Ibu Hamil, Jangan Sampai Dehidrasi Saat Berpuasa

Do It Yourself | Minggu, 27 Mei 2018 12:37
Ibu Hamil, Jangan Sampai Dehidrasi Saat Berpuasa

Reporter : Mutia Nugraheni

Bagi ibu hamil yang berpuasa, pastikan mengonsumsi asupan kaya nutrisi saat sahur dan berbuka.

Dream - Tubuh dalam kondisi fit, begitu juga janin dalam kandungan, tentunya patut disyukuri. Apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang. Kehamilan sebenarnya tak perlu jadi hambatan bagi ibu untuk menjalani ibadah puasa.

Tapi Islam juga tidak memaksakan. Jika kondisi ibu atau janin kurang fit, maka diperbolehkan tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain. Bagi ibu hamil yang berpuasa, pastikan mengonsumsi asupan kaya nutrisi saat sahur dan berbuka.

" Tentu harus diperhatikan kecukupan kalori, nutrisi, dan air yang cukup," kata dr Taufik Jamaan SpOG dari RSIA Bunda Jakarta, kepada Liputan6.com.

Sayangnya, seringkali ibu hamil yang di trimester kedua dan ketiga kerap malas minum air putih. Padahal, ibu hamil perlu lebih banyak cairan. Kecukupan cairan dalam tubuh ibu hamil bisa memengaruhi level air ketuban.

" Jangan sampai air ketubannya kurang," ungkap dr Taufik.

Fungsi air ketuban membantu pertumbuhan tulang bayi, perkembangan paru-paru, menjaga suhu konstan serta melindungi janin dari cedera luar. Itu sebabnya Taufik mengingatkan kepada para ibu hamil jangan sampai dehidrasi.

Caranya, dengan banyak mengonsumsi cairan baik saat sahur dan berbuka. Jika tidak suka air putih, bisa diselingi dengan sumber cairan lain.

" Air putih bisa diganti dengan jus atau sirup, atau makan sup. Pokoknya konsumsi makanan atau minuman yang mengandung cairan," pesan Taufik.

Jangan memaksakan diri untuk melanjutkan puasa bila ibu hamil merasakan pusing, keringat dingin, lemas, dengan tekanan darah rendah. Itu merupakan gejala hipoglikemia atau kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal.

" Jika tetap memaksakan diri melanjutkan puasa dengan kondisi tersebut, bisa pingsan, kurang oksigen, hal tersebut juga bisa berdampak ke janin," kata dokter lulusan Universitas Indonesia ini.

Sumber: Benedikta Desideria/ Liputan6.com

Join Dream.co.id