Buah Hati Belajar Puasa? Pastikan Nutrisinya Terpenuhi

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  13 April 2021 12:04

Seperti kita tahu, anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan pesat yang membutuhkan asupan nutrisi untuk tumbuh kembangnya.

Reporter : Mutia Nugraheni

Dream - Anak-anak yang belum baligh memang belum diwajibkan berpuasa, meski demikian ada yang penuh semangat untuk belajar puasa. Terutama jika melihat orangtua dan kakak-kakaknya yang bangun sahur dan berpuasa.

Pada anak yang berusia di bawah 10 tahun mungkin masih belajar puasa. Biasanya ikut sahur lalu berbuka saat Zuhur, kemudian berpuasa lagi hingga Maghrib. Jika si kecil belajar berpuasa, pastikan nutrisinya terpenuhi.

Seperti kita tahu, anak-anak masih dalam tahap pertumbuhan pesat yang membutuhkan asupan nutrisi untuk tumbuh kembangnya. Kekurangan nutrisi selama masa pertumbuhannya dapat berdampak buruk. Pastikan hal berikut jika si kecil belajar puasa.

1. Lakukan perlahan
Anak-anak akan sangat sulit untuk langsung berpuasa penuh hingga Maghrib. Lakukan secara bertahap agar tubuh mereka dapat terbiasa berjam-jam tanpa makanan dan minuman.

Jika anak berusia di bawah sepuluh tahun, cobalah puasa dari waktu Sahur hingga Zuhur. Setelah itu tak masalah jika anak ingin minum atau makan. Lalu lanjutkan hingga Maghrib. Bisa juga mulai puasa selama 3 jam atau 4 jam.

2. Menu sahur bergizi
Makanan kaya protein, serat dan vitamin sangat dibutuhkan anak saat sahur. Makanan harus mencakup kombinasi nutrisi seperti sayur, daging, telur, keju, buah-buahan segar, yoghurt, dan susu. Buatlah menu yang disukai anak.

 

Selanjutnya : Terhidrasi dan Kurangi Makanan Asin
Merawat Warisan [TEASER]
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Fimela with Barry X iStyle | Iftar Makeup Look Tutorial
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :