Risiko dan Keuntungan Memberi Si Kecil Dot Bayi

Do It Yourself | Rabu, 12 April 2017 17:55
Risiko dan Keuntungan Memberi Si Kecil Dot Bayi
Dot Bayi

Reporter : Mutia Nugraheni

"Mengisap salah satu refleks yang dimiliki bayi ketika pertama lahir. Aktivitas ini memang membuat bayi lebih tenang".

Dream - Sampai saat ini penggunaan dot bayi masih banyak yang pro dan kontra. Ada yang berpendapat memberi dot bayi akan berdampak buruk dan bisa merusak struktur gigi anak. Namun sebenarnya, memberi dot pada bayi juga memiliki efek positif.

American Academy of Pediatrics (AAP) sebenarnya berpendapat kalau pemakaian dot bayi bisa mengurangi risiko kematian mendadak bayi atau sudden infant death syndrome (SIDS).
Risiko kematian bayi menurut AAP bisa dikurangi hingga 90 persen.

" Mengisap salah satu refleks yang dimiliki bayi ketika pertama lahir. Aktivitas ini memang membuat bayi lebih tenang dan membuatnya cepat tertidur. Menurut AAP dot bayi memang tak
memiliki efek berbahaya yang signifikan di satu bulan pertama kelahiran," kata dr. Harvey Karp, seorang dokter anak yang juga penulis buku Happiest Baby.

Tapi memang memberi dot pada bayi bisa membuatnya ketergantungan. Saat dilepas ia jadi rewel, sehingga dot selalu ada di mulutnya. Ketika anak mulai usia 1 tahun memang sebaiknya ia tak lagi diberi dot. Harus ada hal lain yang membuatnya nyaman dan tenang.

" Bisa disusui, digendong, diajak bermain agar perhatiannya teralihkan tidak mencari dot favoritnya," kata dr. Karp.

Pemakaian dot terlalu lama memang bisa membuat struktur gigi jadi berantakan. Menurut dr. Karp anak yang memakai dot juga cenderung lebih sering sakit karena kondisi dot yang
terpapar virus dan bakteri.

Jadi, pemakaian dot ini memiliki sisi positif dan negatif. Hal terpenting adalah membuat bayi nyaman dan nantinya harus dikontrol jika ia sudah terlalu ketergantungan dengan dot.

 

 

Join Dream.co.id