Cerita Persalinan di Media Sosial Bisa Picu Rasa Takut Ibu

Do It Yourself | Sabtu, 22 Desember 2018 10:34
Cerita Persalinan di Media Sosial Bisa Picu Rasa Takut Ibu
Ibu Melahirkan (Foto: Shutterstock)

Reporter : Mutia Nugraheni

Para ibu, pastikan mendapat informasi soal persalinan dari sumber yang tepat.

Dream - Pengalaman persalinan boleh dibilang pengalaman yang sangat magis, intim dan tak terlupakan. Setiap ibu memiliki pengalaman dan proses yang berbeda saat melahirkan putra-putrinya.

Tak heran kalau banyak yang membagi pengalaman berharga tersebut di media sosial untuk berbagai dan sebagai pengingat di kemudian hari. Rupanya, pada beberapa kondisi pengalaman persalinan yang banyak dibagi di media sosial bisa memunculkan rasa takut.

Rasa takut persalinan ini disebut dengan tocophobia. Catriona Jones, dosen kebidanan dari University of Hull di Inggris mengungkap, angka tocophobia terus meningkat tiap tahunnya sejak tahun 2000.

" Cara saja kata kunci 'melahirkan' di Google, akan ditemukan banyak penggambaran horor. Seperti mandi darah atau apapun yang memicu ketakutan," ungkap Jones, dikutip dari KidSpot.

Menurut Jones, tidak salah membagikan cerita persalinan, tapi pastikan dijelaskan secara lengkap. Bukan hanya saat-saat menyakitkan, tapi juga momen-momen kebahagiaan.

" Setiap ibu memiliki pengalaman bersalin yang berbeda, ada yang sulit ada yang mudah. Jika ingin membagi cerita, cobalah lebih bijak, terutama jika dibaca oleh para ibu yang baru pertama kali melahirkan," kata Jones.

Ia juga berpesan bagi para ibu yang segera bersalin, untuk menggali informasi dari sumber yang tepat terkait informasi soal persalinan. Bisa dari bidan, dokter, doula atau membaca buku.

Jangan sampai maksud hati mencari informasi tapi malah menjadi sangat ketakutan. Tentu hal ini sangat tidak baik bagi kesehatan mental ibu.

Join Dream.co.id