3 Hal yang Penting Diperhatikan Saat Buah Hati Demam

Do It Yourself | Sabtu, 17 Agustus 2019 10:21
3 Hal yang Penting Diperhatikan Saat Buah Hati Demam

Reporter : Mutia Nugraheni

Memantau suhu tubuh anak saat dirasa suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya memang sangat penting.

Dream - Demam pada anak jadi hal yang kerap membuat orangtua panik. Suhu tubuh yang naik, lebih hangat dari biasanya sebenarnya belum masuk kategori demam. Seorang anak dikatakan mengalami demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Suhu tersebut berdasarkan ukuran suhu di dubur. Biasanya saat diperiksa di area tubuh lain, suhunya akan lebih rendah. Untuk itu penting untuk menyediakan termometer di rumah.

Memantau suhu tubuh anak saat dirasa suhu tubuhnya lebih tinggi dari biasanya memang sangat penting. Jika demam mencapai 40 bahkan 41 derajat celcius, maka harus bersiap-siap ke dokter. Terutama jika anak memiliki riwayat kejang saat demam.

Ada tiga hal penting yang harus diketahui ayah bunda saat menghadapi anak demam. Segera cari tahu.

2 dari 6 halaman

1. Buat si kecil merasa nyaman

Saat demam di suhu 38 derajat, anak akan merasa sangat tidak nyaman. Saat tidur menjadi gelisah, selalu minta digendong, menangis, rewel dan sangat sulit untuk tenang. Hal ini sangat dimaklumi karena tubuhnya sangat tidak nyaman.

Hal yang bisa dilakukan adalah membuatnya nyaman dengan memakaikan pakaian berbahan lembut. Biasanya anak akan merasa lengket, gerah dan penuh keringat. Bisa dimandikan atau dilap dengan air hangat tapi jangan terlalu lama. Mengompresnya dengan air biasa juga bisa dilakukan.

Jika demam naik turun dan anak tak kunjung tenang, bisa berikan obat pereda nyeri seperti parasetamol sirup. Sesuaikan dosisnya dengan berat badan anak agar efektif.

3 dari 6 halaman

2. Berikan banyak minum

Jangan sampai anak mengalami dehidrasi saat demam. Pasalnya, tubuh akan kehilangan banyak cairan saat tubuh mengalami demam. Selalu berikan air putih, bisa juga air putih biasa, jus atau mungkin susu. Buah kaya air seperti melon dan semangka juga bisa diberikan.

4 dari 6 halaman

3. Monitor gejala serius

Perhatikan perubahan gejala atau perilaku anak. Jika tertidur dan tak kunjung bangun, harus waspada. Anak bisa saja kehilangan kesadaran. Hati-hati juga saat suhu demam meningkat, risiko kejang bisa saja terjadi. Pantau selalu suhu dan gejala yang muncul.

Jika memang dirasa kondisi anak semakin memburuk, bawa ke dokter dan jelaskan apa saja gejala yang muncul, obat yang sudah diberikan dan hal yang sudah dilakukan. Hal ini akan sangat membantu dokter menegakkan diagnosis.

Sumber: Emedicine

5 dari 6 halaman

Kenali Kondisi saat Anak Terlalu Sakit untuk Sekolah

Dream - Kondisi kesehatan anak ada kalanya sangat menurun. Mereka biasanya akan mengungkapkan apa yang dirasakannya. Mulai dari kepala dan matanya yang panas, tenggorokannya yang sakit atau tubuhnya yang lemas.

Sebagai orangtua kita harus peka terhadap kondisi tersebut. Seringkali, orangtua tetap memaksa anak ke sekolah meki tubuhnyanya tidak fit. Padahal saat di sekolah anak malah tidak konsentrasi belajar dan menularkan penyakit pada teman-temannya.

Untuk itu, kenali kondisi saat anak butuh banyak istrahat karena sakit. Jangan memaksanya pergi ke sekolah.

- Lemas dan pucat
Saat wajahnya pucat dan lemas, bahkan untuk duduk pun susah, ini pertanda kalau tubuhnya sangat butuh istirahat. Jangan memaksanya untuk mandi dan berangkat ke sekolah. Beri ia banyak air minum dan makanan.

6 dari 6 halaman

Muntah dan Sesak

- Muntah dan buang air besar
Setiap anak mengalami kondisi muntah dan diare, jangan pernah membiarkannya ke sekolah. Tentunya sangat tidak nyaman baginya muntah dan buang air berulang di sekolah. Infeksi virus penyebabnya diare juga sangat menular, jadi lebih baik biarkan ia beristirahat di rumah.'

- Demam
Demam adalah pertanda saat tubuh sedang melawan infeksi. Pantau suhu tubuhnya, jika mencapai 38 derajat berarti ia membutuhkan istirahat. Jika ke sekolah dan terlalu lelah, imunitas tubuhnya tidak bisa bekerja maksimal. Lebih baik istirahat di rumah dan minum banyak air serta makan buah.

- Sesak napas
Beberapa anak mengalami masalah alergi berupa asma yang membuat mereka kesulitan bernapas. Oksigen tak sampai ke otak secara maksimal karena saluran udara menyempit. Akan sangat menyiksa jika anak mengalami sesak napas di sekolah. Berbaring di rumah adalah keputusan terbaik.

Sumber: KidSpot

Join Dream.co.id