Muncul Keluhan? Bisa Jadi Pertanda Harus Ganti Kontrasepsi

Do It Yourself | Kamis, 14 Oktober 2021 12:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Pertimbangkan untuk menggantinya.

Dream – Beberapa pasangan memilih untuk menunda kehamilan karena memiliki pertimbangan tertentu. Kini, cukup banyak pilihan alat kontrasepsi yang bisa membantu pasangan untuk melakukan perencanaan kehamilan lebih detail.

Mungkin Sahabat Dream juga menggunakan salah satunya. Sayangnya, tak semua alat kontrasepsi langsung nyaman dipakai. Pada beberapa orang, jenis kontrasepsi tertentu memunculkan keluhan dan rasa tak nyaman.

Memang, tubuh membutuhkan waktu penyesuaian dengan kontrasepsi yang digunakan namun jika terus terjadi keluhan, pertimbangkan untuk mengganti kontrasepsi. Apa saja tandanya?

Pendarahan yang berkelanjutan
Dilansir dari Popsugar, pendarahan bisa menjadi efek samping awal dari metode kontrasepsi hormonal baru. “ Hampir semua metode hormonal dapat menyebabkan bercak pada awalnya,” ujar Maria Sophocles, MD, seorang dokter kandungan dan direktur Women’s Healthcare of Princeton.

Keluhan ini bisa terjadi pada mereka yang menggunakan alat kontrasepsi seperto pil KB, patch, ring, suntikan, patch, dan IUD Hormonal. Jika pendarahan terus berlanjut dalam jangka waktu lama, bisa jadi memang tidak cocok.

 

Muncul Keluhan? Bisa Jadi Pertanda Harus Ganti Kontrasepsi
Alat Kontrasepsi/ Foto: Shutterstock
2 dari 5 halaman

Merasa sakit

Hubungi dokter jika mengalami kram menstruasi yang menyakitkan atau sangat tidak nyaman sampai mempengaruhi kegiatan sehari-hari. Dokter Sophocles menjelaskan, masalah seperti radang usus buntu, radang panggul, dan kehamilan ektopik, perlu disingkirkan terlebih dahulu.

Jika rasa sakit berasal dari menstruasi, beralih ke kontrasepsi hormonal berpotensi membantu. Coba untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mencari kontrasepsi yang paling nyaman dan cocok digunakan.

 

3 dari 5 halaman

Sering lupa konsumsi pil KB

Pil KB perlu diminum setiap hari agar efektif mencegah kehamilan. Kehilangan pil atau lupa meminumnya membuat kontrasepsi ini kurang dapat diandalkan karena meningkatkan peluang untuk kehamilan yang tidak direncanakan.

Jadi, jika sering lupa minum pil KB, mungkin ini saat yang tepat untuk mempertimbangkan metode kontrasepsi yang berbeda. “ Jika sulit untuk mengingat pil yang harus diminum, ada banyak pilihan lain yang tidak memerlukan banyak usaha,” kata dr. Sophocles.

Ia memberi contoh long-acting reversible contraceptives (LARC) sebagai pilihan yang sangat baik. Alat kontrasepsi ini mencakup implant lengan (Nexplanon)

Merasa down atau depresi
Jika merasa bahwa kontrasepsi hormonal mengacaukan suasana hati secara negatif, dr. Sophocles merekomendasikan untuk hubungi dokter dan lakukan evaluasi. Ini bisa menjadi pertimbangan untuk mengganti alat kontrasepsi lain.

“ Situasi ini dapat terjadi saat menggunakan pil KB dan metode hormonal kombinasi lainnya seperti estrogen plus progesterone,” ujar dr. Sophocles.


Laporan Elyzabeth Yulivia

© Dream
4 dari 5 halaman

Cara Minum Pil Kontrasepsi yang Benar, Sudah Tahu?

Dream - Menunda atau menjaga jarak kehamilan bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai alat kontrasepsi. Salah satu yang paling mudah diakses saat pandemi dan harganya cukup terjangkau adalah pil KB.

Pil ini bisa dibeli di apotek atau bahkan secara online. Cara kerjanya, dikutip dari KlikDokter, adalah dengan mencegah ovulasi atau keluarnya sel telur dari indung telur.

Lalu, pil ini mengentalkan lendir leher rahim sehingga sperma sulit bertemu sel telur, dan mencegah sel telur menempel di dinding rahim agar tidak hamil.
Pil KB merupakan jenis pil atau obat yang mengandung hormon reproduksi sintetik (progesteron dan kombinasi estrogen-progesteron). Fungsinya mengatur hormon dalam tubuh wanita untuk mencegah kehamilan.

Pil KB dianggap sebagai salah satu cara mencegah kehamilan yang sangat efektif. Hal ini tentunya jika aturan pakai pil KB dilakukan dengan benar. tingkat efektivitasnya mencapai 99 persen.

Efektivitas pil KB bisa turun hingga 91 persen apabila pengguna lupa meminumnya. Pil KB memang harus diminum setiap hari. Untuk cara meminumnya tergantung dari jenis pil.

 

5 dari 5 halaman

Cara Minum Pil KB Sesuai Jenisnya

Pil KB yang beredar di Indonesia terdiri dari dua jenis sediaan jumlah, yaitu 21 tablet dan 28 tablet. Cara meminum pil KB sebagai berikut:

21 Tablet
Pil KB ini diminum setiap hari 1 tablet, dari hari ke-1 hingga ke-21. Kemudian, tidak minum apa-apa selama 7 hari. Mulai kembali paket yang baru pada hari berikutnya.

28 Tablet
Pil KB ini terdiri dari 21 tablet hormon (tablet aktif) dan 7 tablet inaktif (plasebo). Pil diminum 1 tablet setiap hari, dan langsung mulai paket yang baru setelah tablet terakhir pada kemasan sebelumnya.

Fungsi paket tersebut adalah membentuk kebiasaan minum pil setiap hari dan mengurangi kemungkinan lupa. Cara menggunakan pil KB untuk kedua jenis ini adalah perlu diminum pada jam yang sama setiap harinya. Hal ini terutama pada pil KB yang hanya mengandung progesteron.

Karena, kemungkinan gagalnya lebih tinggi apabila tidak diminum pada jam yang sama. Pil KB jangan diminum satu jam sebelum atau sesudah makan.

Pil KB Darurat
Pil KB ini mengandung levonorgestrel yang diminum untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan seksual tanpa kontrasepsi. Cara minum pil KB ini yaitu 2 tablet levonorgestrel (1,5 mg) diminum sekaligus secepat mungkin. Sebaiknya minum dalam 12 jam, namun tidak boleh lebih dari 72 jam setelah berhubungan seksual.

Selengkapnya baca di sini.

© Dream
Join Dream.co.id