Paniknya Zaskia Mecca Saat Putranya Harus Jalani CT Scan

Do It Yourself | Kamis, 9 Januari 2020 16:02
Paniknya Zaskia Mecca Saat Putranya Harus Jalani CT Scan

Reporter : Mutia Nugraheni

Bhai Kaba mengeluh sakit kepala, muntah bahkan sempat mengeluh tak bisa melihat.

Dream - Bhai Kaba Bramantyo, anak ketiga pasangan Hanung Bramantyo dan Zaskia Mecca, baru saja mengalami penyakit yang cukup serius. Beberapa hari lalu Zaskia harus bolak-balik ke rumah sakit untuk mencari tahu penyakit Aba, sapaan akrab putranya.

Bocah itu mengeluh sakit kepala hebat, disertai demam yang sangat tinggi saat liburan di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sederet obat telah diberikan tapi rasa sakitnya tak mereda sama sekali.

" Dia tetap kesakitan dan nangis-nangis, terus aku coba kasih minum dia muntah," kata Zaskia, dalam YouTube channel-nya.

Ia pun ke rumah sakit untuk memeriksakan Aba. Dokter di rumah sakit di Bogor, awalnya mengira kalau bocah itu sakit kepala karena bermain gadget.

" Balik ke hotel, Aba istirahat, jam 11 dia kesakitan lagi dong. Obat dari dokter di Bogor gak ngaruh sama sekali," ujar Zaskia.

 

2 dari 6 halaman

Periksa di RS di Jakarta

Akhirnya Zaskia memutuskan untuk segera kembali ke Jakarta. Ia ingin Aba diperiksa di rumah sakit yang biasa menangani sang anak. Dokter pun menyarankan untuk CT scan. Zaskia tak langsung setuju.

Ia masih takut kalau Aba harus jalani CT scan. Zaskia pun berusaha mencari penyebab utama sakit kepala hebat putranya. Awalnya, ia ke dokter gigi. Hasilnya, giginya bolong tapi tidak sampai memicu sakit kepala hebat.

Tak selesai sampai di situ, Aba juga dibawa ke dokter mata. Hasilnya pemeriksaan menunjukkan kalau mata Aba memang bermasalah, tapi tidak sampai jadi penyebab sakit kepala hebat.

" Pas di tengah jalan Kaba bilang pusing lagi. Kumat lagi pusingnya. Akhirnya aku memutuskan, oke dok CT scan aja. Itu CT scan aku sama mbak Siti (pengasuh Kaba) nangis luar biasa, karena kita ngeliat dia dibius dari sadar sampai dia tidur," cerita Zaskia.

 

3 dari 6 halaman

Hasil Pemeriksaan CT Scan

Menunggu Aba diperiksa, Zaski mengungkap kalau dirinya sangat panik. Ia sangat ketakutan sampai sesak napas. Tak lama setelah diperiksa, hasilnya keluar.

" Orang radiologinya kayaknya udah paham ngeliat aku nangis, terpukul. Gak sampai 5 menit hasilnya keluar, 'bu, hasil CT scan-nya udah keluar, ini sinus'. Aba sinus berat di sebelah kiri. Jadi rongga sinus Aba di sebelah kiri full sama lendir, sudah abu-abu," ungkap Zaskia.

Untuk penanganan selanjutnya, Aba melakukan perawatan dengan dokter spesialis telinga hidung, tenggorokan. Pengalama Zaskia merawat Aba ini mungkin bisa jadi pelajaran bagi Sahabat Dream yang memiliki balita dan mengeluhkan sakit kepala.

Segera cari penyebabnya agar mendapat penanganan yang tepat. Lihat penjelasan Zaskia secara lengkap di sini.

 

 

4 dari 6 halaman

Pengalaman Zaskia Mecca Punya 3 Anak Pengidap Asma

Dream - Tiga dari empat anak pasangan Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo mengidap asma. Hal ini kerap membuat Zaskia harus waspada, karena serangan asma bisa datang kapan saja.

Zaskia pun membagikan tips bagaimana menangani anak yang terserang asma saat di rumah. Pertama, orangtua perlu mengetahui secara detail alergi pada anak. Caranya melalui tes alergi.

Dari hasil tes bisa diketahui makanan, minuman dan hal yang jadi pencetus asma. Sebisa mungkin, hindari pencetusnya. Jika anak sudah mulai batuk dan pilek, jangan dibiarkan sendirian. Harus diawasi.

“ Kalau anak sudah batuk dan pilek, aku sudah siaga satu. Pasti aku dan Mas Hanung gantian tidurnya. Karna kalau sampai asmanya kambuh, kita bisa langsung bawa ke UGD,” ujar Zaskia di di acara konferensi media Healthy Lung, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 14 Oktober 2019.

5 dari 6 halaman

Usahakan Tetap Tenang

Saat asma mulai kambuh, orangtua harus tetap tenang dan tidak boleh ikut panik. Harus tahu apa yang bisa dilakukan di rumah.

“ Yang paling penting ketika anak asma, kita harus tenang dulu. Ketika kita tenang kita bisa berpikir jernih, kira-kira pertolongan apa yang dapat kita berikan,” ujar Zaskia.

Biasanya, Zaskia memberikan obat pada anaknya melalui nebulizer di rumah maupun saat berpergian. Nebulizer adalah sebuah alat untuk memasukkan obat dalam bentuk uap agar bisa masuk langsung ke dalam paru-paru.

“ Harga nebulizer sekarang sudah terjangkau. Nebulizer aku di rumah paling mahal cuma 700 ribu. Kalau bisa punya nebulizer di rumah yang di colok ke listrik dan nebulizer travelling,” ungkap Zaskia.

 

6 dari 6 halaman

Selalu bawa obat

Saat hendak berpergian, jangan lupa untuk selalu membawa obat asma anak. Pasalnya, obat asma anak sangat personal dan serangan asma bisa muncul kapan pun. Akan sangat sulit jika tak membawa obat sendiri.

“ Jangan ketinggalan alat uap sama obat-obatan asma, karena tiap anak berbeda resep obat asmanya. Jadi beda dosisnya, gak boleh sembarangan,” tutup Zaskia.

Laporan: Alfi Salima Puteri 

Join Dream.co.id