Begini Cara Atasi Sariawan di Mulut saat Hamil, Mudah dan Aman

Do It Yourself | Sabtu, 5 Oktober 2019 10:18
Begini Cara Atasi Sariawan di Mulut saat Hamil, Mudah dan Aman

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Sariawan saat hamil yang semakin bertambah parah, berbahaya untuk ibu hamil, lho. Bagaimana cara mengatasinya?

Dream - Bagi sebagian orang, sariawan mungkin hal biasa karena hampir pernah dialami oleh siapa saja. Sariawan umumnya terjadi di bibir, gusi atau di lidah. Ternyata, sariawan yang disebabkan oleh jamur Candida Albicans bisa menyerang area alat kelamin dan payudara, lho.

Jamur ini bisa menyebabkan lesi putih, kemerahan dan rasa nyeri di sekitar area sariawan, baik itu sariawan di mulut atau di alat kelamin. Bahayanya, sariawan yang terjadi pada ibu hamil, mampu muncul di payudara dan akan mempengaruhi proses menyusui kelak, bila tidak ditangani dengan baik.

Kabar baiknya, sariawan di alat kelamin atau payudara jarang terjadi. Kalaupun terjadi, Sahabat Dream tidak perlu panik, karena ada banyak cara mengatasi sariawan saat hamil, terutama sariawan di mulut.

Penanganan sariawan pada ibu hamil tidak boleh sembarangan, karena apa yang dikonsumsi apa mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan. Oleh sebab itu, pahami terlebih dahulu tanda dan risiko sariawan apa saja yang bisa terjadi pada ibu hamil.

2 dari 5 halaman

Tanda-tanda Sariawan saat Hamil

Umumnya, tanda-tanda sariawan pada orang biasa dan ibu hamil sama saja, terutama sariawan di mulut. Parahnya, tanda-tanda ini akan mengganggu mulut saat makan. Tentu ini tak baik bagi ibu hamil, yang diharuskan banyak mengonsumsi nutrisi untuk kandungannya.

 Cara Mengatasi Sariawan
© Shutterstock

Tanda-tanda tersebut biasanya berupa:

  • Lesi (luka karena infeksi) berwarna putih di lidah, pipi bagian dalam, kadang juga bisa muncul di atap mulut, gusi dan amandel.
  • Lesi akan terus berubah warna seperti warna keju, bisa juga bertambah besar ukurannya.
  • Selain lesi, akan muncul warna kemerahan di sekitar lesi dan terasa nyeri. Bila tanda ini dibiarkan, mulut akan kesulitan menelan makanan dan menyebabkan kandungan mengalami kurang nutrisi.
  • Tanda sariawan cukup parah, lesi akan mengalami pendarahan ringan apabila tersentuh sesuatu.
  • Sariawan yang terlalu parah juga bisa menyebabkan bibir pecah dan kering di sekitar bibir.
  • Tanda terakhir berupa mati rasa dan kehilangan nafsu makan.


Tanda-tanda tersebut tentu tidak baik untuk ibu hamil, apalagi kalau sariawan sudah semakin parah dan mengakibatkan risiko infeksi lainnya. Ada beberapa cara mengatasi sariawan di mulut saat hamil, sebelum bertambah parah, seperti cara berikut ini.

3 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Sariawan saat Hamil secara Alami

Pengobatan sariawan memang tidak bisa langsung sembuh seketika. Butuh waktu dan harus sabar menunggu agar sariawan menghilang.

Begitu pula sariawan yang dialami ibu hamil, tidak bisa sembarangan karena mempengaruhi asupan nutrisi untuk bayi. Berikut dua cara mengatasi sariawan di mulut saat hamil yang alami, mudah dan aman:

Menjaga Kebersihan Mulut dengan Benar
Ketika mengalami sariawan, jangan berhenti untuk merawat kesehatan dan kebersihan mulut. Cara mengatasi sariawan di mulut ini ampuh untuk memerangi jamur penyebab sariawan dan tetap aman dilakukan walau sedang hamil.

 Cara Mengatasi Sariawan
© Pixabay

Perawatan mulut berupa menyikat gigi dengan benar dan melakukan flossing setiap hari, adalah keharusan. Untuk ibu hamil, hindari pemakaian obat kumur, karena dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur di mulut.

Berkumur dengan Air Garam
Dibanding harus mengonsumsi berbagai macam obat, yang akan memberi efek pada kandungan, lebih baik menggunakan metode berkumur air garam. Selain membantu membunuh jamur penyebab sariawan, air garam bisa meringankan rasa sakit akibat sariawan. Untuk hasil maksimal, gunakan air hangat untuk berkumur.

4 dari 5 halaman

Cara Mengatasi Sariawan saat Hamil dengan Krim

Cara mengatasi sariawan di mulut saat hamil satu ini dijadikan langkah terakhir apabila dua cara alami sebelumnya tidak berhasil meredakan sariawan.

Krim Anti Jamur
Krim anti jamur ini sangat penting bagi ibu hamil atau yang sedang menyusui dan terkena sariawan. Krim ini berguna untuk sariawan yang terjadi di payudara atau di alat kelamin.

Bila sariawan di area ini dibiarkan, dapat menular pada bayi. Misalnya saja sariawan di payudara saat menyusui dapat menular ke bayi, begitu pula sebaliknya.

 Cara Mengatasi Sariawan
© Pixabay

Oleskan krim ini ke area yang terkena sariawan. Pastikan untuk tidak mengoleskannya di saat bayi hendak menyusui, agar bayi tidak menelan krim tersebut.

Apabila sariawan masih terus berkembang dan bertambah parah, segera periksakan diri ke dokter dan minta saran pengobatan yang tepat. Perlu diketahui juga, kalau ibu hamil yang sedang sariawan tidak diperbolehkan mengonsumsi obat tablet anti jamur, karena dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi. Usahakan untuk menggunakan metode yang aman, ya Bunda.

5 dari 5 halaman

Penyebab dan Risiko Infeksi Sariawan

Sariawan umumnya disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi ini bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh sedang melemah, sehingga jamur lebih bebas menyebar. Infeksi ini akan semakin bertambah parah apabila ditambah kondisi-kondisi berikut ini:

 Cara Mengatasi Sariawan
© Shutterstock

-    Berada di usia muda (bayi) atau di usia lanjut.
-    Mengenakan gigi palsu, kerap dialami oleh orang tua lanjut usia.
-    Memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes.
-    Mengonsumsi obat-obat tertentu, seperti antibiotik atau obat inhalasi.
-    Sedang menjalani kemoterapi untuk kanker.
-    Kondisi mulut dan bibir yang mudah kering.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ibu hamil lebih baik menjaga kesehatan dan kebersihan mulutnya, agar jamur penyebab sariawan tidak menyerang dan menyebabkan masalah lainnya. (mut)


Sumber: American Pregnancy Association

Join Dream.co.id