Berat Badan Saat Hamil Tak Boleh Terlalu Rendah, Berbahaya!

Berat badan (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  25 Januari 2019 10:09

Setiap asupan nutrisi yang dikonsumsi ibu juga sangat dibutuhkan janin untuk perkembangannya.

Reporter :

Dream - Isu berat badan bagi perempuan jadi hal yang sangat sensitif. Saat hami, bobot pun otomatis bertambah. Bukan hanya karena janin terus berkembang tapi juga karena air ketuban, darah dan plasenta.

Banyak para ibu yang benar-benar menjaga berat badannya saat hamil. Pola makan diatur agar bobot tidak naik secara drastis. Hal tersebut memang baik, tapi pastikan juga berat badan tidak terlalu rendah.

Pasalnya, setiap asupan nutrisi yang dikonsumsi juga sangat dibutuhkan janin untuk perkembangannya. Jika berat badan terlalu rendah, dikhawatirkan perkembangan janin terhambat.

Dikutip dari Ivansini.com, untuk mengetahui apakah memiliki berat badan yang terlalu rendah atau tidak bisa menggunakan indeks massa tubuh (IMT). Pastikan jumlahnya di atas 18.5.

Untuk mencari indeks massa tubuh, bagikan berat badan dengan tinggi badan Bunda dikuadratkan (dalam meter). Misalnya, ibu memiliki berat Badan 55 kilogram dengan tinggi badan 1.6 meter, berarti indeks massa tubuh Bunda senilai 21.48 (55kg/1.6m²).

Untuk perhitungan yang lebih tepat sesuai dengan karakteristik tubuh dan pola hidup, konsultasikan dengan ahli gizi maupun dokter kandungan. Penting untuk menjaga berat badan dalam level normal selama kehamilan demi kesehatan ibu dan janin.

Penjelasan selengkapnya baca di sini

Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Cara Eriska Rein Edukasi Tontonan untuk Anak
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :