Merek Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil di Berbagai Negara

Do It Yourself | Selasa, 29 Juni 2021 14:09

Reporter : Mutia Nugraheni

Indonesia dan Malaysia menggunakan Sinovac.

Dream - Perhimpunan Dokter Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) beberapa hari lalu merekomendasikan vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil, terutama bagi yang memiliki komorbid (penyakit bawaan) atau berisiko tinggi. Seperti tenaga kesehatan yang tengah hamil.

Vaksin yang direkomendasikan POGI untuk ibu hamil di Indonesia adalah vaksin CoronaVac/Sinovac. Vaksin ini merupakan jenis vaksin yang dibuat dari inactivated virus. Dikutip dari WHO.int, vaksin dari inactivated virus atau bakteri pembawa penyakit, atau yang sangat mirip dengannya, di-nonaktifkan atau membunuhnya dengan menggunakan bahan kimia, panas atau radiasi.

Virus tersebut tidak aktif dan tidak dapat berkembang dalam tubuh. Dinilai aman pada ibu hamil pada vaksin sejenis, seperti vaksin tetanus difteri dan influenza. Hingga kini pemberian vaksin Covid-19 masih dalam tahap rekomendasi, untuk penerapan di lapangan masih dalam proses. Regulator kesehatan Malaysia juga menggunakan vaksin Sinovac untuk vaksin Covid-19 ibu hamil.

 

Merek Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil di Berbagai Negara
Vaksin Covid-19
2 dari 5 halaman

Merek Vaksin Lainnya

Ada juga vaksin merek lain yang aman bagi ibu hamil, yaitu vaksin Covid-19 produksi Pfizer dan Moderna. Vaksin ini dibuat dengan teknologi mRNA. Untuk membuat vaksin mRNA, dikutip dari AloDokter, tidak menggunakan virus atau kuman yang dilemahkan atau dimatikan, melainkan komponen materi genetik yang direkayasa agar menyerupai kuman atau virus tertentu.

Setelah masuk ke dalam tubuh, mRNA dari vaksin yang ditangkap oleh sel imun akan mengarahkan sel tersebut untuk memproduksi spike protein. Protein ini merupakan protein yang menyusun bagian dari permukaan virus Corona.

Selanjutnya, setelah sel imunitas tubuh mengenal komponen tersebut, sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan antibodi yang spesifik untuk melawan virus Corona. Dengan demikian, vaksin ini dapat memicu reaksi kekebalan tubuh layaknya virus dan kuman yang dilemahkan pada vaksin biasa.

Negara yang diketahui sudah menggunakan vaksin Pfizer dan Moderna untuk ibu hamil adalah Amerika Serikat, Inggris dan Kanada. Sayangnya, dua vaksin tersebut belum masuk ke Indonesia, sehingga untuk sementara hanya bisa menggunakan vaksin Sinovac.

3 dari 5 halaman

Vaksin Covid-19 Moderna dan Pfizer Dianjurkan untuk Ibu Hamil, Ini Alasannya

Dream - Para ibu hamil di Amerika Serikat dan Kanada termasuk dalam kelompok prioritas yang mendapatkan vaksin Covid-19. Ibu hamil sangat dianjurkan mendapat vaksin yang dibuat oleh Moderna dan Pfizer.

Dijelaskan dr. Muhammad Iqbal Ramadhan, menurut rekomendasi dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention), vaksin COVID-19 dari Pfizer dan Moderna sementara ini dianggap aman untuk ibu hamil.

Keamanan dua jenis vaksin ini dinilai dari pengamatan terhadap sejumlah wanita hamil yang telah mendapatkan vaksin Moderna dan Pfizer. Mereka dilaporkan hanya mengalami sedikit efek samping.

“ Efek samping yang terjadi hanya seputar sakit kepala, nyeri otot, ataupun kelelahan. Belum ada laporan tambahan risiko lain atau kejadian pasca-vaksin yang lebih berisiko atau berbahaya,” ucap dr. Iqbal, dikutip dari KlikDokter.

Melansir dari CNBC, penelitian keamanan vaksin Pfizer dan Moderna terhadap wanita hamil telah diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine. Studi itu melibatkan 35.691 wanita hamil berusia 16-54 tahun.

 

4 dari 5 halaman

Temuan Tahap Awal

Dilaporkan tidak ada masalah keamanan khusus yang teridentifikasi terkait kehamilan. Studi tersebut juga mengamati tingkat keguguran pada ibu hamil yang sudah divaksinasi. Ternyata, persentase keguguran pada 827 partisipan vaksinasi yang telah melahirkan sama dengan persentase sebelum pandemi.

Temuan ini memang masih berada di tahap awal. Pengamatan juga hanya dilakukan pada periode 11 minggu pertama peluncuran vaksinasi di Amerika Serikat, yaitu 14 Desember-28 Februari.

Direktur CDC, dr. Rochelle Walensky, mengatakan sampai saat ini tidak ada masalah keamanan pada ibu hamil yang divaksinasi di usia kandungan trimester ketiga. Vaksinasi juga tidak mengancam kondisi bayi mereka.

 

5 dari 5 halaman

Vaksin mRNA

Mary Ramsay, kepala imunisasi di Public Health England, juga mengutarakan hal serupa. Menurutnya, berdasarkan data, vaksin Pfizer dan Moderna aman diberikan kepada bumil.

Vaksin Moderna dan Pfizer-BioNTech adalah vaksin mRNA yang tidak mengandung virus hidup penyebab COVID-19. Oleh karena itu, vaksin tidak dapat menyebabkan seseorang terkena virus corona.

Selain itu, vaksin mRNA tidak berinteraksi dengan DNA pada tubuh seseorang atau menyebabkan perubahan genetik. Hal tersebut karena mRNA tidak memasuki inti sel yang merupakan tempat penyimpanan DNA manusia.

Selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id