Ibu yang Lahirkan Bayi Laki-Laki Lebih Berisiko Alami Depresi

Do It Yourself | Jumat, 16 November 2018 17:15
Ibu yang Lahirkan Bayi Laki-Laki Lebih Berisiko Alami Depresi
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Reporter : Mutia Nugraheni

Komplikasi persalinan juga diketahui meningkatkan risiko depresi pasca melahirkan.

Dream - Depresi pasca melahirkan jadi salah satu masalah yang mengintai ibu setelah persalinan. Perasaan terasing, tak berdaya, stres hingga yang terparah bisa memunculkan keinginan untuk bunuh diri.

Hal ini karena perubahan hormon secara drastis dan juga tak mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekitar. Siapa yang paling berisiko mengalaminya? Ternyata para ibu yang melahirkan bayi laki-laki.

Tim peneliti Inggris dari University College London melakukan survei penelitian terhadap 296 ibu hamil. Diketahui, mereka yang melahirkan bayi laki-laki risiko mengalami depresinya lebih besar 71 hingga 79 persen daripada yang melahirkan bayi perempuan.

Komplikasi persalinan juga diketahui meningkatkan risiko depresi pasca melahirkan hingga 174 persen. " Data kami menunjukan secara lengkap riwayat persalinan. Kami bisa melihat perbedaannya," ujar Sarah Myers, Ph.D., salah satu peneliti, dikutip dari Parents.

Para peneliti masih mencoba untuk memahami hubungan potensial antara kehamilan bayi laki-laki dan komplikasi yang dialami ibu. Pasalnya keduanya merupakan pemicu utama depresi.

Mary Jane Minkin, M.D., profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Universitas Yale, sependapat dengan temuan ini. " Komplikasi kelahiran sendiri cukup traumatis, dan saya berpikir siapa saja yang telah melalui trauma yang signifikan akan berada pada risiko depresi yang lebih tinggi," ungkapnya.

Penelitian lanjutan menurut Minkin diperlukan demi meminimalisir pemicu depresi pada ibu setelah melahirkan. Hal ini akan berdampak signifikan bukan hanya kesehatan fisik ibu dan anak tapi juga kesehatan mentalnya serta kestabilan keluarga.

 

Join Dream.co.id