Kreatif nan Kocak, Dokter Susui Bayinya Pakai 'Topeng' Istri

Do It Yourself | Senin, 15 Juni 2020 16:02
Kreatif nan Kocak, Dokter Susui Bayinya Pakai 'Topeng' Istri

Reporter : Mutia Nugraheni

Ia juga membagikan tips untuk para ayah.

Dream - Masih banyak orang yang menganggap kalau menyusui hanyalah tugas ibu. Padahal peran ayah sangat besar untuk keberhasilan menyusui. Salah satunya adalah memberikan ASI dari ibu yang sudah dipompa.

Sebuah cara unik dilakukan oleh dr. Ghufron, yang juga seorang influencer. Demi membuat bayinya tak menangis saat minum ASI dari botol yang dipegangnya, ia sampai pakai topeng.

Tentunya topeng yang digunakan bukan topeng sembarang, tapi ditempel foto istrinya. Tampaknya usaha sang dokter tak sia-sia. Si bayi terlihat tenang menikmati susu dari botol sambil memandangi topeng berwajah ibunya.

 unggahan dr ghufron
© Instagram

Para ayah jaman sekarang harus berperan serta dalam mengurus bayi/anak. Supaya anak dapat merasakan kehadiran dan peran dari kedua orangtua nya. Agar anak juga bisa merasakan dinamika dan mengenal bahwa bersama ayah dan ibu sama2 menyenangkan.Dengan ikut berperan menjadi Ayah ASI, para ayah juga mengurangi beban Ibu baik fisik atau pun lelah secara psikologis," tulisnya dalam keterangan foto tersebut.

 

2 dari 6 halaman

Tips dr Ghufron Bagi Ayah Saat Berikan ASI Perah

Momen kocak itu diunggah dr. Ghufron di akun Instagramnya. Tak lupa ia juga memberikan tips untuk para ayah saat ingin memberikan ASI pada bayinya. Sangat mudah! Lihat saja videonya.

      View this post on Instagram

Protip how to Dad 101 ???? . Dari kemarin banyak yg nge tag @ariefmuhammad di postingan gue yg sebelum nya. Mungkin ini sedikit tips untuk mas Arief dan bapak2 lain agar supaya bayi ga nangis kalo lagi sama bapaknya ????

A post shared by dr. ALGHUFRON, MMR (@alghufron) on

3 dari 6 halaman

Ada Konsultasi Menyusui Gratis Selama Pandemi Covid-19

Dream - Masa awal menyusui membutuhkan banyak penyesuaian, baik bagi ibu maupun bayi. Sederet masalah kerap muncul, seperti puting lecet hingga berdarah, bayi selalu rewel saat menyusu, ibu mengalami nyeri punggung dan masih banyak lagi.

Penting bagi ibu untuk mencari bantuan dengan berkonsultasi dengan konselor laktasi. Biasanya, di rumah sakit atau klinik ibu dan anak, terdapat konselor laktasi bersertifikat.

Sayangnya dalam situasi pandemi seperti sekarang, ibu dan bayi sebaiknya tidak berkunjung ke RS jika tidak mendesak. Konsultasi laktasi bisa dilakukan secara hotline. Salah satu yang menyediakan konsultasi menyusui adalah Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat.

" Mengingat permintaan yang besar di area DKI Jakarta yg memerlukan layanan konseling di masa Pandemi #COVID19, AIMI Pusat membuka layanan konseling menyusui via telp/WA Call GRATIS untuk mereka di area DKI JAKARTA & sekitarnya. Mohon dicatat lagi bahwa area layanan AIMI Pusat di saat normal dan pandemi adalah DKI Jakarta & sekitarnya,"  tulis AIMI di akun Instagram resminya.

 

4 dari 6 halaman

Hubungi Nomor Berikut

Bagi para ibu yang sangat membutuhkan konsultasi laktasi, bisa menghubungi nomor 0812-9432-5526 untuk mengatur jadwal konseling. Proses pendaftaran dapat dilakukan hari Senin hingga Jumat pukul 10.000 - 17.00 WIB.

 Konsultasi menyusui gratis AIMI
© AIMI

(Sumber: AIMI Pusat)

Tetap semangat menyusui, para Bunda!

5 dari 6 halaman

Bila Ibu Terinfeksi Virus Corona, Bolehkah Menyusui?

Dream - Masuknya virus corona (Covid-19) ke Indonesia, pastinya menimbulkan kekhawatiran. Terutama para ibu yang masih menyusui dan baru saja melakukan perjalanan dari negara-negara dengan kasus corona yang cukup tinggi.

Mungkin banyak yang penasaran, bagaimana bila ibu menyusui terkena virus corona. Apakah harus tetap menyusui? Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan AyahASI membuat panduan singkat bila ada kasus ibu menyusui yang positif corona, berdasarkan informasi dari UNICEF.

Semua ibu yang terdampak dan berada di wilayah berisiko serta menunjukkan gejala demam, batuk atau kesulitan bernapas, harus segera mencari bantuan medis dan mengikuti petunjuk dari petugas kesehatan.

 

6 dari 6 halaman

Lakukan Pencegahan Penularan

Karena pertimbangan bahwa menyusui dan ASI tidak memiliki peran signifikan dalam penyebaran virus pernapasan lain, maka ibu dapat terus melanjutkan menyusui, sambil melakukan semua tindakan pencegahan yang diperlukan.

Untuk ibu yang memiliki gejala tapi masih bisa menyusui, tindakan pencegahan yang dimaksud adalah memakai masker ketika berada di sekitar anak. Termasuk ketika sedang menyusui), mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kontak dengan anak (termasuk menyusui), dan membersihkan/memberi desinfektan pada permukaan yang terkontaminasi.

 Panduan AIMI
© AIMI

Hal tersebut sebagaimana seharusnya dilakukan untuk tiap kali seseorang yang telah dikonfirmasi atau dicurigai terkena COVID-19 berinteraksi dengan orang lain, termasuk anak anak.

Jika kondisi ibu terlalu payah atau harus diisolasi maka disarankan untuk memerah ASI dan memberikannya ke anak melalui cangkir dan/atau sendok bersih. Tetap jaga kesehatan, Sahabat Dream!

Sumber: AIMI

Join Dream.co.id