinggi memiliki embrio kromosom abnormal. Kondisi tersebut juga bisa memicu Down Sydrome. Untuk itu, pemeriksaan secara rutin sangat diperlukan dan dibutuhkan perawatan selama kehamilan yang lebih intensif.

" Semua komplikasi ini meningkat secara signifikan jika ibu sudah mengalami masalah medis sebelum hamil. Itulah mengapa perempuan di atas usia 35 tahun dengan masalah medis yang sudah ada sebelumnya harus mengoptimalkan kondisi mereka sebelum mencoba kehamilan," jelas Dr. Merhi.

Sumber dekat kerajaan mengungkap, Meghan sudah melakukan pemeriksaan detail saat janinnya berusia 12 minggu. Hasilnya, sang janin dan ibu dalam keadaan sehat.

Semoga sehat terus hingga persalinan, Meghan!

Join Dream.co.id