Fakta-fakta Soal Nyeri Berhubungan Intim Setelah Melahirkan

Do It Yourself | Jumat, 3 September 2021 12:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Hubungan intim setelah melahirkan memang sedikit menimbulkan kekhawatiran.

Dream – Bagi para ibu yang baru saja melahirkan akan mengalami nifas selama sekitar 40 hari. Setelah darah nifas berhenti, ibu baru bisa melakukan hubungan intim. Sayangnya, beberapa ibu malah menghindarinya.

Hubungan intim setelah melahirkan memang sedikit menimbulkan kekhawatiran. Baik bagi ibu yang melahirkan secara normal maupun menajalani operasi caesar. Pasalnya, luka persalinan masih terasa.

Hubungan intim memang bisa memicu munculnya rasa nyeri. Istilah medis untuk nyeri selama hubungan seks yaitu dispareunia. Dispareunia setelah melahirkan merupakan kondisi yang cukup umum.

Enam bulan pasca persalinan, seseorang masih mengalami ketidaknyamanan dengan penetrasi. Dibutuhkan komunikasi dengan pasangan hubungan intim bisa kembali nyaman dilakukan

" Kita tidak harus puas dengan seks pasca melahirkan yang menyakitkan. Dengan pengetahuan, alat, dan konsultasi yang tepat, ibu dapat memiliki seks pasca melahirkan sesuai dengan yang diinginkan," kata Krystyna Holland, DPT, seorang dokter terapi.

Holland menjelaskan ada tiga alasan umum utama yang membuat hubungan intim terasa sakit setelah persalinan. Apa saja?

Fakta-fakta Soal Nyeri Berhubungan Intim Setelah Melahirkan
2 dari 6 halaman

Perubahan jaringan otot

Hamil berdampak pada kondisi dan fungsi jaringan panggul, termasuk otot-otot dasar. Keluarnya bayi juga memberi tekanan baru pada jaringan otot. Saat melahirkan otot panggul juga mengalami peregangan ekstrem, termasuk saat operasi caesar karena mengalami sayatan lapis demi lapis.

Otot dasar panggul menjadi alasan utama membuat seks yang menyakitkan. Otot tersebut seperti 'tempat tidur gantung' di bagian bawah panggul, serta memiliki berbagai pekerjaan penting. Ketika jaringan termasuk kulit dan otot terganggu, terluka, atau bahkan terpotong, jaringan tersebut butuh waktu untuk pulih. Semasa pemulihan rasa nyeri akan kerap muncul.

 

 

3 dari 6 halaman

Perubahan hormon

Perubahan hormon juga menjadi dampak besar terhadap seks pasca persalinan yang menyakitkan. Setelah melahirkan, estrogen akan turun secara signifikan dan tetap rendah, terutama jika ibu menyusui.

Jaringan vulva dan vagina yang terbuka disebut introitus, sangat sensitif terhadap estrogen. Ketika introitus kekurangan estrogen, jaringan menjadi meradang dan pelumasan vagina dapat berkurang.

Kekeringan dapat memengaruhi kemampuan ibu untuk menikmati hubungan seks. Kondisi ini bisa diatasi, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

 

4 dari 6 halaman

Perubahan kebiasaan seksual

Salah satu pemicu paling signifikan terhadap seks pasca melahirkan yang menyakitkan yaitu perubahan kebiasaan seksual. Antara pengasuhan anak, peralihan pekerjaan, perubahan tubuh, kepercayaan diri, kurang tidur, dan kondisi psikologis.

Kenikmatan seksual kerap tidak jadi prioritas. Saat berhubungan intim, fokus pikiran ibu tak fokus. Hal ini membuat hubungan seksual jadi tak menyenangkan bahkan menyakitkan. Penting untuk membicarakannya dengan pasangan.

Laporan: Angela Irena Mihardja/ Sumber: Parents

5 dari 6 halaman

Sederet Perubahan Fisik Pada Ibu Setelah Melahirkan

Dream - Hamil membuat ibu mengalami perubahan fisik yang sangat drastis dalam hitungan bulan. Bukan hanya yang tampak dari luar, tapi juga di dalam. BEgitu pun setelah melahirkan.

Setelah bayi keluar, tak lantas semua kondisi tubuh ibu jadi seperti semula. Ada perubahan signifikan pada tubuh ibu setelah melahirkan. Dokter Ivan M Sondakh, Sp.OG, dari Klinik Health360 Indonesia, memberikan penjelasan apa saja perubahan yang dialami ibu pasca persalinan

1. Vagina, hymen, otot pelvis
Vagina pasca melahirkan akan sedikit melebar tapi nantinya akan berangsur-angsung kembali ke keadaan normal. Vagina akan kembali sekitar 3 minggu setelah melahirkan.

“ Ukurannya dan otot-otot dalam vagina akan berkontraksi sehingga ukurannya tidak akan seperti saat lahiran,” kata dr. Ivan dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

2. Dinding perut
“ Dinding wanita saat hamil akan sedikit membesar, nah tapi nantinya dinding perut ini akan berangsur-angsur kembali sedia kala,” ujar dr. Ivan.

Dinding perut yang kendor, sebagian akan kembali jadi tidak perlu cemas akan hal ini. Hanya perlu perawatan khusus saja dalam mengembalikan dinding perut ke kondisi semula.

 

 

6 dari 6 halaman

Kulit, Rambut dan Payudara

3. Kulit
Pada saat hamil dan setelah melahirkan akan terjadi perubahan pada kulit, terutaam kulit perut. Kulit perut akan tertarik melebar saat hamil dan saat melahirkan akan mengempes sehingga terjadi strechmark atau yang biasa disebut striea gravidarum (garis-garis pada perut yang akan menetap).

4. Rambut
Pada saat setelah melahirkan rambut akan banyak rontok sekitar 5 bulan setelah kelahiran. Oleh karenannya rambut aka menajdi sangat tipis.

5. Payudara
Tak dipungkiri, payudara kan sangat berubah pascara persalinan. Ukurannya membesar karena produksi aisr susu. Belum lagi rasa sakitnya di awal menyusui, hal ini juga harus dihadapi ibu.

“ Ibu akan meng-ASI-hi, ASI biasa akan menjadi patokan, kok banyak, atau kok sedikit, kalau ibunya kadang-kadang setres, bisa jadi masalah juga,” kata dr. Ivan.

Pengeluaran ASI harus di kontrol tidak boleh terlalu sering atau terlalu lama karena dapat mempengaruhi saluran ASI ibu. Setidaknya setiap 2 jam sekali lakukan pemompaan ASI agar produksi ASI lancar dan payudara tidak lecet.

Laporan: Josephine Widya

Join Dream.co.id