Apa yang Bisa Dikonsumsi Saat Mual Hebat karena Hamil?

Do It Yourself | Kamis, 7 Januari 2021 14:02
{IMAGE_NORMAL}

Reporter : Mutia Nugraheni

Cobalah untuk mengonsumsinya sedikit demi sedikit, demi menjaga kondisi tubuh dan kesehatan janin.

Dream - Rasa mual yang begitu hebat kerap dialami ibu hamil di awal kehamilan. Hal ini terjadi karena perubahan hormon. Kondisi tersebut pada sebagian besar ibu hamil akan mereda seiiring pertambahan usia kehamilan.

Ada juga yang mengalami mual hingga jelang persalinan. Bila mual yang terjadi masih dapat terkontrol, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan. Pada beberapa kondisi, rasa mual ini menyebabkan muntah berkali-kali, makanan dan minuman tak ada yang bisa masuk hingga ibu mengalami dehidrasi.

Dalam kondisi tersebut, ibu hamil harus segera mendapat pertolongan medis, demi menstabilkan tubuhnya dan menjaga asupan nutrisi untuk janin. Dikutip dari Mom.com, gejala morning sickness hanyalah mual dan muntah, dan bisa dipicu oleh bau, rasa, atau bahkan suhu tertentu.

American Pregnancy Association, memperingatkan apa yang dimakan dan kapan ibu hamil makan - dapat meningkatkan gejala mual di pagi hari. Direkomendasikan makan segera setelah bangun tidur jangan sampai perut kosong. 

 

{IMAGE_PAGING}
2 dari 6 halaman

Asupan yang Bisa Redakan Mual

Hindari mengonsumsi makanan kaya minyak, lemak dan pedas. Berikut beberapa asupan yang direkomendasikan untuk meredakan mual bagi ibu hamil.

- Puding
Es krim, jeli atau puding bisa jadi camilan bagi ibu hamil utuk redakan mual. Makanan yang dingin memang bisa membantu ibu hamil mengisi perut dan mengurangi rasa mual. Jadi sediakan camilan-camilan tersebut di rumah.

- Buah dingin
Buah-buahan kaya nutrisi dan vitamin jadi pilihan terbaik untuk redakan mual. Pisang dan avokad bisa bikin kenyang dan memenuhi nutrisi ibu. Semangka, melon, jambu air, apel atau buah lain pastikan selalu ada di rumah. Paling nikmat dikonsumsi saat dingin, diamkan dulu di kulkas, karena bisa redakan mual.

- Roti
Karbohidrat seperti roti, pasta, kentang. Makan banyak karbohidrat membantu menjaga kekuatan lambung.

- Protein
Selai kacang, telur, dan protein bar dapat membantu ibu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan menghindari perut kosong.

- Permen mint
Selalu sediakan permen di tas atau kantung. Terutama yang memiliki rasa segar, asam atau sedikit pedas seperti rasa mint. Aroma dan rasanya cukup bisa membantu meredakan rasa mual.

3 dari 6 halaman

Positif Hamil Tanpa Mual dan Pusing, Normalkah?

Dream - Keluhan mual, lemas, pusing hingga muntah merupakan hal yang sangat wajar bagi ibu hamil. Beberapa ibu bahkan sampai mengeluhkan tak bisa menggerakkan tangan dan kaku saat bergerak.

Beberapa ibu ternyata tak mengalami gejala tersebut. Baik di awal kehamilan, bahkan hingga persalinan. Bagi ibu hamil yang tak mengalami gejala sama sekali tak perlu panik.

Penting diketahui kehamilan itu unik untuk setiap ibu. Tak hanya berbeda di tiap ibu, kehamilan anak pertama, kedua dan seterusnya juga bisa sangat berbeda. Tak semua mengalami keluhan yang sama.

Ada banyak faktor individu yang berperan dalam bagaimana dan kapan gejala kehamilan akan muncul. Jane Barry, seorang bidan profesional Australia mengungkap, ibu yang 
tidak merasakan gejala kehamilan yang kuat bisa saja memiliki rasa tidak percaya bahwa mereka tengah hamil, terutama pada trimester pertama ketika janin masih kecil.

" Hingga USG menampikan embrio dan detak jantung terlihat, tidak jarang wanita meragukan keakuratan tes kehamilan positif mereka," kata Barry, dikutip dari KidSpot.

 

 

4 dari 6 halaman

Apa penyebab gejala awal kehamilan?

Gejala kehamilan adalah efek aliran dari hormon kehamilan yang mengalir ke seluruh tubuh. Satu-satunya tujuan dari hormon ini adalah untuk menopang kehamilan dan mendukung bayi untuk bertahan hidup.

" Jangan merasa bahwa tidak adanya gejala kehamilan berarti tak perlu berhati-hati. Trimester pertama kehamilan adalah masa kritis di mana embrio yang sedang berkembang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor," kata Barry.

Saat tahu hamil dan ibu tak mengalami keluhan apapun, kehamilan tetap harus dijaga. Ibu tetap dianjurkan mengonsumsi suplemen kehamilan seperti asam folat dan kalsium agar janin bisa tumbuh dengan optimal.

Pemeriksaan rutin juga harus dijadwalkan baik ke bidan atau dokter kandungan meski tanpa keluhan. Kondisi tanpa keluhan seperti mual dan pusing sebenarnya normal.

Pada beberapa kondisi, hal itu bisa membuat ibu terkadang menjadi lengah dalam menjaga kondisi tubuhnya. Ingat, konsultasi dan pemeriksaan kehamilan tak boleh diabaikan meski ibu tak memiliki keluhan sama sekali.

 

 

5 dari 6 halaman

Pijat Rutin Saat Hamil, Pastikan Aman Bagi Ibu dan Janin

Dream - Perubahan tubuh pada ibu sangat hamil sangat drastis. Berat badan pun melonjak tajam. Ibu juga cenderung slit untuk tidur. Hal ini membuat tubuh terasa pegal, lemas dan mudah kelelahan.

Belum lagi kondisi psikologis yang tak stabil karena ibu hamil tingkat kecemasannya sangat tinggi. Untuk membantu tubuh ibu lebih rileks, terapi pijat bisa dilakukan. Melakukan pijat secara rutin pada ibu hamil memiliki sederet dampak positif.

Apa saja? Dokter Ivan Sini, spesialis kandungan, mengungkap beberapa efek dahsyat pijatan bagi ibu hamil.

Mengurangi pembengkakan
Saat hamil ibu akan mengalami pembengkakan pada beberapa bagian tubuh seperti kaki dan tangan. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi darah yang tidak baik dan meningkatnya tekanan darah pada rahim.

Terapi pijat dapat membantu menstimulasi otot dalam tubuh untuk mengurangi berkumpulnya darah pada sendi yang menyebabkan bengkak. Terapi pijat juga bisa membantu mengeluarkan zat-zat beracun dalam tubuh.

 

6 dari 6 halaman

Mengurangi rasa sakit pada saraf

Rasa nyeri pada panggul seringkali dialami oleh ibu hamil. Hal ini disebabkan oleh rahim yang semakin besar setiap harinya bersandar pada otot-otot dasar panggul dan otot punggung bagian bawah.

Tekanan ini menyebabkan rasa nyeri dan tegang pada kedua kaki ibu dan merupakan salah satu penyebab pembengkakan. Pijat dapat membantu menghilangkan ketegangan pada otot-otot dan saraf panggul yang membuat ibu merasa sering sakit disaat hendak mau duduk maupun berdiri.

Kurangi hormon stres

Dengan melakukan terapi pijat, dapat mengurangi hormon penyebab stres seperti norepinefrin dan meningkatkan hormon yang mengatasi rasa stres seperti dopamin dan serotonin.

Perubahan hormon tersebut dapat membantu ibu lebih rileks. Untuk itu sangat dianjurkan dilakukan secara rutin.

 

Join Dream.co.id