Puasa Saat Menyusui, Jangan Sampai Ibu Dehidrasi

Do It Yourself | Senin, 11 Mei 2020 14:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Harus lebih ekstra dalam memenuhi asupan nutrisi dan cairan saat berpuasa.

Dream - Menjalani ibadah puasa, hanya bisa dilakuka satu kali dalam satu tahun. Sebagai umat muslim, kita tentunya tak mau ketinggalan untuk melakukan kewajiban dan mengejar pahala dari Allah SWT.

Bagi ibu menyusui, momen Ramadhan seperti sekarang kerap membuat galau. Pasalnya, si kecil masih butuh asupan air susu ibu (ASI), dan kita harus menjalani puasa. Sebenarnya, ibu menyusui dipermudah dalam menjalankan ibadah.

Boleh tidak berpuasa jika khawatir kondisi kesehatan anak dan dirinya sendiri akan bermasalah. Nantinya puasa akan diganti puasa di hari lain, yang terpenting niatnya hanya karena Allah SWT.

Ada juga ibu yang merasa tubuhnya fit dan bisa menjalankan puasa sambil menyusui. Hal ini juga diperbolehkan, tapi pastikan kebutuhan cairan dan nutrisi ibu terpenuhi.

Dikutip dari KlikDokter.com, berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa dalam jangka waktu tertentu tidak akan mengurangi produksi ASI.

Tubuh ibu tetap dapat menghasilkan ASI dalam jumlah yang sama meski dirinya sedang berpuasa. Kandungan gizi di dalam ASI mungkin akan sedikit berubah, tetapi tidak terlalu signifikan.

 

Puasa Saat Menyusui, Jangan Sampai Ibu Dehidrasi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

ASI Tetap Bergizi

Saat berpuasa, tubuh ibu juga akan menyesuaikan pola metabolisme sehingga tetap dapat memproduksi ASI dengan kualitas terbaik. Dengan demikian, ibu harus yakin bahwa ASI yang diproduksi tetap bergizi tinggi.

Ibu juga tak perlu khawatir akan terjadi penurunan berat badan bayi lantaran memberikan ASI sambil berpuasa. Faktanya, penelitian ilmiah berkata bahwa berat badan bayi maupun pertumbuhan bayi tidak akan terkena dampak negatif sekalipun ibu menyusui sambil berpuasa. Dengan kata lain, bayi-bayi yang disusui oleh ibu yang berpuasa tidak lantas mengalami penurunan berat badan.

 

3 dari 6 halaman

Seberapa Aman bagi Ibu?

Hal lain yang harus diwaspadai saat menyusui sambil berpuasa adalah ancaman dehidrasi. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, pastikan untuk selalu minum setidaknya 2 liter air per hari.

Kebutuhan ini dapat ibu bagi sesuai jadwal buka dan sahir. Misalnya, 1 liter saat sahur dan 1 liter saat berbuka. Namun, bila ibu merasa lemas, pandangan berkunang-kunang, buang air kecil berkurang, jangan paksakan diri untuk berpuasa. Segera ambil minum untuk menggantikan cairan tubuh Anda yang hilang.

 

4 dari 6 halaman

Tips Menyusui saat Berpuasa

Berikut adalah beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk tetap berpuasa meski sedang menyusui:

- Sahur dan berbuka dengan makanan bergizi 
Pastikan asupan yang terhidang saat sahur dan berbuka adalah menu yang bergizi lengkap dan seimbang. Khusus bagi ibu menyusui, perbanyak asupan lemak, protein, serta serat sebagai modal untuk menjalani ibadah puasa sambil menyusui atau memerah ASI.

- Cukupi kebutuhan cairan
Minum setidaknya 8 gelas air putih per hari, termasuk saat puasa. Mudahnya, ibu dapat minum dua gelas saat sahur, dua gelas saat berbuka, dan empat gelas diantara waktu berbuka dan sahur.

- Makan malam
Di antara waktu sahur dan berbuka, ibu dapat makan kembali dengan porsi dan kandungan gizi cukup. Hal ini bertujuan untuk melengkapi nutrisi yang Anda perlukan.

- Fleksibel
Dengarkan kondisi tubuh. Bila mulai merasa sangat lemas, jangan paksakan diri untuk melanjutkan puasa.

Selengkapnya baca di sini

5 dari 6 halaman

Ada Konsultasi Menyusui Gratis Selama Pandemi Covid-19

Dream - Masa awal menyusui membutuhkan banyak penyesuaian, baik bagi ibu maupun bayi. Sederet masalah kerap muncul, seperti puting lecet hingga berdarah, bayi selalu rewel saat menyusu, ibu mengalami nyeri punggung dan masih banyak lagi.

Penting bagi ibu untuk mencari bantuan dengan berkonsultasi dengan konselor laktasi. Biasanya, di rumah sakit atau klinik ibu dan anak, terdapat konselor laktasi bersertifikat.

Sayangnya dalam situasi pandemi seperti sekarang, ibu dan bayi sebaiknya tidak berkunjung ke RS jika tidak mendesak. Konsultasi laktasi bisa dilakukan secara hotline. Salah satu yang menyediakan konsultasi menyusui adalah Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat.

" Mengingat permintaan yang besar di area DKI Jakarta yg memerlukan layanan konseling di masa Pandemi #COVID19, AIMI Pusat membuka layanan konseling menyusui via telp/WA Call GRATIS untuk mereka di area DKI JAKARTA & sekitarnya. Mohon dicatat lagi bahwa area layanan AIMI Pusat di saat normal dan pandemi adalah DKI Jakarta & sekitarnya,"  tulis AIMI di akun Instagram resminya.

 

6 dari 6 halaman

Hubungi Nomor Berikut

Bagi para ibu yang sangat membutuhkan konsultasi laktasi, bisa menghubungi nomor 0812-9432-5526 untuk mengatur jadwal konseling. Proses pendaftaran dapat dilakukan hari Senin hingga Jumat pukul 10.000 - 17.00 WIB.

 Konsultasi menyusui gratis AIMI
© AIMI

(Sumber: AIMI Pusat)

Tetap semangat menyusui, para Bunda!

Join Dream.co.id