Dokter Ungkap Fakta Unik Soal Sel Telur yang Bisa Dibekukan

Do It Yourself | Kamis, 20 Januari 2022 12:05

Reporter : Mutia Nugraheni

Cari tahu faktanya.

Dream - Sel telur yang sehat sangat dipengaruhi banyak hal dan berperan krusial dalam kehamilan. Organ yang memproduksinya adalah ovarium atau indung telur.

Dikutip dari KlikDokter.com, setiap wanita memiliki dua ovarium, yang berada di sisi kiri dan kanan rahim.

Dalam organ itulah sel-sel. Setiap bulannya, sejumlah sel telur akan berkembang dan hanya satu atau dua yang matang. Sel yang sudah matang kemudian dilepaskan dari ovarium (ovulasi).

Dokter Benediktus A,MPH,Sp.OG(K), yang praktik di Morula IVF Surabaya mengungkap fakta unik seputar sel telur yang tak diketahui banyak orang lewat akun Instagramnya @drbennyarifin. Menurutnya, sel telur termasuk sel dalam tubuh manusia yang berukuran besar.

 Dokter Benny Arifin© Instagram @bennyarifin

dr. Benny/ Foto: Instagram @bennyarifin

" Sel telur termasuk salah satu sel terbesar di tubuh manusia. Dibutuhkan 10.000 hingga 15.000 sel sperma untuk menyamai ukuran sel telur," tulis dr. Benny, sapaan akrabnya..

Untuk jumlahnya, saat dalam masa puber seorang wanita memiliki 400 ribu sel telur. Lalu saat haid (satu kali ovulasi), sekitar 1.00 telur hilang.

" Rata-rata umumnya wanita akan bisa 400 kali ovulasi selama usia reproduksinya," ungkap dr Benny.

Ia juga mengingatkan kalau sel telur yang sudah matang ini hanya akan menunggu sel sperma untuk membuahi selama 24 jam saja di masa subur.

" Sel telur akan nungguin sel sperma sekitar 24 jam saja di saluran telur pada masa subur, jadi yang sedang program hamil alami jangan kelewatan waktunya ya," pesan dr. Benny.

 

Dokter Ungkap Fakta Unik Soal Sel Telur yang Bisa Dibekukan
Ilustrasi
2 dari 6 halaman

Pembekuan Sel Telur

Diperkirakan, wanita hanya memiliki sekitar 400 hingga 450 sel telur yang matang sepanjang hidupnya. Tak seperti pria yang selama hidupnya bisa terus memproduksi sel sperma, kaum wanita tak bisa memproduksi kembali sel telurnya.

Menurut dr. Benny, prosedur egg freezing/ egg banking, yaitu mengambil sel telur yang masih sehat lalau disimpan, nantinya bisa digunakan untuk keperluan fertilitas di kemudian hari.

" Pada umumnya dilakukan dalam tiga kondisi, pertama kondisi emergency misalnya pada saat proses bayi tabung kemudian sperma suami tak bisa dikeluarkan, kemudian sel telurnya kita simpan. Kmudian biasanya kita lakukan pada wanita yang menjalani treatment atau terapi. Kemoterapi atau yang mempunyai kondisi medis tertentu sehingga harus disimpan dulu sel telurnya," ujar dr. Benny dalam video yang diunggahnya.

 

3 dari 6 halaman

Indikasi Sosial

Kondisi ketiga yaitu lebih ke arah sosial. Seperti yang dialami Luna Maya di mana di usia akhir 30-an, ia berinisiatif untuk membekukan dan menyimpan sel telurnya. Suatu hari ia ingin punya anak, meskipun belum bertemu dengan pria yang pas hingga sekarang.

"Ketiga indikasi sosial, biasanya di mana ingin menunda kehamilan dan mungkin cukup lama," ujar dr. Benny. Berikut penjelasan lengkapnya.

      Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dr.Benediktus A,MPH,Sp.OG(K) (@drbennyarifin)

4 dari 6 halaman

Ingin Ikuti Jejak Luna Maya Bekukan Sel Telur? Perhatikan Hal Ini

Dream - Level kesuburan perempuan secara biologis akan terus menurun seiring pertambahan usia. Bagi mereka yang belum mendapat pasangan, mungkin akan muncul kekhawatiran soal kemungkinan hamil di kemudian hari.

Teknologi kedokteran terutama dalam hal kesuburan kini sudah berkembang sangat pesat, termasuk di Indonesia. Luna Maya, beberapa waktu lalu mengungkap kalau dirinya menjalani prosedur pembekuan sel telur atau freezing egg.

Hal itu dilakukan alasan agar jika di kemudian hari sudah mendapat pasangan dan usianya tak lagi muda, dirinya tetap bisa punya anak dari sel telur yang sehat. Saat ini Luna sudah berusia 38 tahun.

" Aku enggak pernah berpikir umur suatu masalah atau (menikah) dikejar umur ya. Sebagai perempuan, ada biologic secara kalau mau jadi seorang ibu. Tapi aku sudah freeze egg," ujar Luna Maya saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Venna Melinda.

 Pembekuan sel telur© Shutterstock

Luna menjalani prosedur pembekuan sel telur sekitar satu tahun lalu di Indonesia. Dikutip dari KlikDokter.com, pembekuan sel telur juga dikenal dengan istilah oocyte cryopreservation. Proses ini dilakukan dengan mengambil sel telur terbaik dari dalam rahim wanita.

 

5 dari 6 halaman

Pemeriksaan medis

Sel telur akan dibekukan dan disimpan di dalam laboratorium dalam jangka waktu yang telah disepakati. Ketika wanita sudah siap hamil, sel telur dapat dicairkan untuk kemudian dibuahi dan dimasukan kembali ke dalam rahim.

Wanita yang ingin menjalani oocyte cryopreservation tetap perlu mengonsumsi obat penyubur kandungan agar bisa berovulasi dan menghasilkan banyak sel telur.

 IVF© Shutterstock

Menurut dr. Devia Irine Putri proses pembekuan sel telur merupakan metode yang aman untuk dilakukan. Selain itu, tidak ada persyaratan khusus mengenai pembekuan sel telur. Selama kondisi fisik wanita sehat dan sudah melalui berbagai pemeriksaan medis, maka ia boleh membekukan sel telurnya.

 

6 dari 6 halaman

Layanan di Indonesia

“ Sebelum membekukan sel telur, wanita akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Jika tidak ada infeksi di organ reproduksi, tak ada penyakit menular seksual, kondisi indung telur dan hormonnya baik, maka prosedur ini bisa dilakukan,” ujar dr. Devia.

Dokter Devia mengingatkan kembali, semakin bertambah usia, maka kesuburan wanita akan menurun, termasuk memengaruhi kualitas sel telurnya.

Untuk di Indonesia sendiri, layanan Oocyte Cryopreservation tersedia di beberapa klinik kesuburan, seperti Morula IVF dan Bocah Indonesia.

Penjelasan selengkapnya baca di sini.

Join Dream.co.id