Pahami Cara Memandikan Bayi yang Baru Lahir

Do It Yourself | Jumat, 5 Juli 2019 18:06

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Memandikan bayi memang bukan hal yang mudah, terlebih bagi orang tua baru dan bayi yang baru lahir. Bagaimana cara memandikan bayi yang baru lahir bagi pemula?

Dream - Bagi orangtua yang baru memiliki buah hati, tentu momen bersama sang bayi adalah waktu yang berharga. Menggendong, memandikan hingga mengganti popok, ingin dilakukan sendiri dan menjadi pengalaman pertama yang bisa saja membuat terharu.

Memandikan bayi yang baru lahir sangat dinanti-nanti. Namun terkadang ada juga orangtua yang masih merasa takut untuk memandikan bayi.

Bayi yang baru lahir masih sangat semsitif. Cara memegang bayi harus benar dan harus berhati-hati. Bagi orangtua baru yang masih belajar memandikan bayi untuk pertama kali, bisa membaca artikel ini untuk belajar.

Dilansir dari laman Raising Children, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memandikan bayi yang baru lahir. Berikut ini rangkumannya:

Pahami Cara Memandikan Bayi yang Baru Lahir
Bayi Baru Lahir (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Kapan dan di mana Memandikan Bayi Baru Lahir

Sebelum mempelajari cara memandikan bayi yang baru lahir, akan lebih baik kalau orangtua tahu dan paham, kapan bayi boleh dimandikan, dan di mana tempat yang baik untuk memandikan bayi.

Bayi yang baru lahir cukup dengan mandi 2-3 kali dalam seminggu, dan kalau bayi sangat menyenangi air dan tenang ketika dimandikan, orangtua bisa memandikan bayi sehari satu kali. Mandi terlalu sering tidak terlalu baik untuk bayi dan bisa membuat kulitnya kering.

Waktu yang dihabiskan mandi untuk mandi juga disarankan jangan terlalu lama, cukup 5-10 menit saja. Waktu yang tepat untuk memandikan bayi ialah di sore hari, dan hindari memandikan bayi ketika bayi lapar, atau sesaat setelah menyusui.

Sedangkan tempat untuk memandikan bayi yang baru lahir, bisa di ember plastik kecil khusus bayi dan sesuaikan ukuran dengan badan bayi, jangan terlalu besar atau terlalu kecil.

3 dari 6 halaman

Tips Menyiapkan Peralatan Mandi Bayi Baru Lahir

Sebelum memandikan bayi, jangan lupa untuk menyiapkan peralatan mandi bayi dan mengaturnya sedemikian rupa sehingga ketika memandikan anak, orangtua tidak merasa kerepotan. Berikut beberapa tips menyiapkan peralatan mandi bayi:

-    Jauhkan gadget dari jangkauan, karena akan sangat mengganggu.
-    Pastikan semua yang dibutuhkan, seperti handuk, sabun bayi, lap, dan lain sebagainya, bisa diraih dengan mudah.
-    Buat posisi memandikan bayi nyaman dan tidak terlalu tinggi atau terlalu pendek.
-    Gunakan air hangat, dan siapkan sedikit saja untuk bayi yang baru lahir. Suhunya kira-kira 37-38 derajat Celsius.
-    Lepas semua perhiasan dan aksesoris.
-    Jangan menambahkan air ketika bayi sedang berada di dalam ember atau ketika sedang memandikan bayi.
-    Gunakan produk mandi bayi yang aman dan sesuai dengan usia bayi.

4 dari 6 halaman

Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Setelah selesai menyiapkan peralatan mandi bayi, waktu sudah menunjukkan saat yang tepat untuk memandikan bayi, berikut cara memandikan bayi yang baru lahir dan bisa diikuti:

-    Sebelum melepas baju bayi, usap terlebih dahulu mata bayi dengan kain halus yang sudah dicelupkan dalam air hangat. Usap pelan dan gunakan kain halus baru untuk mengusap mata sebelahnya.
-    Setelah mata, usap seluruh wajah bayi dengan kain halus baru.
-    Perhatikan telinga dan hidung bayi, pastikan air tidak masuk ke dalamnya.
-    Lepas baju bayi pelan-pelan.
-    Gendong bayi di salah satu lengan dengan menyangga kepala dan lehernya dengan tangan.
-    Pelan-pelan turunkan badan bayi bersama tangan kita ke dalam ember yang sudah berisi air hangat.
-    Tetap selalu sangga kepala dan leher bayi, dan letakkan badan bayi di ember.
-    Usap pelan-pelan seluruh badan bayi dengan air hangat.
-    Gosok seluruh bagian tubuh bayi pelan-pelan.
-    Usahakan untuk tidak menggunakan sabun atau produk mandi bayi secara berlebihan.
-    Perhatikan telinga, hidung, mata dan mulut bayi, supaya air tidak masuk.
Selesai memandikan bayi, orang tua harus segera mengeringkan bayi.

 

5 dari 6 halaman

Setelah Bayi Selesai Mandi

Ada beberapa langkah yang bisa ditiru orang tua setelah selesai memandikan bayi:
-    Sangga kepala dan leher bayi dan gendong bayi menuju ke tempat yang kering dan sudah siap dengan handuk yang hangat.
-    Usap pelan seluruh badan bayi dengan handuk, dan tepuk pelan untuk membuatnya lebih kering.
-    Apabila bayi sudah kering, usapkan minyak telon untuk membuat tubuh bayi hangat. Pastikan minyak tidak berlebihan.
-    Orang tua yang ingin membuat anaknya lebih lembut dan wangi, bisa mengoleskan krim khusus bayi. Namun ini opsional.
-    Pakaikan pakaian bayi pelan-pelan.
-    Tempatkan bayi di tempat yang aman dan nyaman.
-    Dan, terakhir, jangan lupa untuk membuang air mandi bayi.


Semoga bermanfaat!

6 dari 6 halaman

Bayi Suka Tersenyum Saat Tidur, Ini Sebabnya

Dream - Memandang wajah bayi saat tidur lelap jadi momen yang paling menenangkan dan membahagiakan bagi orangtua. Apalagi jika saat tidur, si kecil tiba-tiba tersenyum. Hati pasti langsung 'meleleh' dibuatnya.

Mungkin banyak yang penasaran, mengapa bayi bisa tersenyum saat tidur? Sahabat Dream juga penasaran?

Bayi tersenyum bahkan sampai tertawa dalam tidur mereka karena fungsi otak tertentu yang disebabkan oleh tahapan tidur REM, yaitu saat kita bermimpi.

Senyum bayi, seperti dikutip dari Momjunction, adalah respons terhadap mimpi itu. Bayi juga dapat tersenyum ketika mereka tertidur atau bangun, yang bisa menjadi reaksi terhadap perasaan senang atau senang yang mereka alami pada saat itu.

Bagaimana Tidur Membuat Bayi Tersenyum?

Untuk mengetahui mengapa bayi tersenyum dalam tidurnya, pahami dulu siklus tidur dan tahapannya. Ada dua fase dasar tidur, yaitu non-rapid eye movement (NREM) dan rapid eye movement (REM).

Seperti namanya, yaitu saat ada gerakan mata yang cepat di bawah kelopak mata dalam tidur pada REM dan tidak ada gerakan di NREM. Bayi memulai tidur mereka dengan NREM. Setelah itu akan tidur dalam fase REM.

Mata bergerak cepat selama tahap REM ketika otak sedang aktif dan bermimpi. Para pakar tidu percaya bahwa gerakan mata agak terkait dengan mimpi yang sedang diproses oleh otak.

Tahap REM menyebabkan peningkatan aktivitas otak, kadang-kadang sampai batas tertentu untuk membangunkan orang tersebut. Pola listrik otak selama tidur REM mirip dengan yang aktif ketika kita bangun. Ini menunjukkan bahwa mimpi selama tidur REM terjadi, otak tampaknya mensimulasikan kenyataan.

Bayi cenderung tidur selama 16 jam sehari, setengahnya adalah tidur REM. Karena itu, tidak mengherankan melihat bayi itu tersenyum ketika mereka tertidur di siang atau malam hari. Kali berikutnya bayi Anda tersenyum saat tidur, itu berarti mereka tidur nyenyak dan memiliki mimpi indah juga!

Join Dream.co.id