Menguak Penyebab Utama Anak Menjadi Kidal

Do It Yourself | Selasa, 11 Februari 2020 16:03
Menguak Penyebab Utama Anak Menjadi Kidal

Reporter : Mutia Nugraheni

Kondisi kidal dialami oleh 10% orang di dunia.

Dream - Anak-anak yang menggunakan tangan kiri secara dominan untuk kegiatan sehari-hari selalu mengundang rasa penasaran. Orangtua sudah membiasakan untuk menggunakan tangan kanan, tapi anak tetap terus menggunakan tangan kirinya dan justru lebih luwes.

Kondisi kidal dialami oleh 10% orang di dunia ini. Namun masih sering kita temui bahwa kidal dianggap buruk karena tidak sesuai sama ajaran norma maupun agama, terutama pada anak-anak.

 

2 dari 6 halaman

Penasaran mengapa seseorang bisa menjadi kidal?

Jawaban yang paling sering terdengar adalah karena adanya perbedaan antara fungsi otak kanan dan otak kiri. Padahal sebenarnya, bukan itu penyebabnya.

Penelitian Sebastian Ocklenburg, Judith Schmitz, dan Onur Gunturkun dari Ruhr University Bochum, bersama rekan dari Belanda dan Afrika Selatan, menemukan bahwa kidal terjadi karena adanya aktivasi gen di sumsum tulang belakang janin asimetris di dalam rahim.

 

3 dari 6 halaman

Kecenderungan Muncul Sejak dalam Kandungan

Perbedaan segmen kiri dan kanan sumsum tulang belakang inilah yang mengontrol gerakan tangan dan kaki yang dominan. Mereka menyimpulkan bahwa sifat asimetris dari sumsum tulang belakang bisa dipengaruhi oleh perubahan ekspresi gen.

Meski begitu sebenarnya janin telah memilih tangan dominannya sejak dalam kandungan. Hal ini karena otak (korteks motorik) dan sumsum tulang belakang janin belum terhubung sampai minggu ke-15.

Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id

4 dari 6 halaman

4 Stimulasi yang Bisa Membuat Bayi Cepat Merangkak

Dream - Merangkak merupakan tahapan penting dalam perkembangan bayi dan balita. Untuk itu, usahakan membantu si kecil melewati masa-masa merangkak dengan baik.Bayi biasanya mulai merangkak pada usia antara 4 dan 6 bulan.

Proses belajar merangkak menjadi hal yang cukup rumit namun di saat yang sama juga terasa mudah. Sebenarnya merangkak adalah perkembangan alami pada bayi yang terjadi saat bayi sudah siap.

Beberapa bayi mengalami keadaan di mana dia berguling lebih cepat tetapi membutuhkan waktu yang lama untuk merangkak. Dikutip dari Diadona.id, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua agar bayi cepat merangkak.

 Kurangi penggunaan walker dan bouncers

Langkah pertama agar bayi lebih cepat merangkak sendiri adalah dengan mengurangi penggunaan walker dan bouncers. Banyak kasus yang menunjukkan bahwa bayi yang jarang dibiarkan di lantai membutuhkan waktu lebih lama untuk mengembangkan kekuatan yang dibutuhkan saat merangkak.

 

5 dari 6 halaman

Ajak bayi merangkak di lantai

Bayi lebih cepat mempelajari cara merangkak saat dia melihat orangtua atau saudaranya melakukannya. Bayi bisa meniru gerakan dan berusaha untuk merangkak. Orangtua juga bisa memancingnya dengan mainan agar dia mau bergerak ke arah mainan itu.

 

6 dari 6 halaman

Berikan tempat yang nyaman

Siapkan ruang yang rapi, bersih, dan nyaman agar bayi bisa bermain dengan bebas di lantai dengan aman. Lantai tanpa karpet adalah tempat terbaik bagi bayi agar dia bisa bergerak dengan bebas.

Selengkapnya baca di sini.

Laporan Audila Rima Ndani/ Sumber: Diadona.id

Join Dream.co.id