Obat Mual Bisa Lancarkan ASI? Ketahui Faktanya

Do It Yourself | Rabu, 19 Mei 2021 10:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Demi memenuhi kebutuhan ASI si kecil, ibu pastinya akan melakukan berbagai cara agar produksi ASI kembali normal.

Dream - Bagi ibu menyusui yang memompa ASI biasanya langsung menyadari saat jumlah ASI perah menurun dari biasanya. Banyak faktor yang membuat produksi ASI menurun, biasanya karena stres, haid atau karena masalah lain.

Demi memenuhi kebutuhan ASI si kecil, ibu pastinya akan melakukan berbagai cara agar produksi ASI kembali normal. Banyak para ibu yang mengonsumsi obat mual, Domperidone, untuk memperbaiki produksi ASI.

Dikutip dari KlikDokter, domperidone adalah obat yang sejatinya berfungsi untuk mengatasi mual. Apakah obat ini memang bisa meningkatkan produksi ASI? Dokter Arina Heidyana membenarkan bahwa obat domperidone bisa membantu meningkatkan jumlah ASI. Menurutnya, obat ini juga aman dikonsumsi oleh ibu menyusui.

" Faktanya, domperidone merangsang pelepasan hormon prolaktin. Hormon tersebut berperan besar terhadap jumlah dan lancar/tidak keluarnya ASI dari payudara ibu menyusui," kata dr. Arina.

 

Obat Mual Bisa Lancarkan ASI? Ketahui Faktanya
Ibu Menyusui
2 dari 6 halaman

Hal yang Harus Diperhatikan

Menurut lama Children’s Health Queensland Hospital and Health Service, ada beberapa hal yang mungkin akan diperhatikan dokter sebelum meresepkan domperidone untuk ibu menyusui. Antara lain, apakah pasien telah diberikan dukungan yang memadai dari berkonsultasi dengan pakar laktasi? Apakah pakar laktasi setuju bahwa Anda mengalami masalah pasokan ASI dan memang membutuhkan bantuan obat-obatan?

Kondisi medis, seperti aritmia jantung (gangguan irama jantung) juga mesti diperhatikan. Jika pasien sedang mengonsumsi obat-obatan yang mempengaruhi irama jantung, dikhawatirkan obat tersebut akan berinteraksi negatif dengan domperidone.

 

3 dari 6 halaman

Konsultasi Lebih Dulu

Dosis domperidone untuk ibu menyusui yang dianjurkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) lewat laman resminya adalah 10 hingga 20 miligram. Obat tersebut dapat dikonsumsi sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari. Lamanya konsumsi obat tergantung pada kondisi ibu dan anjuran dokter yang merawat.

“ Dosis aman yang bisa dikonsumsi oleh ibu menyusui, yaitu 3 kali 10 miligram. Meski begitu, sebaiknya Anda benar-benar berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya sendiri,” ujar dr. Arina.

Selengkapnya baca di sini.

4 dari 6 halaman

Cara Merawat Puting Agar Tidak Sakit Saat Menyusui

Dream – Menyusui merupakan momen yang sangat berharga. Bukan hanya sekadar memberi nutrisi terbaik untuk bayi, tapi juga membangun ikatan psikis.

Proses ini memang alamiah, tapi bukan berarti tidak mengalami masalah. Selama kehamilan, kebanyakan puting wanita jadi lebih besar dan sensitif. Ketika bayi mulai menyusui, ibu akan mengalami tekanan dan isapan yang tidak pernah mereka rasakan sebelumny.

Kegiatan menyusui pun bisa memakan waktu lama bahkan hingga satu jam hampir 13 kali sehari. Semua isapan, tekanan, dan air liur bayi apat menyebabkan puting sakit.

Ketika telah terbiasa menyusui selama beberapa minggu pertama, rasa nyeri ini tidak akan berlangsung lama.

Tapi jika terjadi komplikasi lebih lanjut, seperti puting pecah-pecah, mulai berdarah, atau sakit luar biasa, kamu harus segera berkonsultasi dengan konsultan laktasi atau spesialis menyusui.

5 dari 6 halaman

Pentingnya perawatan

Untuk mengurangi rasa nyeri payudara, lakukam beberapa trik berikut ini.

· Mencuci payudara dengan air saat mandi atau berendam. Gunakan sabun dan gel mandi untuk mengikis minyak alami yang menyebabkan kekeringan pada areola (kulit di sekitar puting payudara yang berwarna lebih gelap dari sekitarnya)

· Keringkan puting secara alami atau oleskan dengan lembut menggunakan handuk.

· Tidak perlu membersihkan payudara atau puting sebelum menyusui. Faktanya, bakteri dari permukaan payudara dapat membantu mengembangkan mikrobioma usus bayi.

· ASI segar dapat membantu menyembuhkan puting yang luka, jadi cobalah memijatnya dengan beberapa tetes sebelum dan sesudah menyusui.

· Gantilah bantalan menyusui sesering mungkin agar tidak lembab, sehingga dapat mengurangi risiko infeksi bakteri atau jamur.

· Bayi perlu diberi susu sesuai permintaannya, agar tetap sehat dan tumbuh dengan baik, jadi teruslah memberi susu walaupun saat merasa sakit.

6 dari 6 halaman

Konsul ke Ahlinya

Ketika puting mengalami iritasi, kamu bisa gunakan bra menyusui yang terbuat dari bahan seperti katun, atau kain yang cepat kering dan menyerap kelembaban berlebih akibat puting susu yang rusak, atau gunakan nipple shield yang terbuat dari silikon, sebagai pelindung puting dan dapat mengurangi rasa sakit saat menyusui.

Selain itu, penting untuk memperhatikan pelekatan atau posisi yang baik dengan mengarahkan puting ke langit-langit mulut bayi.

Perhatikan juga apakah bayi memiliki Frenelum atau jaringan tipis di bawah tengah lidah yang pendek, jika iya maka lidahnya tidak bisa menutupi gusi bagian bawah saat menghisap, sehingga puting bisa lecet.

Hal ini dapat diobati dengan prosedur sederhana yang disebut dengan divisi pengikat lidah yang dilakukan profesional kesehatan. (mut)

Laporan: Yuni Puspita Dewi, Sumber: Medela

Join Dream.co.id