Masalah Kesehatan Ini Sering Muncul Pada Balita yang Belum Sunat

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  15 September 2020 08:05

Apa yang harus diperhatikan dan kapan perlu konsultasi ke dokter?

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Kesehatan organ intim balita, terutama anak lelaki seringkali luput dari perhatian. Biasanya orangtua baru menyadari ketika muncul masalah. Sam Hay, seorang dokter spesialis anak mengungkap pada anak balita, mereka kerap kali memainkan alat kelaminnya.

" Rasa penasaran, tangan yang kotor, kadang membuat penis si kecil mengalami masalah. Untuk itu, kebersihan area penis harus dijaga dengan ekstra. Terutama jika anak belum disunat" kata Hay, dikutip KidSpot.

Apa yang harus diperhatikan dan kapan perlu konsultasi ke dokter?

Fimosis
Ini merupakan kondisi normal pada bayi dan anak-anak yang disebabkan kulit kepala atau kulup penis belum terlepas secara sempurna dari kepala penis. Kulup akan terlepas dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak.

Jangan mencoba untuk melepaskannya karena justru berisiko menimbulkan gangguan yang disebut parafimosis. Sebanyak 4 persen bayi laki-laki yang baru lahir sudah memiliki kulup yang bisa ditarik. Untuk sebagian besar anak laki-laki (90 persen), pada saat mereka berusia tiga tahun, kulup telah terpisah dan dapat ditarik.

Bagaimana jika tidak bisa? Berarti anak mengalami fimosis. Hal ini membuatnya berisiko mengalami infeksi saluran kemih. Konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.

 

Selanjutnya : Smegma dan Bukaan Kecil
BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Mobil Wifi Penyelamat Siswa
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :