Ada Dua Tipe Tes Kehamilan, Ketahui Perbedaannya

Do It Yourself | Rabu, 13 Januari 2021 08:04

Reporter : Mutia Nugraheni

Hindari melakukan tes terlalu dini.

Dream - Sedang menjalani program hamil atau menstruasi terlambat? Mungkin Sahabat Dream, berpikir untuk melakukan tes kehamilan. Apalagi, alat tes berupa testpack sangat mudah didapat dan harganya sangat terjangkau.

Kemungkinan hamil selalu ada jika aktif secara seksual, bahkan memakai kontrasepsi sekali pun. Lalu kapan waktu yang tepat melakukan tes kehamilan? Apapun hasil yang diharapkan baik negatif atau positif, sebaiknya jangan melakukan terlalu dini.

" Meskipun Anda mungkin ingin melakukan tes kehamilan sesegera mungkin, yang terbaik adalah menunggu sampai seminggu setelah periode yang terlewat untuk mendapatkan hasil yang paling akurat," ujar Anna Targonskay, seorang bidan profesional, dikutip dari Mom.com.

Diperlukan waktu yang cukup bagi tubuh untuk memproduksi human chorionic gonadotoprin (hCG). Zat hCG inilah yang akan dideteksi melalui tes kehamilan. yang cukup untuk didaftarkan pada tes.

 

Ada Dua Tipe Tes Kehamilan, Ketahui Perbedaannya
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Dua jenis tes kehamilan

Menurut Mary Jane Minkin, dokter spesialis kandungan dari Yale University School of Medicine, sebenarnya hanya ada dua jenis tes kehamilan yaitu darah dan urine. Jenis tes kehamilan yang paling umum adalah tes urine.

" Tes ini bila dilakukan dengan testpack yang banyak dijual bebas untuk mengukur kadar hCG dalam urine," kata Minkin.

Ia mengatakan bahwa pada saat melewatkan menstruasi, sebagian besar tespack di pasaran akan menunjukkan hasil positif jika memang hamil. Tes lainnya adalah tes darah dan hal ini hanya bisa dilakukan di laboratorium.

" Dilakukan dengan rekomendasi dokter, tes darah untuk hCG dapat bekerja lebih awal daripada tes urine, karena lebih sensitif. Tes darah juga dapat dilakukan sejak dini untuk melihat apakah tingkat HCG meningkat dengan tepat," ungkap Minkin.

3 dari 6 halaman

Pesan Penting Bidan Buat Ibu Hamil, Duduk dengan Posisi Tepat

Dream - Ibu hamil kerap mengeluhkan sakit pinggang, punggung, leher dan bahu. Nyeri tubuh ini biasanya dialami karena perubahan drastis pada postur tubuh ibu selama kehamilan.

Saat hamil, aktivitas sederhana seperti duduk dan berdiri bisa jadi hal yang sangat berat. Bidan Jamilatus Sa'diyah atau akrab disapa bidan Mila membuat edukasi menarik bagi ibu hamil di TikTok.

Salah satunya bagaimana cara memposisikan tubuh agar nyaman saat duduk. Banyak ibu hamil yang tak mengetahui kalau posisi duduk sangat mempengaruhi rasa nyeri di pinggang dan punggung.

" Coba hindari posisi glosoran sebisa mungkin yaaah walaupun enak bgt rasanya, karena posisi ini membuat rahim dan panggul tidak punya ruang yg lbh luas sehingga buat janin tidak nyaman dan bisa ke posisi yg kurang optimal, buat bapak bapak yuk coba ingetin ibu supayaa aware dengan posisi ibu dan janin," ungkap Bidan Mila di akun Instagramnya.

Menurutnya posisi duduk ibu hamil sebaiknya tetap tegak lurus, bukan menyender dan membebani punggung. Ambil bantal untuk menyangga punggung dan tetap posisikan tubuh duduk dengan lurus.

Posisi ini akan menjaga ruang panggul luas dan janin tetap nyaman. Ibu pun tak merasa sesak dan sakit punggung.

 

4 dari 6 halaman

Lihat Video dari Bidan Mila

      View this post on Instagram      

A post shared by Jamilatus Sa'diyah (@jamilatus.sadiyah)

 

5 dari 6 halaman

Viral, Lahiran Tiup-tiup Minim Trauma ala Bidan Novel

Dream - Seorang bidan yang praktik di Depok, Jawa Barat sedang jadi perbincangan di dunia maya. Hal ini lantaran ia menginisiasi metode persalinan 'tiup-tiup'. Persalinan ini diklaim minim trauma dan tanpa robek.

Melalui akun Instagramnya @bidan_novel, perempuan bernama asli Novelita Damanik ini memperlihatkan bagaimana ia mendampingi para ibu hamil dengan tenang, penuh dengan motivasi agar persalinan berjalan lancar. Tidak mengejan dan minim trauma.

" Kalau ingin berhasil tiup-tiup tidak robek, intinya harus memberdayakan diri sejak hamil. Banyak pergerakan, secara tidak sadar bunda mendorong bayinya ke bawah sejak usia kehamilan 26 minggu mulai latihan sedikit demi sedikit," ujar Bidan Novel dalam akun Instagramnya.

 Bidan Novel
© Instagram Bidan Novel

Menurutnya, selama hamil ibu perlu banyak bergerak. Terutama ketika kehamilan memasuki usia 26 minggu.

" Terapkan berjalan kaki, pekerjaan rumah, seminggu sekali ada berat pekerjaannya, sehingga terlatih ototnya, berproses dari sedikit demi sedikit, saat hamil tua tidak ada rasa pegal lagi, mulut lahir jadi lunak. Pasien saya santuy-santuy semua," ungkap Bidan berambut pirang ini.

 

 

6 dari 6 halaman

Dandan di tengah persalinan dan berdansa

Salah satu yang membuat metode persalinan Bidan Novel terasa menyenangkan adalah ibu diminta untuk berhias diri baik dengan lipstik atau pun alat make up lengkap. Baik jelang persalinan maupun saat bersalinan.

Ibu yang sedang mengalami kontraksi hebat juga diajak berdansa. Diminta bergerak aktif dan memotivasi diri agar persalinan berjalan dengan lancar tidak menimbulkan trauma. Lihat saja videonya.

 

      View this post on Instagram      

A post shared by Novelita Damanik (@bidan_novel)

 

 

Join Dream.co.id