4 Keluhan yang Tak Boleh Disepelekan Pasca Operasi Caesar

Do It Yourself | Rabu, 14 Oktober 2020 16:03
4 Keluhan yang Tak Boleh Disepelekan Pasca Operasi Caesar

Reporter : Mutia Nugraheni

Perawatan dan pemeriksaan pada ibu setelah menjalani operasi caesar penting dilakukan.

Dream - Operasi caesar termasuk operasi besar yang pasti memiliki risiko komplikasi. Sebaik apapun perencanaan yang dilakukan selalu ada kemungkinan terjadi infeksi atau masalah lain setelah operasi dilakukan.

Untuk itu, perawatan dan pemeriksaan pada ibu setelah menjalani operasi caesar penting dilakukan. Selalu ikuti petunjuk dokter, kapan harus kontrol, minum obat atau rekomendasi lainnya agar pemulihan berjalan efektif.

Pada beberapa kasus, ibu justru mengalami keluhan setelah pulang dari rumah sakit. Ada beberapa keluhan yang harus segera dikonsultasikan dengan dokter, karena bisa jadi tanda komplikasi serius pasca operasi.

Apa saja?

Demam tinggi atau ringan tapi terus menerus
Penting untuk mengukur suhu tubuh. Jangan sepelekan jika muncul demam setelah operasi. Hal yang mengkhawatirkan adalah bila setelah operasi ibu mengalami demam di atas 38 derajat celcius lebih dari 24 jam.

Bisa juga demam ringan tapi terus-menerus. Demam tinggi atau ringan terus-menerus sering kali merupakan tanda pertama infeksi. Bisa jadi ada infeksi bakteri di area sayatan operasi.

Risiko infeksi tinggi terjadi pada ibu yang mengalami obesitas, menderita diabetes, atau mengonsumsi obat steroid jangka panjang. Persalinan lama atau kehilangan darah yang berlebihan selama persalinan juga dapat berkontribusi pada risiko infeksi.

 

 

2 dari 7 halaman

Cairan tak normal di luka operasi

Beberapa ibu mengeluhkan luka sayatan operasi mengeluarkan cairan yang berlebihan berupa nanah. Jika mengalami kondisi ini segera periksakan diri ke dokter. Cairan yang berlebihan atau berubah warna dari luka bisa jadi tanda bahaya.

Infeksi luka sering kali tidak muncul sampai ibu kembali ke rumah. Saat infeksi mulai terjadi, sayatan biasanya akan menjadi merah, bengkak, dan lembut saat disentuh. Abses berisi nanah dapat dengan cepat terbentuk di sekitar lokasi luka dan menyebabkan penyebaran infeksi ke rahim, ovarium, serta jaringan dan organ di sekitarnya.

 

3 dari 7 halaman

Nyeri yang memburuk

Nyeri dan pembedahan memang tak bisa dipisahkan. Seiiring waktu, nyeri normalnya bakal menghilang dan dapat ditekan dengan obat pereda sakit. Jika rasa sakitnya justru makin parah, gagal membaik, atau memburuk saat ibu kembali ke rumah, jangan tunda untuk menghubungi dokter.

Biasanya, ibu akan menghabiskan sekitar tiga hari di rumah sakit setelah operasi caesar, selama waktu itu mungkin ada rasa sakit di lokasi luka dan penumpukan gas di perut.

Nyeri hebat, sebaliknya, tidak bisa dianggap normal. Ini tidak hanya mencakup nyeri perut atau panggul, tetapi juga kram pascapartum yang tidak kunjung membaik setelah hari ketiga atau keempat. Jika tidak ada tanda-tanda penyakit lain, rasa sakit yang parah dan terus-menerus sering kali bisa menjadi tanda infeksi atau komplikasi internal yang memerlukan perhatian segera.

 

4 dari 7 halaman

Pendarahan yang berlebihan

Pendarahan sering terjadi setelah operasi caesar begitu juga setelah persalinan pervaginam. Ini karena pelepasan plasenta setelah melahirkan. Dalam kebanyakan kasus, perdarahan akan berangsur-angsur mereda dan mereda.

Jika pendarahan vagina berlanjut atau memburuk, itu mungkin merupakan tanda darurat medis. Pendarahan hebat sering kali terjadi ketika plasenta tumbuh lebih dalam ke dinding rahim daripada biasanya dan terkadang memerlukan pembedahan untuk membantu mencegah pendarahan.

Sumber: Verywell Family

5 dari 7 halaman

Berapa Kali Maksimum Operasi Caesar Bisa Dilakukan?

Dream - Banyak ibu hamil berharap bisa menjalani persalinan per vaginam atau normal, tapi ada faktor lain yang tak bisa dikontrol. Selama persalinan, ibu dan bayi bisa saja mengalami komplikasi serius yang bisa mengancam nyawa.

Dokter pun memiliki penilaian medis, mana persalinan yang berisiko dan mana yang tidak. Bila kondisi ibu dan janin sangat berisiko, operasi caesar bisa jadi solusi yang efektif.

Hal itu karena dokter cenderung bisa membuat perencanaan lebih baik untuk mengurangi risiko medis saat persalinan melalui operasi caesar. Mungkin para ibu yang sudah menjalani operasi caesar penasaran berapa kali maksimum operasi ini bisa dilakukan.

Terutama para orangtua yang masih ingin memiliki dua atau empat anak lagi. Pasalnya, selalu ada risiko medis pada operasi caesar.

Risiko tersebut bakal lebih besar di operasi selanjutnya, baik kedua dan ketiga.  Untuk menjawab pertanyaan berapa kali maksimum operasi caesar bisa dilakukan, ada banyak faktor-faktor penentunya.

 

6 dari 7 halaman

Ungkapkan Riwayat Medis

Kondisi tiap ibu dan riwayat medisnya berbeda sehingga tak bisa disamaratakan. Dokter biasanya akan melihat faktor risiko seperti riwayat komplikasi, proses pemulihan, kondisi rahim, kesehatan janin, termasuk apakah ada riwayat melahirkan normal setelah operasi caesar/ vaginal birth after caesarian (VBAC).

Setelah operasi caesar, ada ibu yang bisa melahirkan anak berikutnya melalui vagina, ini disebut VBAC. Jika ibu memiliki kehamilan berisiko rendah, prosedur ini memiliki tingkat keberhasilan 60 hingga 80 persen

Namun sebagian besar komunitas medis tidak merekomendasikan VBAC untuk ibu yang pernah menjalani dua atau lebih operasi caesar. Itu karena risiko ruptur uteri — robeknya bekas luka operasi caesar atau otot uterus yang dapat mengancam nyawa ibu dan bayi.

 

7 dari 7 halaman

Sangat Bergantung Pada Kondisi Ibu

Juga tidak ada aturan pasti tentang jumlah maksimal C-section yang dapat dilakukan pada seorang ibu. " Saya telah melakukan operasi caesar keenam pada seorang ibu tanpa komplikasi atau kesulitan, dan saya juga pernah melakukan operasi caesar kedua kali pada seorang ibu dengan banyak perlengketan dan potensi komplikasi," kata Jason S. James, MD, ketua Departemen Kebidanan dan Ginekologi di Baptist Rumah Sakit Miami.

Untuk membantu mencegah komplikasi, direkomendasikan menunggu setidaknya 6 bulan setelah operasi caesar sebelum hamil lagi. Dokter lain juga menyarankan setidaknya menunggu 18 sampai 24 bulan.

Pastikan konsultasi dengan dokter jika ingin hamil lagi setelah menjalani operasi caesar beberapa kali. Jika sudah hamil, pastikan pemeriksaan dilakukan secara detail agar kehamilan berjalan baik, ibu dalam kondisi sehat dan bayi lahir selamat.

Sumber: Parents

Join Dream.co.id