Kondisi Gatal Pada Kulit Anak yang Tak Boleh Disepelekan

Dermatitis Atopik (Foto: shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  3 Maret 2020 10:03

Biasanya disebabkan oleh faktor eksternal, seperti cuaca musim dingin, kering, dan suhu panas.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Anak-anak seringkali mengalami kulit kemerahan, disertai gatal, disertai rasa perih dan kulit mengelupas. Kondisi ini biasanya dikira alergi atau keluhan ringan yang bakal mereda dengan sendirinya.

Terutama setelah anak bermain di luar ruangan atau panas-panasan. Keluhan tersebut bisa jadi gejala Dermatitis Atopik (DA), terutama bila disertai dengan penebalan kulit.

Dermatitis atopik pada anak merupakan kondisi eksim pada kulit dengan jangka panjang yang umumnya terjadi pada saat masih kecil, tetapi terkadang juga dapat berlanjut hingga dewasa. Tim dari University of Rochester Medical Center menjelaskan bahwa dermatitis atopik biasanya muncul pertama kali pada usia 3-6 bulan.

Dermatitis Atopik biasanya disebabkan oleh faktor eksternal, seperti cuaca musim dingin, kering, suhu panas, dan kulit yang kurang lembap. Bisa juga disebabkan debu, serbuk kayu, serbuk gypsum, semen, dan deterjen.

Jika di rumah memiliki hewan peliharaan, bulu hewan peliharaan dan gigitan serangga atau tungau juga bisa menjadi pemicu. Tidak hanya itu, daya tahan tubuh, stres emosional juga sangat memungkinkan anak Anda terkena DA.

Selengkapnya baca di Diadona.id

Selanjutnya : 5 Macam Penyakit Kulit yang Sering Menyerang Anak
Miris! Warga & PKL Tumpah Ruah di Pasar Tanah Abang Meski PSBB
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Melihat Kelanjutan Nasib Konser Tunggal Ayu Ting Ting
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :