Cegah Anak Stunting dengan Perencanaan Kehamilan yang Matang

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  27 Oktober 2020 16:06

Jaga jarak kehamilan, jangan terlalu dekat.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Hingga saat ini kasus Covid-19 di Indonesia belum ada tanda penurunan signifikan. Vaksin pun masih dalam tahap uji klinis dan belum ada kepastian. Hal ini berdampak dalam segala lini, termasuk dalam hal perekonomian, kesehatan, psikologis hingga kondisi rumah tangga.

Tak hanya itu, pandemi diperkirakan memicu peningkatan terhadap kehamilan tidak direncanakan. Setidaknya ada lebih dari 400 ribu kelahiran tanpa rencana terjadi selama pandemi. Hal ini menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Angka tersebut bisa mengancam keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia. Termasuk beberapa tujuan kesehatan Indonesia yang berfokus kepada pencegahan stunting.

" Di Indonesia sendiri, ada sekitar 4,7 hingga 5 juta kelahiran setiap tahunnya, atau setiap 500 ribu perempuan ada 5 ribu perempuan di Indonesia yang hamil dan melahirkan setiap tahunnya. Untuk itu, penting untuk menggunakan kontrasepsi guna menjaga jarak dan membatasi kehamilan," kata Kepala BKKBN Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) dalam webinar yang digelar olehh DKT Indonesia beberapa waktu lalu.

 

Selanjutnya :
BERANI BERUBAH: Peti Mati Menyentuh Hati
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
BERANI BERUBAH: Peti Mati Menyentuh Hati
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :