Lula Kamal: Tetap Susui Bayi Meski ASI Tak Keluar

Do It Yourself | Kamis, 29 Agustus 2019 16:02

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Justru jika terus disusui akan merangsang produksi ASI dan membuatnya mengalir lebih lancar.

Dream - Air Susu Ibu (ASI) memiliki sejuta manfaat. Tak heran kalau dokter anak dan ahli perkembangan anak termasuk pakar gizi, sangat menganjurkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan dan berlanjut hingga anak berusia 2 tahun.

Lula Kamal, presenter yang juga seorang dokter juga menekankan manfaat ASI bagi kecerdasan anak. " Kalau anak dikasih ASI lebih cerdas, tidak gemuk, tidak kurus, kecerdasan tujuh angka lebih tinggi kalau IQ," ujar dr. Lula Kamal di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 29 Agustus 2019.

Lula mengatakan, ASI rupanya tidak hanya bermanfaat untuk sang anak, ibu juga memperoleh manfaat,. Salah satunya dapat terhindar dari risiko kanker payudara.

" Jadi anak dapat manfaat, ibu juga dapat," kata Lula.

Lula Kamal: Tetap Susui Bayi Meski ASI Tak Keluar
Lula Kamal (Foto: Instagram Lula Kamal
2 dari 6 halaman

Masalah pemberian ASI

Sayangnya, tak semua ibu bisa dengan mudah memberikan ASI. Kerap terjadi masalah, seperti ASI yang tak keluar atau keluar tetap hanya sedikit.

" Payudara itu organ ajaib, makin dihisap makin keluar dan produksi. Kalau kurang, susuin lagi, makin dikenyot makin keluar. Bukan kurang nggak menyusui," kata Lula.

3 dari 6 halaman

Tetap susui saat ASI tak keluar

Untuk itu, Lula mengimbau kepada ibu muda yang baru melahirkan anak, jangan khawatir apabila ASI tidak keluar.

" Payudara itu hebat banget, kalau baru lahir netesnya satu, dua, itu cukup. Jangan khawatir," ujar dia.

Ia juga berpesan bila ada ibu yang berhenti menyusui karena merasa sakit atau lecet di putingnya, itu karena caranya salah. Penting untuk berkonsultasi dengan konselor laktasi dan mencari posisi serta pelekatan yang tepat.

" Itu karena masukinnya gak betul, semuanya puting (areola) yang hitam itu di payudara masukin," kata dia.

4 dari 6 halaman

Jatuh Bangun Menyusui Setelah 48 Jam Persalinan

Dream - Setelah persalinan, ibu bisa jadi merasakan kelelahan luar biasa. Hal ini lantaran menunggu bukaan dan harus mendorong secara maksimal agar bayi bisa keluar. Untuk yang menjalani operasi caesar, jangan ditanya rasa sakitnya.

Begitu obat bius sudah tak lagi bekerja, maka rasa sakit menjalar mulai dari jahitan hingga ke seluruh tubuh. Bahkan ada yang sampai mengigil karena pengarus anestesi. Dalam momen ini, ibu harus siaga untuk menyusui bayi yang butuh asupan gizi.

" Air susu ibu (ASI) memang jadi sumber nutrisi terbaik, tapi memberikannya di awal tak semudah yang dibayangkan. Ibu masih dalam masa pemulihan, sementara bayi belum begitu pintar menyusu, maka yang sangat mungkin terjadi adalah lecet dan kesakitan di payudara," kata Lyena Adams, seorang konselor laktasi.

5 dari 6 halaman

Masa Krusial

Sebagai ibu, tentu ingin si bayi langsung menyusu, mengisap dengan terus -menerus hingga kenyang. Ibu pun bisa istirahat tanpa khawatir bayi kehausan. Tapi awal menyusui memang butuh perjuangan. ASI yang tak langsung keluar atau si bayi yang belum bisa mengisap dengan sempurna.

" Dalam dua hari pertama atau 48 jam setelah persalinan adalah masa paling krusial. Perbanyak kontak kulit antara ibu dan bayi. Bayi yang bersentuhan kulit langsung akan lebih sering menyusui," ungkap Lyena.

Pada awal menyusui, ibu dan bayi biasanya belum mendapat posisi yang tepat. Efeknya, rasa sakit di payudara yang luar biasa sementara bayi menangis karena tak bisa mendapatkan susu secara maksimal. Kondisi ini cenderung membuat ibu stres.

" Jangan segan untuk meminta pertolongan pada profesional. Bisa pada bidan, suster atau dokter khusus laktasi. Mendapat informasi dari orang yang tepat akan membuat ibu lebih percaya diri untuk melewati masa-masa sulit menyusui.

6 dari 6 halaman

Pikiran Positif

Prinsipnya, semakin sering bayi menyusu akan semakin bagus. Jika ASI belum keluar tak perlu khawatir, biarkan si bayi mengisap karena isapannya itu akan merangsang keluarnya ASI. Taruh bayi di perut atau dada dan biarkan ia mencari puting payudara sendiri.

Hal tersebut sangat baik untuk melatih bayi. Usahakan untuk selalu berpikiran positif, perbanyak konsumsi makanan bergizi dan penuhi kebutuhan cairan. Selalu minta pasangan untuk mendampingi dan jangan segan untuk meminta bantuannya.

" Lakukan hal-hal yang bisa membantu ibu meredakan stres, karena level stres yang tinggi hanya akan menghambat produksi ASI," ungkap Lyena.

Sumber: Fit Pregnancy

Join Dream.co.id