Bocah 9 Tahun Main Mobile Game 10 Jam Sehari, Efeknya Mengerikan

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  20 Agustus 2019 18:06

Kasus ini membuat banyak orangtua panik.

Reporter : Mutia Nugraheni

Rutin Diperiksakan

"Sebenarnya bisa diobati dengan terapi tetes atropine. Tapi belum diterapkan di Indonesia dan masih diteliti di Singapura. Tetes atropine diklaim akan bisa mencegah minus anak supaya tidak berkembang tinggi," ujar Nashril.

Untuk itu ia menyarankan agar anak bermata minus selalu memakai kacamata. Hal yang tak kalah penting adalah memeriksakan secara rutin ke dokter mata.

 

Rexona Brightest Squad Hunt 2020 - Coaching Class - 24 November 2020
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Rexona Brightest Squad Hunt 2020 - Coaching Class - 24 November 2020
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :