Fakta Mengejutkan Tentang Penurunan Kualitas Sperma

Do It Yourself | Rabu, 27 Desember 2017 16:04
Fakta Mengejutkan Tentang Penurunan Kualitas Sperma
Sel Sperma

Reporter : Mutia Nugraheni

Penurunan kadar sel sperma terpaku pada faktor kesehatan dan gaya hidup pria.

Dream - Kesuburan pria seringkali dikesampingkan dalam pembahasan infertilitas. Fokus pemeriksaan, terapi dan pengobatan biasanya lebih ditekankan kepada perempuan. Padahal bisa saja masalah terjadi pada kesuburan pria.

Sebuah penelitian mengungkap fakta kualitas sperma para pria muda usia 25 ke atas yang terus turun dari tahun ke tahun. Bahkan bisa dibilang saat ini dunia dalam kondisi 'krisis sperma'. Hal ini diketahui dari penelitian yang dilakukan Trak, produsen alat pengukur kesuburan pria.

Dokter Greg Sommer, selaku CSO dan Founder dari Sandstone Diagnistic Inc. Trak menyebutkan bahwa penurunan kadar sel sperma terpaku pada faktor kesehatan dan gaya hidup pria.

" Kami melakukan riset dengan melibatkan 10.000 pria sebagai responden. Melalui hasil riset, ditemukan bahwa rata-rata pria yang berusia di bawah 30 tahun mengalami kelebihan berat badan, stres, tidak berolahraga dan makan dengan baik," tuturnya seperti dilansir dari Fit Pregnancy.

Greg menambahkan, 65 persen dari responden juga tidak mengonsumsi sayur dan buah-buahan dengan rutin. Dari segi aktivitas, mereka juga melupakan kewajiban berolahraga. Buruknya gaya hidup pria diduga menjadi penyebab menurunnya kadar sel sperma yang dihasilkan.

Dari penelitian diketahui kualitas sperma pria menurun 50 persen sejak 1973. Kadar sel sperma, menurut Sommer, masih bisa diperbaiki apabila para pria menerapkan pola hidup lebih sehat.

Pengecekan rutin ke dokter kesuburan harus sering dilakukan dengan melibatkan kedua pihak baik suami suami istri. Para pria yang belum juga mendapat keturuan juga jangan segan untuk mengikuti tes pengecekan demi memantau kualitas sel sperma.

Laporan Annisa Mutiara

Join Dream.co.id