Mengenal 2 Keluhan yang Bikin Zaskia Sungkar Sulit Hamil

Do It Yourself | Minggu, 26 November 2017 08:20
Mengenal 2 Keluhan yang Bikin Zaskia Sungkar Sulit Hamil

Reporter : Mutia Nugraheni

"Alhamdulillah operasi untuk endometriosis dan fibroid lancar , doain supaya aku bisa cepet jalan dan pulang ke rumah".

Dream - Zaskia Sungkar saat ini sedang berada di Malaysia untuk menjalani operasi. Dari postingan di akun Instagramnya diketahui kalau istri dari Irwansyah tersebut memiliki masalah fibroid dan endometriosis yang membuatnya tak kunjung hamil.

Memang, usia pernikahan Zaskia dan Irwansyah sudah cukup lama yaitu 6 tahun. Hingga kini belum ada tanda-tanda kehamilan dan keduanya sedang berikhtiar untuk mendapat momongan.

Rupanya keluhan fibroid dan endometriosis jadi pemicunya. Zaskia menulis dalam caption foto "Alhamdulillah operasi untuk endometriosis dan fibroid lancar , Doain supaya aku bisa cepet jalan dan pulang ke rumah".

Fibroid dan endometriosis memang jadi masalah yang kerap terjadi pada organ reproduksi perempuan. Masalah ini bisa diketahui dari gejala-gejala khas yang timbul. Seperti nyeri hebat saat datang bulang, sakit saat berhubungan badan, sering buang air kecil dan masih banyak lagi.

Untuk tahu apakah seorang perempuan terkena fibroid atau endometriosis, harus dilakukan pemeriksaan khusus. Biasanya akan dilakukan ultrasonografi (USG) untuk melihat kondisi rahim. Jika diperlukan analisis mendalam, maka diperlukan USG transvaginal.

Lalu apa itu fibroid dan endometriosis? Mengapa bisa membuat seorang perempuan jadi sulit hamil?

 

 

2 dari 3 halaman

Fibroid

Merupakan pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim (uterus). Fibroid yang juga dikenal dengan nama fibroid uterus, miom, fibromiom, fibro leiomiom, atau leiomiom uteri, cukup umum terjadi, dengan tiga dari empat perempuan diperkirakan menderita kondisi ini.

Meskipun fibroid merupakan kondisi yang tidak berpotensi kanker dan kemungkinanmenjadi kanker sangat kecil, kondisi ini dapat menimbulkan banyak masalah. Seperti pembengkakan perut, nyeri pada saat datang bulan, masalah kemih, bahkan dapat mencegah kelahiran normal.

Fibroid dapat berukuran sangat kecil hingga sulit untuk dilihat oleh mata telanjang, atau berukuran sangat besar hingga dapat merusak bentuk uterus. Merupakan hal yang normal bagi fibroid untuk berubah ukuran. Beberapa bahkan dapat membesar dan mengecil dengan cepat. Bahkan ada kemungkinan fibroid menghilang tanpa penanganan dokter sama sekali.

Bagi perempuan yang ingin punya keturunan jika mengalami kondisi ini, maka harus diatasi. Pasalnya perempuan yang memiliki fibroid juga dapat mengalami masalah saat kehamilan hingga berujung pada keguguran. Fibroid juga dapat mengganggu kelahiran. Jika ukuran fibroid terlalu besar, maka bedah caesar akan sangat dianjurkan untuk dilakukan. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika lapisan dalam dinding rahim (jaringan endometrium) tumbuh di luar rahim. Pada perempuan yang mengidap endometriosis, jaringan tersebut juga mengalami proses penebalan dan luruh, yang sama dengan siklus menstruasi.

Tetapi, darah tersebut akhirnya mengendap dan tidak bisa keluar karena terletak di luar rahim. Endapan tersebut akan mengiritasi jaringan di sekitarnya. Lama-kelamaan, jaringan parut atau bekas iritasi pun terbentuk.

Kondisi ini bisa menghambat terjadinya kehamilan karena adanya jaringan endometrium yang tumbuh dan menutupi tuba falopi, sehingga menghalangi pertemuan sel telur dan sperma.

Tidak semua penderita endometriosis mengalami infertilitas, hanya sebagian saja. Dokter biasanya akan menganjurkan pengidap endometriosis tingkat ringan sampai menengah untuk memiliki anak secepatnya sebelum kondisi mereka makin parah. Selengkapnya baca di sini.

Sumber: Docdoc/ Alodokter

Join Dream.co.id