Muncul Gejala Covid-19, Bolehkah Ibu Menyusui?

Ibu menyusui (Foto: Shutterstock)
DO IT YOURSELF  |  6 November 2020 12:02

Penting diketahui, sampai Oktober 2020, virus SARS-COV2 belum ditemukan terdeteksi pada ASI.

Reporter : Mutia Nugraheni

Berikut Panduannya

Inisiasi menyusu dini (IMD) diupayakan tetap dilakukan, sambil melakukan upaya pencegahan penularan infeksi. Sebaiknya tetap berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Namun, bayi yang lahir dari ibu OTG/ODP/PDP/Terkonfirmasi, tidak dilakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Bayi yang lahir dari ibu OTG/ODP tidak diperbolehkan IMD namun selanjutnya bisa mendapatkan ASI dengan menyusu langsung dari ibu, setelah berdiskusi dengan tenaga kesehatan menimbang keuntungan dan kerugian menyusu langsung, serta kepatuhan ibu dalam mencegah penularan, antara lain menggunakan masker bedah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum dan sesudah kontak bayi, dan rutin membersihkan area permukaan dimana ibu melakukan kontak.

Dalam keadaan tidak bisa menjamin prosedur perlindungan saluran napas dan pencegahan transmisi melalui kontak, maka bayi diberikan ASI perah. Untuk penggunaan pompa ASI, kebersihan pompa perlu dijaga. Kesehatan ibu akan dipantau terus, hingga ibu dinyatakan negatif COVID-19.

Bayi yang lahir dari ibu PDP atau terkonfirmasi COVID-19, diberikan ASI perah. Pompa ASI hanya digunakan oleh ibu tersebut dan dilakukan pembersihan pompa setelah digunakan, kebersihan peralatan untuk memberikan ASI perah harus diperhatikan. Ibu dan bayi dimonitor ketat dan dilakukan rawat terpisah (atas persetujuan ibu) sampai diketahui hasil pemeriksaan COVID-19 ibu negatif serta perlu di follow up hingga pulang.

Atta Halilintar Tersandung Ucapan Soal Suami
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Lesti Kejora - Rizky Billar Part 2 | Christie SERIBU KALI CINTA THE SERIES Eps 10
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :