Gerakan Janin Berkurang Drastis? Tak Boleh Disepelekan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  29 Oktober 2020 10:26

Perhatikan gerakan janin dan faktor lainnya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Waspadai Juga Kondisi Ini

Ketuban pecah
Cairan ketuban menjaga kondisi janin tetap hangat, aman, dan terlindungi. Bila selaput ketuban bocor atau pecah sebelum waktunya, janin akan mengalami stres, gangguan gizi, dan rentan infeksi. Semua ini dapat mengurangi bahkan menghentikan gerakan janin.

Hipoksia
Hipoksia adalah istilah untuk menggambarkan kondisi tubuh yang sangat kekurangan oksigen. Keadaan ini juga bisa menjadi salah satu penyebab gerakan janin berkurang pada ibu hamil. Darah dan oksigen dialirkan kepada janin melalui tali pusat. Bila tali tersebut tertekuk atau terpelintir, aliran darah dan oksigen akan terhenti.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

Selanjutnya : Positif Hamil Tanpa Mual dan Pusing, Normalkah?
Merinding! Pesan Terakhir Syekh Ali Jaber Sebelum Masuk ICU
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Video Detik-detik Mobil Presiden Jokowi Terjang Banjir di Kalsel
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :