Keluhan Saat Hamil yang Bisa Jadi Pertanda Bahaya

Do It Yourself | Jumat, 4 Juni 2021 08:09

Reporter : Mutia Nugraheni

Penting bagi ibu hamil untuk mencatat keluhan yang dialami.

Dream - Menjalani kehamilan tanpa ada masalah atau keluhan yang berarti tentu jadi harapan setiap ibu hamil. Kehamilan bisa berjalan lancara hingga persalinan. Sayangnya, beberapa ibu kerap mengalami keluhan atau gejala yang bisa jadi pertanda bahaya.

Bisa membahayakan nyawa janin dalam kandungan atau nyawa ibu. Untuk itu sangat penting melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin setiap bulannya pada bidan atau pun dokter kandungan.

" Dokter atau bidan akan memberi tahu jika terdapat hal yang dicurigai dan mungkin akan menawarkan pemeriksaan lanjutan seperti tes darah atau semacamnya untuk mengetahui kondisi lebih detail," kata Robin Elise Weiss, PhD, MPH, seorang pakar kesehatan kandungan, dikutip dari Verywell.

Penting bagi ibu hamil untuk mencatat keluhan yang dialami. Saat pemeriksaan, sampaikan keluhan secara detail. Termasuk rasa tak nyaman, nyeri ringan, kesakitan luar biasa tau adanya pendarahan. 

Keluhan Saat Hamil yang Bisa Jadi Pertanda Bahaya
Pemeriksaan Kehamilan
2 dari 6 halaman

Perhatikan keluhan berikut

Coba tengok keluhan keluhan berikut yang bisa jadi adanya pertanda bahaya.

- Pendarahan pada vagina, bisa jadi adanya keguguran, plasenta previa, perdarahan hormonal, atau perdarahan implantasi

- Nyeri panggul atau perut, bisa jadi adanya solusio plasenta (lepasnya plasenta dari dinding rahim), preeklamsia, sindrom HELLP, kista, atau melebarnya rahim.

- Nyeri punggung yang persisten, bisa mengindikasikan terjadinya keguguran, persalinan prematur, adanya infeksi ginjal/kandung kemih, kista, atau nyeri kehamilan normal

- Keluarnya cairan dari vagina, bisa jadi adanya persalinan prematur, ketuban pecah dini, keguguran, solusio plasenta, atau kandung kemih yang bocor

- Pembengkakan pada tangan atau wajah. Kondisi ini bisa disebabkan preeklamsia atau naiknya tekanan darah secara signifikan saat hamil.

- Sakit kepala parah dan penglihatan kabur. Hal ini bisa karena preeklamsia, eklampsia atau disebabkan oleh perubahan hormonal atau stres

" Ingatlah bahwa meskipun mungkin ada penyebab lain untuk gejala, ibu tidak boleh mengabaikannya. Mungkin ada perbedaan samar antara masalah kecil dan komplikasi besar dalam kehamilan. Selalu konsultasikan dengan dokter," ujar Weiss.

Saat berkonsultasi, pastikan memberi informasi yang cukup terkait kondisi kehamilan, termasuk keluhanyang dirasakan. Hal ini akan sangat berdampak keakuratan analisis. Bila terdapat masalah pada kehamilan bisa ditangani lebih cepat.

 

3 dari 6 halaman

3 Rasa Nyeri yang Muncul Saat Kehamilan Makin Besar

Dream - Bagi ibu yang baru pertama kali hamil mungkin akan merasa kaget dengan perubahan tubuh secara drastis. Dalam hitungan bulan, tubuh sudah sangat jauh berbeda dari sebelumnya. Tak hanya itu, muncul juga rasa nyeri yang memicu kekhawatiran.

Bertambahnya berat badan, perubahan hormon serta kesehatan tubuh akan sangat berdampak pada apa yang dirasakan ibu. Beberapa, mengalami rasa nyeri ringan tapi juga ada yang berat. Saat hamil, jangan kaget jika tiga rasa ini muncul terutama ketika kandungan semakin besar.

Nyeri punggung bawah
Saat janin makin besar, pusat gravitasi bergeser ke depan. Hal ini membuat punggung bagian bawah lebih tegang dan sering kali menyebabkan tekanan dan kompresi pada otot-otot ini, yang menyebabkan nyeri.

Nyeri punggung bawah bisa datang dan pergi, menjadi tajam atau tumpul, atau sangat parah sampai kesulitan berjalan. Pastikan menggunakan alas kaki yang nyaman saat kehamilan makin besar dan pastikan postur tubuh selalu tegang. Menggunakan korset bisa sedikit membantu mengurangi rasa nyeri ini.

 

4 dari 6 halaman

Nyeri Panggul dan Kemaluan

Linu panggul
Bagian panggul juga akan terasa nyeri dan pegal, biasanya menjalar dari nyeri punggung. Begitu pun area bokong dan kadang sampai membuat kaki terasa nyeri. Kondisi ini kerap terjadi saat ibu hamil duduk terlalu lama atau posisi tubuh terdapat lekukan di punggung bawah. Untuk meredakannya, bisa menggunakan bola tenis diputar-putar dengan gerakan melingkar dan kompres es di area yang sakit.

Nyeri di kemaluan
Jika ibu mengalami tekanan pada vagina atau panggul, sensasi kram, atau nyeri di awal kehamilan, kemungkinan besar rahim sedang membesar. Biasanya disertai dengan rasa sakit di punggung bawah, panggul, dan di dalam paha. Mirip seperti nyeri menstruasi.

Pada trimester terakhir, rasa sakit seperti semburan kilat akan muncul, disebabkan oleh tekanan bayi yang bergerak ke jalan lahir. Untuk meredakanya, bisa tidur dengan bantal di antara kedua kaki atau menggunakan korset kehamilan.

Sumber: Parents

5 dari 6 halaman

Gejala Hamil yang Tak Biasa, Jangan Kaget Jika Mengalaminya

Dream - Mual di pagi hari, muntah, atau sangat ingin makanan tertentu alias ngidam makanan merupakan gejala kehamilan yang umum. Tak heran kalau para ibu hamil yang mengalami hal tersebut tak terlalu panik.

Tak semua ibu mengalami gejala kehamilan yang sama. Ada juga yang malah tak mengeluh adanya mual atau pusing sama sekali. Sebaliknya, ada yang merasa aneh karena muncul gejala yang tak pernah dirasakan sebelumnya.

Seperti gejala-gejala tak biasa berikut yang mungkin dialami Sahabat Dream saat hamil. Apa saja gejala kehamilan tersebut?

Rambut lebih lebat
Hormon, terutama estrogen tingkat tinggi selama kehamilan. Hal ini dapat memperpanjang fase pertumbuhan rambut dan mencegah rambut rontok. Dengan demikian, rambut pun bisa menjadi lebih penuh atau lebih tebal. Beberapa ibu bahkan mengungkap kalau kondisi rambutnya sangat berkilau saat hamil. Hormon memegang peran penting dalam hal ini.

Muncul rasa logam
Kadar estrogen yang meningkat pada awal kehamilan dapat menyebabkan rasa logam yang aneh di mulut. Ini dapat memperburuk gejala mual dan muntah kehamilan, yang menyebabkan keengganan untuk jenis makanan tertentu. Mual mungkin respons dari peningkatan cepat serum human chorionic gonadotropin (HCG). Makan dan minum apapun, rasanya seperti ada logam di dalamnya, padahal tidak. Itu karena hormon mempengaruhi indera pengecap ibu.

 

6 dari 6 halaman

Mimpi Buruk dan Kembung

Mimpi buruk

Beberapa ibu kerap kali mengalami mimpi buruk setelah tahu dirinya tengah hamil. Mimpi bisa aneh atau menakitkan. Bukan hanya saat malam hari, tapi juga saat tidur siang. Hal ini bisa jadi karena faktor psikis ibu yang kerap waspada terhadap kehamilannya dan selalu berusaha mencegah kemungkinan terburuk.

Dampaknya adalah level kecemasan meningkat dan mempengaruhi kualitas tidur. Mimpi buruk bisa jadi tanda level kecemasan ibu sedang tinggi.

Perut keroncongan

Perut bisa mengeluarkan suara dan selalu terasa kembung. Ini biasanya ketika tidak makan atau minum. Ibu juga mungkin sering merasa lapar, dan nafsu makan meningkat. Saat hamil, ibu memang dianjurkan untuk makan dalam porsi lebih kecil tapi sering. Selalu sediakan camilan dan minuman dalam tas yang bisa dikonsumsi kapan saja saat harus beraktivitas di luar.

Sumber: MomJunction

 

Join Dream.co.id