Mengapa Bayi Harus Menangis Saat Baru Lahir? Cari Tahu Jawabannya

Bayi baru lahir (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  3 Desember 2020 10:02

Dokter atau bidan akan memberi stimulasi jika bayi lahir tak menangis.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Suara tangis bayi saat baru dilahirkan selalu dinanti oleh bidan, dokter, serta perawat yang mendampingi proses persalinan. Saat seorang bayi lahir dan tidak menangis sama sekali para tim medis yang mendampingi ibu harus bergerak cepat menstimulasi bayi agar menangis.

Mungkin banyak dari Sahabat Dream yang belum tahu mengapa tangisan bayi sangat penting begitu dilahirkan? Dikutip dari ABC Law Center, tangisan bayi saat lahir menandakan bahwa paru-parunya dalam keadaan sehat dan bekerja dengan baik. Paru-paru merupakan organ yang 'matang' paling terakhir pada bayi.

Tangisan bayi juga menandakan sudah berkembangnya koordinasi beberapa elemen kompleks dalam kerja organ yaitu otot wajah, saluran udara dan pernapsan. Sebuah studi pada 2005 menemukan bahwa elemen non-vokal dari tangisan berkembang di dalam rahim.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa, pada usia kehamilan 20 minggu, janin memiliki semua keterampilan koordinasi motorik yang diperlukan untuk bagian non-vokal dari tangisan.

Saat bayi dilahirkan, mereka terpapar udara dingin dan lingkungan baru, sehingga seringkali membuat mereka langsung menangis. Tangisan ini akan melebarkan paru-paru bayi dan mengeluarkan cairan ketuban serta lendir.

" Tangisan pertama bayi tersebut menunjukkan bahwa paru-paru bekerja dengan baik, namun tangisan mungkin tertunda karena sejumlah faktor yang seperti persalinan yang sulit, tali pusat, dan masih banyak lagi," kata dr. Yvonne Bohn, seorang ahli kebidanan di Santa Monica, California

 

Selanjutnya : Skor APGAR
Belum Ada Ahli yang Mampu Menjamin Virus ini Dapat Hilang Seutuhnya
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Platform Digitalisasi Ketersediaan Tempat Tidur untuk ICU dan Ruang Isolasi
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :