Predator Seksual Anak Bakal Dikebiri Kimia, Bagaimana Cara Kerjanya?

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  6 Januari 2021 12:02

Kadar testosteron pelaku bakal diturunkan.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia sangat tinggi dan memprihatikan. Pelakunya, banyak yang berasal dari lingkungan keluarga sendiri, seperti paman, sepupu bahkan ayah kandung. Hal ini sangat memilukan, trauma bakal menempel seumur hidup dan korbannya mengalami goncangan psikologis yang dahsyat.

Demi memberikan efek jera, Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) NO. 70 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimiawi, Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik, Rehabilitasi, dan Pengumuman Identitas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Beleid, tepatnya 7 Desember 2020 lalu.

Dalam Pasal 2 ayat 1 dalam PP tersebut, pelaku kekerasan seksual terhadap anak dapat dikenakan hukuman berupa kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, dan rehabilitasi. Bagaimana cara kerja hukuman ini?

Dikutip dari Klikdokter.com, kebiri kimia merupakan tindakan yang dilakukan untuk menurunkan kadar testosteron pria menggunakan obat. Testosteron adalah hormon yang memengaruhi libido atau nafsu seks pria.

 

Selanjutnya : Dimasukkan Obat
Setahun Mutia Ayu Hidup Tanpa Glenn Fredly
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Biaya Haji 2021 Diperkirakan Naik Jadi Rp 44 juta, Ini Hitunganya
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :