Duh, Menu MPASI yang Salah Bisa Picu Stunting

Makanan pendamping ASI (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  14 Oktober 2019 14:04

Protein dan zat besi kerap kali terabaikan.

Reporter : Mutia Nugraheni

Intip Menunya

Bayi sudah diperbolehkan mengonsumsi MPASI ketika ia sudah mampu duduk dengan tegak. Mulailah dari makanan lunak seperti puree buah-buahan.

Puree

Pisang menjadi menu populer di kalangan ibu dan balita. Buah ini bersifat lembut di mulut dan perut bayi. Tapi hati-hati, terlalu banyak pisang bisa memicu sembelit.

Selain pisang, ibu juga bisa melumatkan buah alpukat. Buah ini penting untuk perkembangan otak dan motorik anak.

Selain itu, kacang polong juga bisa dijadikan sebagai menu MPASI yang mengandung vitamin A, C, protein, zat besi dan kaya akan kalsium.

Bayi 7-9 Bulan

Puree

Memasuki usia 7 bulan, bayi sudah bisa mengonsumsi banyak makanan dalam satu menu sekaligus.

Kombinasi sayur seperti kentang, wortel, kacang polong dan ikan dapat dibuat hanya dalam waktu singkat. Tekstur padat  dari sayuran dapat melatih si kecil untuk mengenal rasa.

Anda juga bisa melumatkan buah beet dan blueberry yang kaya akan antioksidan, vitamin serta serat. Campurkan dengan sereal bayi untuk mendapatkan tekstur lebih padat.

Bayi 9 - 12 Bulan

Puree

Setelah 9 bulan, bayi bisa mengonsumsi puree yang lebih kasar. Anda juga bisa menambahkan produk susu jika si kecil tidak alergi, seperti keju dan yogurt.

Cobalah memperkenalkan daging sapi pada anak. Lumatkan daging sapi sebagai asupan zat besi dan protein hewani.

Selain daging sapi, ibu juga bisa menggantinya dengan daging ayam atau ikan. Hindari pemakaian garam berlebih untuk balita ya, moms.

Ingat Selalu Cara Memakai Masker yang Tepat
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Waspada Gejala Ini pada Lansia, Bisa Jadi COVID-19
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :