Buat Belajar Jarak Jauh Lebih Nyaman Bagi Orangtua dan Anak

Do It Yourself | Rabu, 23 September 2020 12:01
Buat Belajar Jarak Jauh Lebih Nyaman Bagi Orangtua dan Anak

Reporter : Mutia Nugraheni

Penyesuaian secara cepat harus dilakukan, ekspektasi pun sebaiknya diturunkan.

Dream - Sistem pembelajaran harus berubah dalam waktu sekejap karena pandemi. Guru, orangtua dan anak-anak dipaksa beradaptasi dalam waktu singkat. Kondisi ini memang bukan sesuatu yang ideal, tapi anak-anak harus tetap mendapat pendidikan karena merupakan hak dasarnya yang harus dipenuhi.

Apa pun caranya, sesedikit apa pun anak harus mendapatkan pelajaran baru setiap hari. Tentunya target dan pencapaian yang ditetapkan tak bisa seperti sebelumnya. Penyesuaian harus dilakukan, ekspektasi pun sebaiknya diturunkan.

Kesehatan mental anak, serta kondisi psikologis yang baik pada orangtua jadi hal yang paling mendasar saat ini. Level prioritasnya sama dengan menjaga kesehatan fisik di tengah pandemi.

Demi menjaga suasana belajar yang nyaman bagi orangtua anak, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Coba terapkan di rumah, karena bisa jadi pembelajaran jarak jauh dilakukan hingga 2021 mendatang.

 

2 dari 4 halaman

1. Konsultasi dengan guru dan orangtua lain

Daripada berjuang sendirian, Jodi Liston seorang pakar pendidikan, merekomendasikan agar orangtua bekerja sama dengan orangtua lain untuk saling mendapat dukungan. Lakukan komunikasi intensif dengan orangtua anak-anak lain.

" Hanya di rumah dengan anak kerap memicu stres, komunikasi dengan orang lain bisa membantu mengurangi level stres. Jangan segan juga berkonsultasi dengan guru anak, masalah yang dihadapi, kesulitan atau mencari solusi bersama," kata Jodi, dikutip dari Parents.

Setiap guru ingin selalu membantu siswanya, terutama dalam situasi yang tidak biasa ini. Berkomunikasilah dengan guru anak untuk mencari solusi bersama.

 

3 dari 4 halaman

2. Ekspektasi yang wajar

Proses pembelajaran jarak jauh sangat berbeda dengan tatap muka. Hal ini juga berdampak signifikan pada hasil akademik anak nantinya. Berupa nilai, peringkat atau prestasinya di sekolah.

" Buatlah ekspektasi yang wajar, bukan berupa nilai anak yang tinggi. Saat ini jauh lebih penting anak merasa aman, nyaman dan sehat selama di rumah," kata Jodi.

 

4 dari 4 halaman

3. Tanyakan Apa yang Dibutuhkan Anak

Jangan lupa untuk menanyakan apa yang dibutuhkan anak. Selama di rumah saja, mereka tak bisa bermain dengan bebas, tugas menumpuk dari sekolah, pastinya juga mengalami tekanan.

" Tanya anak apa yang diinginkan dan dibutuhkan untuk kemudian dicari solusinya bersama. Melibatkan anak dalam membuat keputusan akan membuatnya merasa dihargai dan anak juga belajar memecahkan masalah," ungkap Jodi, dikutip dari Parents.

Dalam kondisi apapun, pastikan rumah tempat berlindung utama bagi anak. Dalam situasi pandemi, rumah dan keluarga adalah tempat teraman anak untuk belajar banyak hal.

Join Dream.co.id