Kementerian Kesehatan Targetkan Pada 2030 Anak 12 Tahun Bebas Karies

Do It Yourself | Kamis, 16 September 2021 20:08

Reporter : Mutia Nugraheni

Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih sangat rendah.

Dream - Jumlah kasus gigi berlubang di Indonesia masih sangat tinggi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berupaya maksimal untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia dengan membentuk Komite Kesehatan Gigi dan Mulut.

Komite ini bertujuan mengawal program dan kebijakan agar tercapainya target anak umur 12 tahun bebas karies tahun 2030. Hal itu disampaikan Budi Gunadi di Jakarta, Rabu 15 September 2021 saat membuka webinar edukatif dengan tema “ Gigi dan Mulutku Sehat di Masa Pandemi”, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN).

“ Satu hal lagi yang saya pesankan tentang pelayanan kedokteran gigi dan mulut pentingnya upaya promotif dan preventif, khususnya di masa pandemi ini," ujarnya.

Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI, drg. Saraswati Sugiyarso, MPH menyampaikan bahwa peringatan HKGN 2021 dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini turut dipersulit dengan adanya pandemi Covid-19.

“ HKGN 2021 ini menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mulai dari pasien anak hingga lansia agar jangan sampai menunda dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi dengan memanfaatkan teledentistry. terima kasih pada PBPDGI, PTGMI, dan GIGI.ID yang telah mendukung acara ini,” ujar Saraswati.

 

Kementerian Kesehatan Targetkan Pada 2030 Anak 12 Tahun Bebas Karies
Periksa Gigi Anak/ Foto: Shutterstock
2 dari 2 halaman

Rangkaian Kegiatan untuk Kesehatan Gigi

Pada HKGN yang jatuh pada 12 September 2021, Kemenkes mengadakan kegiatan mulai dari talkshow Instagram, live radio, lomba foto dan video serta webinar edukatif yang melibatkan start-up social enterprise GIGI.ID yang berfokus pada kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

 Periksa gigi anak© Shutterstock

Secara terpisah, CEO dan Founder GIGI.ID, Dr. drg. Armelia Sari Widyarman, M.Kes, PBO mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Kemenkes RI atas kepercayaannya telah melibatkan GIGI.ID di acara HKGN 2021.

" Kami sangat siap mendukung penuh untuk mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan HKGN 2021 ini. Dengan adanya Aplikasi Teledentristry pertama di Indonesia, GIGI.ID diharapkan membantu Kemenkes RI untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan menggunakan teknologi,” ungkap drg. Armelia.

Join Dream.co.id