Muncul Darah Setelah Berhubungan Intim Saat Hamil, Berbahayakah?

Do It Yourself | Senin, 19 Oktober 2020 14:03
Muncul Darah Setelah Berhubungan Intim Saat Hamil, Berbahayakah?

Reporter : Mutia Nugraheni

Ibu hamil harus segera ke dokter tapi jangan panik karena tidak semua pendarahan berbahaya.

Dream - Berhubungan intim saat hamil pada dasarnya adalah hal yang tak berbahaya. Justru sangat disarankan karena bisa membantu ibu lebih rileks dan mendekatkan ikatan psikologis antara calon ayah dan dan ibu.

Hanya pada beberapa ibu yang mengalami masalah kehamilan atau kesehatan, berhubungan intim di usia kehamilan yang masih awal tak dianjurkan. Jika muncul pendarahan, baik hanya berupa flek, atau cukup banyak setelah 20 minggu kehamilan bisa dikatakan tidak normal.

Ibu hamil harus segera ke dokter tapi jangan panik karena tidak semua pendarahan berbahaya. Untuk sementara, jangan berhubungan intim lebih dulu setelah pendarahan demi mencegah komplikasi lebih lanjut. Minta nasihat dokter kapan waktu yang aman untuk berhubungan.

Lalu apa penyebab pendarahan setelah berhubungan seks selama kehamilan?
Leher rahim yang lembut dan sensitif menyebabkan perdarahan setelah berhubungan seks saat hamil. Serviks atau leher rahim jadi lebih sensitif. Bisa juga karena peningkatan suplai darah.

 

2 dari 5 halaman

Suplai Darah

Tingkat suplai darah ke vagina dan leher rahim meningkat pesat saathamil. Saat berhubungan seks, akan ada tekanan tambahan di area serviks yang menyebabkan perdarahan ringan atau muncul bercak darah.

Bisa juga karena peningkatan kapiler. Beberapa kapiler darah (pembuluh darah kecil) terbentuk selama kehamilan untuk memenuhi kebutuhan oksigen yang tinggi pada ibu dan janin. Banyak dari kapiler ini berkembang di vagina dan leher rahim. Kapiler sangat halus sehingga mudah pecah saat berhubungan.

 

3 dari 5 halaman

Harus Diberitahukan ke Dokter

Masalah perdarahan apa pun saat hamil harus diberitahukan kepada dokter. Nantinya dokter akan melakukan analisis lebih mendalam untuk mencari tahu penyebabnya dan mencari langkah pencegahan.

Hindari juga berhubungan seksual jika ibu hamil mengalami kram dan nyeri hebat di perut bagian bawah atau daerah panggul. Terjadi pendarahan vagina yang berat dan konsisten. Terjadi keputihan yang mungkin menunjukkan jaringan dan gumpalan.

Termasuk jika ibu hamil mengalami sakit kepala, kram kontraksi atau demam tinggi. Segera konsultasi dengan dokter jika mengalami gejala tersebut setelah berhubungan intim saat hamil.

Sumber: MomJunction

4 dari 5 halaman

Hindari Makan Tauge Mentah Saat Hamil, Ini Sebabnya

Dream - Masakan Indonesia kerap menggunakan tauge mentah sebagai campuran bahan. Seperti pada soto, rawon, karedok, gado-gado dan beberapa menu tradisional lainnya. Rasa tauge mentah memang lebih segar memiliki kekhasan tekstur yang garing.

Sayangnya, bagi ibu hamil mengonsumsi tauge mentah sebaiknya tak dilakukan. Mengapa? Sayuran mentah seperti tauge, meskipun sudah dicuci dengan air bersih yang mengalir, cenderung mengandung banyak bakteri.

Antara lain bakteri Listeria, Salmonella, dan E. coli yang dapat berpindah ke dalam biji kecambah melalui celah pada cangkang. Begitu ada di dalam benih, bakteri tumbuh dalam kondisi lembap dan hangat. Bakteri ini bisa memicu kondisi yang sangat berisiko bagi ibu hamil.

Dikutip dari KlikDokter, listeriosis dapat menyebabkan bayi lahir mati (stillbirth), keguguran, infeksi berbahaya, dan kelahiran prematur pada bayi baru lahir. Sementara, Salmonella dan E. coli dapat menyebabkan penyakit yang juga bisa berakibat fatal.

 

5 dari 5 halaman

Masak Sampai Matang

" Semua sayuran mentah, termasuk tauge mentah, tidak boleh dikonsumsi saat hamil. Meski sudah dicuci bersih, tidak menutup kemungkinan masih ada bakteri yang menempel, misalnya E.coli. Jadi, kalau menginfeksi ibu, malah bisa membuatnya mual, muntah, dan diare," ungkap dr. Devia Irine Putri.

Jika ibu hamil sangat suka makan tauge, maka pastikan memasaknya dengan benar untuk menurunkan risiko penyakit. Memasak tauge dengan api kecil tidak akan membantu. Karena, api kecil tidak akan menghasilkan panas yang cukup untuk membunuh bakteri.

" Ibu hamil boleh makan tauge, asalkan dicuci bersih dan dimasak sampai matang. Bisa juga dikombinasikan dengan sayuran atau bahan makanan lainnya, misalnya ikan, tahu, atau daging," ujar dr. Devia Irine.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id