Jerawat Pada Bayi, Bagaimana Meredakannya?

Jerawat pada bayi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  1 September 2020 12:04

Jerawat terjadi pada sekitar 20 persen bayi baru lahir.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Beberapa bayi lahir dengan kondisi kulit yang berjerawat, baik di wajah, tangan, punggung, hingga area intim. Hal ini tentunya memunculkan kekhwatiran, terutama jika jerawat yang muncul cukup banyak dan membuat si kecil tak nyaman

Jerawat bayi merupakan kondisi kulit yang umum dan biasanya bersifat sementara yang berkembang di wajah atau tubuh bayi. Terdapat benjolan atau jerawat kecil berwarna merah atau putih.

Kabar baiknya, sebagian besar kasus jerawat pada bayi sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Jerawat bayi juga dikenal sebagai jerawat neonatal. Ini terjadi pada sekitar 20 persen bayi baru lahir.

Jerawat bayi berbeda dengan jerawat infantil karena komedo terbuka, atau komedo. Jerawat infantil juga bisa muncul sebagai kista atau nodul. Dalam kasus yang jarang terjadi, dapat meninggalkan bekas luka tanpa pengobatan.

Jerawat bayi hanya terjadi pada beberapa bulan pertama kehidupan bayi. Jerawat infantil bisa bertahan hingga anak berusia 2 tahun. Jerawat infantil jauh lebih jarang daripada jerawat bayi.

Selanjutnya : Apa penyebab jerawat bayi?
Cara untuk Kurangi Risiko Penularan Covid-19 saat Liburan
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Ternyata Ini yang Bikin Penanganan COVID-19 Terkesan Lambat
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :