Perubahan Tak Terduga Area Intim Saat Hamil

Do It Yourself | Rabu, 1 September 2021 16:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Warna area intim bisa jadi membiru.

Dream - Kehamilan pastinya membawa banyak perubahan dalam tubuh ibu. Mulai dari hormon, perut, rambut, payudara hingga area intim atau vagina.

Nantinya, jika persalinan berjalan normal, bayi juga akan keluar lewat vagina. Sejak hamil, area intim mengalami perubahan yang mungkin tak disadari ibu.

Apa saja yang terjadi? Cari tahu faktanya.

1. Kondisinya bisa membiru
Apakah vagina berubah warna selama kehamilan? Ternyata, jawabannya mungkin ya! Merah muda merupakan warna khas are intim. Saat kehamilan terjadi, warnanya bisa berubah menjadi biru atau ungu (disebut tanda Chadwick).

Faktanya, perubahan warna mungkin salah satu tanda pertama bahwa ibu sedang hamil. " Sejak enam minggu kehamilan Anda, vagina, labia, dan serviksmungkin berwarna biru atau ungu, berkat peningkatan aliran darah," kata Brett Worly, MD, seorang spesialis obstetri dan ginekologi di The Ohio State University, dikutip dari Parents.

2. Mengalami varises
Kaki bukan satu-satunya bagian tubuh yang rentan terhadap tonjolan, nyeri, dan varises. Area intim saat hamil juga bisa mengalaminya. Hal ini karena kombinasi aliran darah yang meningkat, rahim yang membesar (yang menekan pembuluh darah di panggul), dan hormon kehamilan.

Sekitar 10 persen wanita hamil mengalami varises vulva, umumnya selama lima bulan kehamilan kedua, dan risikonya meningkat seiring dengan jumlah kehamilan, menurut jurnal Phlebolymphology.Kabar baiknya adalah bahwa masalah ini biasanya teratasi dalam waktu enam minggu setelah persalinan.

 

Perubahan Tak Terduga Area Intim Saat Hamil
Pemeriksaan Kehamilan/ Shutterstock
2 dari 6 halaman

Bengkak dan Keluarkan Gas

3. Terjadi pembengkakan
Darah ekstra yang mengalir melalui area vagina dapat membuat bagian kewanitaan terasa penuh dan berat. Kondisinya tampak membengkak, tetapi mungkin terasa seperti itu dan tak selalu jadi pertanda buruk.

an itu tidak selalu merupakan hal yang buruk. " Untuk beberapa wanita, suplai darah ekstra meningkatkan sensasi," kata Dr. Rosser. Dengan kata lain, area vagina yang bengkak selama kehamilan bisa membuat Anda berkata, " Halo, orgasme!"

4. Mengeluarkan gas
Kantong udara yang terperangkap di dalam vagina akan terdorong keluar dan mengeluarkan suara seperti gas. Ini bukan pertanda sesuatu yang buruk. Kemungkinan kombinasi dari kondisi perut, posisi hubungan seksual yang berbeda, dan otot-otot dasar panggul yang bekerja terlalu keras.

3 dari 6 halaman

Bercinta Pagi Hari Bisa Bikin Cepat Hamil? Ketahui Faktanya

Dream - Momen untuk berhubungan intim biasanya dilakukan saat malam hari. Setelah kegiatan selesai, dan punya waktu bersama pasangan. Bagi suami istri yang tengah merencanakan kehamilan, banyak yang menyarankan untuk bercinta di pagi hari.

Berhubungan intim saat pagi disebut-sebut bisa bikin cepat hamil. Hal ini lantaran sel sperma dalam kondisi terbaiknya. Benarkan demikian?

Dikutip dari KlikDokter, dokter kandungan (Obgyn) dan ahli endokrinologi reproduksi di Neway Fertility, Dr. Daniel Kort, mengatakan bahwa seks di pagi hari mungkin bisa bermanfaat untuk siklus kesuburan.

Pendapat tersebut berdasar pada temuan bahwa hormon seks pria berada pada tingkat tertinggi di pagi hari. Oleh karena itu, berhubungan seks di pagi hari dapat dilakukan dengan lebih bergairah sehingga turut meningkatkan peluang hamil.

Tak berhenti di situ, terdapat pula temuan yang mengatakan bahwa pria memiliki jumlah sperma yang lebih tinggi di pagi hari. Temuan ini mengatakan, jumlah sperma pria di malam hari adalah sekitar 87 juta. Namun, saat pagi hari, jumlahnya bertambah menjadi 88 juta.

 

4 dari 6 halaman

Pola Hidup Lebih Berpengaruh

Lantas, apakah itu berarti bahwa berhubungan intim di pagi hari terbukti dapat meningkatkan peluang hamil?

“ Beberapa jurnal memang menjelaskan bahwa kualitas sperma pria di pagi hari sangatlah baik. Tapi, hal tersebut tidak serta-merta demikian, karena turut ditentukan oleh pola hidup sehari-hari,” kata dr. Dyah Novita Anggraini.

“ Kalau pola hidupnya tidak sehat, maka seks di pagi hari tidak akan punya pengaruh apa-apa,” ungkapnya.

Hingga saat ini, belum ada penelitian yang benar-benar dapat membuktikan kebenaran dari anggapan berhubungan pagi hari cepat hamil. Dengan kata lain, berhubungan seks di pagi hari tidak terbukti dapat meningkatkan peluang hamil.

Selengkapnya baca di sini.

5 dari 6 halaman

Deretan Pemicu Hasrat Bercinta Turun Drastis Saat Hamil

Dream - Kehamilan memang membawa perubahan luar biasa pada perempuan. Bukan hanya kondisi fisik tapi juga psikis. Dalam hal hasrat seksual, umumnya saat hamil mengalami peningkatan.

Menurut dr. Reza Fahlevi dikutip dari KlikDokter, hormon dalam tubuh ibu hamil, seperti hormon estrogen, bekerja dengan sangat baik yang membuatnya lebih berhasrat. Sayangnya, ada hal yang bisa meredam gairah seksual ibu hamil.

Apa saja? Mungkin salah satunya adalah yang sedang dialami.

1. Fase Morning Sickness
Umumnya, morning sickness terjadi pada awal-awal usia kehamilan (trimester pertama). Meski menggunakan istilah “ morning”, rasa mual bisa terjadi kapan saja, termasuk di malam hari. Jika hal ini terjadi dalam intensitas yang berat, ibu akan merasa lelah dan bisa jadi tidak bergairah untuk berhubungan seks.

2. Lebih Mementingkan Kondisi Janin
Saat sedang hamil, kesehatan janin adalah prioritas utama. Ini sebabnya, bercinta saat sedang hamil mungkin enggan dilakukan oleh pasangan. Sebenarnya berhubungan seks saat hamil diperbolehkan, namun rasa takut dan cemas membuat ibu jadi berpikir dua kali untuk bercinta.

 

6 dari 6 halaman

Juga Dipengaruhi Hal Ini

3. Tidak Percaya Diri
Berubahnya fisik selama hamil juga bisa membuat ibu jadi merasa tidak percaya diri saat sedang berhubungan seks. Nantinya, hal ini juga bisa membuat ibu jadi tidak bergairah dan buat vagina ibu jadi kering,” ujar dr. Reza.

“ Karena itu, penting untuk mendiskusikan hal tersebut dengan pasangan guna mendapatkan solusi terbaik bagi kedua belah pihak,” kata dr. Reza.

4. Pasangan Merasa Kasihan
Suami yang merasa kasihan dengan kondisi tubuh ibu juga bisa jadi alasan lain gairah seksual wanita hamil turun. Karena melihat pasangan sering mengeluh sakit dan pegal, suami jadi lebih ingin merawat ketimbang memuaskan hawa nafsunya. Jika ibu hamil merasa sehat dan siap, komunikasikan dengan suami. Pilih posisi seks yang aman dan nyaman untuk kedua belah pihak.

Selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id