Fit Bareng Anak dan Cucu ala Kak Seto, Seru!

Do It Yourself | Senin, 19 Juli 2021 14:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Bisa jadi inspirasi untuk tetap olahraga selama di rumah saat PPKM.

Dream - Psikolog yang juga dikenal sebagai tokoh pemerhati tumbuh kembang anak, Seto Mulyadi, tetap fit di usia 69 tahun. Sosok yang akrab disapa Kak Seto ini juga diketahui mengidap kanker prostat.

Usia yang sudah senja dan terkena kanker tak menghalangi psikolog ini untuk tetap aktif secara fisik. Ia tetap rutin berolahraga bersama anak dan cucunya. Seperti dalam video yang diunggah di akun Instagram resminya @kaksetosahabatanak.

 Kak Seto
© Instagram Kak Seto

" Yuk, ajak keluarga untuk olahraga bersama agar tetap GEMBIRA di rumah! #GEMBIRA #GEMBIRAdiRumah #olahragasehat #olahragabareng," tulis Kak Seto.

Dalam video tersebut, Kak Seto melakukan olahraga simpel bersama anaknya yang berusia 23 tahun dan sang cucu yang berusia 5 tahun. Semangatnya begitu memancar, begitu juga pada anak dan cucunya.

 

Fit Bareng Anak dan Cucu ala Kak Seto, Seru!
Instagram @kaksetosahabatanak
2 dari 6 halaman

Lihat Video Kak Seto

Mungkin bisa jadi inspirasi bagi Sahabat Dream yang ingin tetap fit di rumah bersama anak-anak selama PPKM. Lihat saja videonya

      View this post on Instagram

A post shared by KAK SETO (@kaksetosahabatanak)

Komentar salut pun bermunculan. Seperti dari akun @keishya74 yang berkomentar 'Kak seto rajin olahraga jd sehat terus awet muda'.

Lalu akun @jbernhardsch berkomentar "Cuma ka seto yang sudah jadi eyang tetap “kakak” kita semua. Sehat terus, kak seto".

 

 

3 dari 6 halaman

Olahraga Bareng Bayi ala Jennifer Bachdim, Bikin Body Goals!

Dream - Punya tiga anak dengan tubuh bak gitar spanyol, banyak para ibu yang salut dengan Jennifer Bachdim. Mantan model yang menikah dengan pesepak bola Irfan Bachdim ini, memang sangat menjaga bentuk tubuhnya.

Melahirkan anak ketiganya pada 1 Maret 2021, kini tubuh Jennifer kembali langsing. Hal ini lantaran ia rutin berolahrga, meskipun ada si kecil Kiyoji Kaynen Bachdim yang selalu digendongnya.

Tentunya olahraga yang dilakukan merupakan gerakan ringan dan bisa dilakukan di rumah. Melalui akun Instagramnya @jenniferbachdim, perempuan yang tinggal di Bali ini kerap membagikan video berolaharaga bersama bayinya.

 Jennifer Bachdim
© Jennifer Bachdim

Salah satunya saat Kiyoji sedang melakukan tummy time. Ia membuat bayinya tengkurap lalu melakukan gerakan ringan sambil menemani si kecil. Tak perlu jauh-jauh dari anak dan mudah dilakukan sendiri di rumah.

 

 

4 dari 6 halaman

Lihat Video Jennifer Bachdim dan Bayinya

Mungkin bisa jadi inspirasi bagi Sahabat Dream yang mau olahraga ringan tanpa perlu jauh dari buah hati. Komentar pun bermunculan. Ada yang langsung mengikuti gerakan ini.

Seperti akun @annyyuan88 yang menulis 'Work out ... Langsung keringatan dg gerakan ini , thanks Mrs Jen'. Ada juga akun @tarileelian577 yang berkomentar 'Anak 3 badannya waow'. Lihat videonya.

      View this post on Instagram

A post shared by Jennifer Bachdim (@jenniferbachdim)

Lakukan secara rutin. Bisa jadi body goals!

5 dari 6 halaman

Olahraga Sepeda, Amankah Bagi Ibu Hamil? Yuk Cari Tahu

Dream - Bersepeda saat ini memang sedang sangat diminati. Bisa membuat tubuh lebih sehat, menyegarkan dan mengusir kebosanan saat pandemi. Bila dilakukan bersama-sama akan jauh lebih menyenangkan.

Mungkin ada ibu hamil yang sangat ingin bermain sepeda tapi ragu. Muncul pertanyaan apakah olahraga sepeda aman dilakukan saat hamil? Lucky Sekhon, dokter spesialis kandungan mengungkap kalau bersepeda sebenarnya aman tapi ibu hamil memang harus ekstra hati-hati.

" Ibu hamil sebelum melakukan aktivitas apapun termasuk bersepeda, harus 'mendengarkan' kondisi tubuhnya. Misalnya pada trimester pertama, ibu mungkin kerap merasa pusing dan mual. Jika bersepeda dengan keluhan tersebut maka berisiko kehilangan keseimbangan dan jatuh," kata dr. Sekhon, dikutip dari PopSugar.

Bila ibu hamil merasa tubuh dalam kondisi fit, tak lagi mengalami pusing dan mual, bersepeda bisa dilakukan. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dan makan lebih dulu. Akan lebih baik jika didampingi dan jangan sendirian.

 

6 dari 6 halaman

Jangan Terlalu Jauh

" Jaraknya jangan terlalu jauh. Penting juga diketahui saat hamil progesteron sangat tinggi dapat membuat ligamen lebih kendor, hal ini membuat ibu hamil berisiko mengalami tegang otot saat bersepeda," ujar dr. Sekhon.

Saat perut semakin besar, keseimbangan ibu juga akan menurun. Hal ini juga harus diwaspadai. Sesuaikan dudukan sepeda dengan kenyamanan ibu. Bila ibu memiliki riwayat flek, keguguran atau kehamilan bermasalah, sebaiknya jangan bersepeda.

Dokter Sekhon lebih merekomendasikan ibu hamil untuk olahraga dengan sepeda statis di rumah. Aktivitas ini lebih minim risiko, terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang karena saat keluar rumah ibu hamil juga bisa berisiko terpapar Covid-19.

Join Dream.co.id