Mata Malas Sering Terjadi Pada Anak, Kenali Gejalanya

Do It Yourself | Jumat, 24 Juli 2020 12:03
Mata Malas Sering Terjadi Pada Anak, Kenali Gejalanya

Reporter : Mutia Nugraheni

Jika tidak ditangani, amblyopia dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan secara permanen.

Dream - Gangguan mata pada anak seringkali telat terdeteksi. Hal ini karena masalah mata cenderung menyebabkan rasa sakit sehingga anak-anak tidak menyadari kalau matanya bermasalah.

Salah satu masalah mata yang sering terjadi pada anak adalah lazy eyes atau mata malas. Dikutip dari KlikDokter.com, mata malas, atau secara medis sering disebut dengan amblyopia, termasuk ke dalam gangguan mata yang cukup serius dan butuh upaya keras untuk menyembuhkannya.

Jika tidak ditangani, amblyopia dapat menyebabkan penurunan fungsi penglihatan secara permanen. Sering kali kondisi ini terlambat terdeteksi karena gejala mata malas tidak selalu ditunjukkan. Yuk, kenali penyebab mata malas dan cara mengatasinya berikut ini.

Mata malas merupakan kondisi berkurangnya ketajaman penglihatan di salah satu mata. Gangguan ini jadi sulit dideteksi karena hasil pemeriksaan menyeluruh pada penderita jarang menunjukkan adanya penyakit mata yang berat padahal, penurunan penglihatan telah terjadi.

 

2 dari 3 halaman

Gejala Mata Malas

Hal ini disebabkan oleh perkembangan proses penglihatan yang tidak normal pada saat penderita berusia bayi atau anak-anak. Mata malas sering kali sulit untuk didiagnosis hingga menunjukkan gejala berat. Namun, terdapat beberapa gejala mata malas yang bisa muncul, antara lain:

- Kecenderungan untuk menabrak benda di satu sisi tertentu
- Bola mata yang melihat ke dalam atau ke luar 
- Kedua mata terlihat tidak bekerja bersama
- Pandangan mata kabur atau berbayang
- Penderita sering menyipitkan mata ketika berusaha melihat suatu benda

 

3 dari 3 halaman

Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Malas

Penglihatan baik diperoleh dari stimulasi yang cukup pada mata. Stimulasi diberikan agar perkembangan organ mata dan saraf-sarafnya bisa berkembang baik. Pada gangguan mata malas, terjadi kekurangan stimulasi untuk sistem penglihatan ketika penderita masih anak-anak.

Meskipun paling sering dialami oleh satu mata, kasus mata malas pada kedua mata juga bisa ditemukan. Penyebab paling umum dari mata malas di masa kanak-kanak adalah sebagai berikut:

- Gangguan refraksi mata yang sangat berat, misalnya memiliki minus, plus, atau silinder mata yang terlalu tinggi
- Memiliki penyakit mata juling (strabismus)
- Memiliki penyakit mata yang bersifat menutupi penglihatan (visual deprivation), misalnya kelopak mata jatuh sebelah, tumor di kelopak mata, dan memiliki katarak saat usia muda
- Faktor genetik atau riwayat keluarga dengan amblyopia
- Kerusakan pada salah satu mata karena trauma
- Kelopak mata yang menurun
- Defisiensi vitamin A
- Ulkus atau jaringan parut pada kornea
- Operasi mata

Umumnya, penyebab-penyebab mata malas di atas terjadi pada masa perkembangan sistem penglihatan, yaitu di bawah usia 8-10 tahun pertama kehidupan. Lalu, adakah cara untuk menangani kondisi mata malas?

Penanganan dapat dilakukan dengan mencari penyakit yang mungkin mendasarinya dan melakukan penindakan pada penyakit tersebut. Contohnya penggunaan kacamata pada penderita rabun jauh, terapi mata juling, atau operasi untuk membuang lensa katarak.

Selengkapnya baca di sini

Join Dream.co.id