Ibu Hamil Siapkan Diri, Perubahan yang Muncul Setelah Persalinan

Do It Yourself | Jumat, 8 Oktober 2021 12:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Beberapa ibu merasa terkaget-kaget dengan perubahan ini.

Dream - Menjadi ibu merupakan anugerah terindah bagi sebagian besar wanita. Banyak tantangan dalam menjadi seorang ibu. Mengandung selama 9 bulan dan melahirkan bukanlah proses yang pendek dan mudah untuk dilalui.

Beberapa jenis persalinan seperti normal, caesar atau water birth memiliki efek tersendiri. Salah satunya perubahan tubuh dan emosional. Beberapa ibu merasa terkaget-kaget dengan perubahan ini.

Untuk itu para ibu hamil, tak ada salahnya untuk bersiap jika menghadapi hal-hal berikut.

Sakit saat buang air
Nyeri saat buang air kecil (BAK) setelah melahirkan secara spontan (normal) sering terjadi. Keluhan sakit saat BAK yang terjadi selama 6 minggu pertama, dapat disebabkan oleh luka bekas robekan yang terjadi saat proses persalinan. Jika nyeri terlalu lama dan berkelanjutan, disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Kerontokan rambut parah
Menurut American Academy of Dermatology, banyak ibu baru mengalami kerontokan rambut yang nyata beberapa bulan bahkan hingga satu tahun setelah melahirkan. Dermatologis menyebut kondisi ini sebagai " kerontokan rambut yang berlebihan," dan disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Meskipun mengkhawatirkan, nantinya akan sembuh dengan sendirinya.

Kebanyakan ibu akan merasakan kondisi rambut mereka kembali normal pada ulang tahun pertama anak. Dengan menggunakan sampo penambah volume dan menghindari memakai pengering rambut secara berlebihan dapat membantu.

 

Ibu Hamil Siapkan Diri, Perubahan yang Muncul Setelah Persalinan
Ibu Hamil
2 dari 6 halaman

Kram dan Baby Blues

Baby blues
Menurut Mayo Clinic, sebagian besar ibu baru mengalami " baby blues" pascapersalinan selama beberapa minggu pertama. Sindrom blues disebut juga sebagai postpartum blues yang biasanya dialami oleh sekitar 80 persen atau 4-5 ibu baru.

Baby blues mencakup berbagai tingkat perubahan suasana hati, kecemasan, kesulitan tidur, dan emosi yang meningkat, dan sepenuhnya normal.
Jika gejala-gejala ini semakin lama dan menjadi berlebihan, mungkin merupakan kasus depresi pascapersalinan yang lebih serius. Jika mengkhawatirkan kesehatan mental, hubungi dokter atau terapis dan cari bantuan yang dibutuhkan.

Kram
Kondisi kram perut juga masih terjadi setelah melahirkan, rasanya sangat mirip dengan kontraksi persalinan. Hal ini terjadi beberapa hari setelah persalinan, bahkan beberapa bulan setelahnya.

Rasa kram tersebut bisa jadi pertanda rahim kembali ke ukuran semula. Biasanya juga muncul saat menyusui saat oksitosin dilepaskan. Bila dirasa sangat menyakitkan, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter.

Laporan Syifa Putri Naomi/ Sumber: Pop Sugar

3 dari 6 halaman

Fakta-fakta Soal Nyeri Berhubungan Intim Setelah Melahirkan

Dream – Bagi para ibu yang baru saja melahirkan akan mengalami nifas selama sekitar 40 hari. Setelah darah nifas berhenti, ibu baru bisa melakukan hubungan intim. Sayangnya, beberapa ibu malah menghindarinya.

Hubungan intim setelah melahirkan memang sedikit menimbulkan kekhawatiran. Baik bagi ibu yang melahirkan secara normal maupun menajalani operasi caesar. Pasalnya, luka persalinan masih terasa.

Hubungan intim memang bisa memicu munculnya rasa nyeri. Istilah medis untuk nyeri selama hubungan seks yaitu dispareunia. Dispareunia setelah melahirkan merupakan kondisi yang cukup umum.

Enam bulan pasca persalinan, seseorang masih mengalami ketidaknyamanan dengan penetrasi. Dibutuhkan komunikasi dengan pasangan hubungan intim bisa kembali nyaman dilakukan

" Kita tidak harus puas dengan seks pasca melahirkan yang menyakitkan. Dengan pengetahuan, alat, dan konsultasi yang tepat, ibu dapat memiliki seks pasca melahirkan sesuai dengan yang diinginkan," kata Krystyna Holland, DPT, seorang dokter terapi.

Holland menjelaskan ada tiga alasan umum utama yang membuat hubungan intim terasa sakit setelah persalinan. Apa saja?

© Dream
4 dari 6 halaman

Perubahan jaringan otot

Hamil berdampak pada kondisi dan fungsi jaringan panggul, termasuk otot-otot dasar. Keluarnya bayi juga memberi tekanan baru pada jaringan otot. Saat melahirkan otot panggul juga mengalami peregangan ekstrem, termasuk saat operasi caesar karena mengalami sayatan lapis demi lapis.

Otot dasar panggul menjadi alasan utama membuat seks yang menyakitkan. Otot tersebut seperti 'tempat tidur gantung' di bagian bawah panggul, serta memiliki berbagai pekerjaan penting. Ketika jaringan termasuk kulit dan otot terganggu, terluka, atau bahkan terpotong, jaringan tersebut butuh waktu untuk pulih. Semasa pemulihan rasa nyeri akan kerap muncul.

 

 

5 dari 6 halaman

Perubahan hormon

Perubahan hormon juga menjadi dampak besar terhadap seks pasca persalinan yang menyakitkan. Setelah melahirkan, estrogen akan turun secara signifikan dan tetap rendah, terutama jika ibu menyusui.

Jaringan vulva dan vagina yang terbuka disebut introitus, sangat sensitif terhadap estrogen. Ketika introitus kekurangan estrogen, jaringan menjadi meradang dan pelumasan vagina dapat berkurang.

Kekeringan dapat memengaruhi kemampuan ibu untuk menikmati hubungan seks. Kondisi ini bisa diatasi, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

 

© Dream
6 dari 6 halaman

Perubahan kebiasaan seksual

Salah satu pemicu paling signifikan terhadap seks pasca melahirkan yang menyakitkan yaitu perubahan kebiasaan seksual. Antara pengasuhan anak, peralihan pekerjaan, perubahan tubuh, kepercayaan diri, kurang tidur, dan kondisi psikologis.

Kenikmatan seksual kerap tidak jadi prioritas. Saat berhubungan intim, fokus pikiran ibu tak fokus. Hal ini membuat hubungan seksual jadi tak menyenangkan bahkan menyakitkan. Penting untuk membicarakannya dengan pasangan.

Laporan: Angela Irena Mihardja/ Sumber: Parents

Join Dream.co.id