Perhatikan Porsi Asupan Protein Anak, Jangan Sampai Berlebihan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  7 Februari 2019 08:13

Jika berlebihan bisa memicu masalah pada ginjal.

Reporter :

Dream - Asupan protein sangat dibutuhkan anak untuk tumbuh kembangnya. Untuk itu saat membuat makanan bagi bayi dan anak-anak, pastikan ada sumber protein di dalamnya. Seperti ayam, daging, ikan, tahu atau tempe.

Penting untuk memperhatikan porsinya, jangan sampai berlebihan. Sebab, mengonsumsi protein berlebihan dapat menyebabkan terganggunya fungsi ginjal, karena hasil metabolisme dikeluarkan lewat ginjal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Juwalita Surapsari dokter spesialis gizi klinis dari Rumah Sakit Pondok Indah. Untuk anak-anak, sesuaikan dengan kebutuhan mereka.

" Pada dasarnya harus memenuhi lima kelompok bahan makanan, seperti makanan pokok yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak yang baik, serat, dan jangan lupa minum air yang cukup karena air menunjang metabolisme tubuh sehingga kebutuhan cairan anak akan mencukupi," kata dr. Juwalita, beberapa waktu lalu.

Berikan asupan protein sejak anak mulai makan makanan pendamping ASI (MPASI). Mulai usia enam bulan dan selalu perhatikan porsinya.

" Konsumsi protein untuk anak dimulai dari MPASI awal, harus sudah ada proteinnya, protein harus segera dikenalkan dan jangan lama-lama, karena kandungan zat besi di dalam asi kan sudah turun di usia mpasi itu atau usia 6 bulan," kata Juwalita

Ada kalanya anak menolak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung protein. Ketahui kemampuan mengunyah anak dan sesuaikan teksturnya, termasuk asupan protein.

Laporan Siti Hanafia/ Liputan6.com

Ma'ruf Amin Janjikan Perempuan Bisa Berkarier di Pemerintahan
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Jokowi: Jangan Hanya Menyalahkan, Saya Mencari Solusi
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :