Melahirkan Saat Pandemi, Ajukan 4 Pertanyaan Ini Pada Dokter

Do It Yourself | Kamis, 9 Juli 2020 14:07

Reporter : Mutia Nugraheni

Prosedur yang harus dilalui ibu memang akan lebih banyak dari sebelumnya. Tak perlu panik.

Dream - Bagi ibu hamil mungkin akan merasa was-was karena bakal melahirkan di masa pandemi. Suasana rumah sakit dan tim medis jadi sangat berbeda dari sebelumnya. Mungkin banyak hal di kepala yang ingin ibu dan ayah ketahui.

Sejumlah rumah sakit bersalin juga menerapkan kebijakan tertentu demi mengurangi penularan Covid-19. Ada beberapa hal yang penting diketahui dalam hal persiapan persalinan.

Prosedur yang harus dilalui ibu memang akan lebih banyak dari sebelumnya. Tak perlu panik, karena hal ini demi mengurangi risiko ibu dan bayi terpapar covid-19. Untuk memudahkan ibu dan ayah mengetahui kebijakan rumah sakit dan dokter, jangan lupa ajukan empat pertanyaan ini.

 

Melahirkan Saat Pandemi, Ajukan 4 Pertanyaan Ini Pada Dokter
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

1. Apa kebijakan rumah sakit terkait tes Covid-19?

Ini adalah pertanyaan penting karena setiap rumah sakit memiliki kebijakan yang berbeda, dan kebijakan itu dapat berubah dari minggu ke minggu berdasarkan angka tes positif di daerah tersebut. Misalnya, tes diagnostik dilakukan menggunakan usap hidung pada setiap orang yang memasuki ruang persalinan dan persalinan.

Tes Covid-19 bakal dilakukan pada ibu dan ayah sebelum menjalani persalinan. Hal ini sangat penting, karena jika hasilnya positif perlu penanganan khusus. Biaya yang dikeluarkan juga akan lebih besar karena bukan hanya untuk tes tapi juga seragam alat pelindung diri (APD) bagi tim medis yang menangani persalinan.

 

3 dari 5 halaman

2. Apakah rumah sakit akan memisahkan ibu dari bayi jika hasil tes positif?

Ini adalah pertanyaan lain yang tergantung pada kebijakan rumah sakit, jadi sangat penting untuk ditanyakan. Ada yang memisahkan tapi ada juga yang tidak.

Misalnya, ibu dipisahkan dengan bayi dan hanya boleh bersama saat menyusui. Itu pun dengan protokol kesehatan ketat. Rumah sakit biasanya tetap mendorong ibu tetap menyusui. Jika memang isolasi dilakukan maka ASI bisa diberikan melalui botol.

 

4 dari 5 halaman

3. Apakah memungkinkan untuk konsultasi online?

Beberapa dokter dan rumah sakit membuat sistem khusus untuk melakukan konsultasi secara online. Tentunya konsultasi online tak bisa melakukan USG atau pemeriksaan fisik, bagaimana mengatasinya?

Dokter/ rumah sakit mungkin punya solusi lain agar ibu tetap merasa aman dan nyaman selama pemeriksaan. Mengajukan pertanyaan ini akan membuat ibu jadi memiliki gambaran lebih detail jika masih harus melakukan banyak pemeriksaan sebelum persalinan.

 

5 dari 5 halaman

4. Haruskah melakukan sesuatu yang khusus agar tak tertular Covid-19 saat hamil?

Ajukan juga pertanyaan ini, terutama jika ibu atau ayah memiliki risiko tinggi tertular Covid-19 atau pernah kontak dengan pasien. Dokter biasanya bakal menyarankan tetap di rumah, menggunakan masker, dan cuci tangan.

Sebisa mungkin jika bayi lahir, tak ada tamu yang menengok karena bisa sangat berisiko. Jangan segan untuk menanyakan lebih detail pada dokter dan pihak rumah sakit.

Sumber: Parents

Join Dream.co.id