Ketahui 5 Pemicu ASI Tak Lancar, Segera Cari Solusi

Do It Yourself | Senin, 2 Desember 2019 14:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Air susu yang keluar sangat sedikit dan membuat ibu cemas, si kecil tak bisa mendapatkan asupan gizi maksimal.

Dream - Air susu ibu merupakan sumber gizi terbaik bagi bayi. Sudah diciptakan Allah SWT, agar ibu bisa langsung memberikan makanan dan minuman. Ibu dan ayah sebenarnya tak perlu lagi memberi susu formula jika kebutuhan ASI terpenuhi dengan optimal.

Sayangnya banyak ibu mengalami masalah saat menyusui. Air susu yang keluar sangat sedikit dan membuat ibu cemas, si kecil tak bisa mendapatkan asupan gizi maksimal. Apalagi jika ibu memerah ASI dan bekerja, lalu hasilnya sedikit, rasa khawatir langsung muncul.

Ada beberapa ibu yang harus bersabar dan banyak-banyak berjuang demi produksi ASInya yang lancar. Ada beberapa faktor yang menyebabkan produksi ASI tidak lancar. Cari tahu segera dan solusinya.

 

 Ketahui 5 Pemicu ASI Tak Lancar, Segera Cari Solusi
Menyusui (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Diet Ketat

Momen kehamilan dan menyusui kerap membuat ibu memiliki berat badan berlebih. Untuk menurunkan berat badan dan membuatnya berada di ukuran ideal, tidak sedikit ibu yang masih menyusui melakukan diet ketat. Padahal, diet ketat bisa berpengaruh pada produksi ASI. Terutama jika mengonsumsi jamu atau pil diet.

Untuk itu, sebaiknya hentikan diet sementara waktu. Lebih baik perbaiki pola makan, perbanyak konsumsi protein dan sayuran dan kurangi porsi karbohidrat. Misalnya tambah porsi ayam, daging dan ikan dalam menu harian. Kurangi porsi nasi dan ganti dengan menu sayuran yang lebih banyak.

 

3 dari 6 halaman

Asupan Air Putih Kurang

Penyebab selanjutnya adalah asupan air putih kurang. Ibu yang kurang minum akan mendapati produksi ASI menurun. Jadi penting bagi setiap ibu hamil dan menyusui memiliki asupan air putih atau cairan tubuh yang cukup setiap harinya.

Perbanyak minum air putih atau jus. Jika bosan, buatlah infused water semalaman dan taruh dalam kulkas. Minuman dingin biasanya membuat kita lebih bersemangat untuk menenggak air putih lebih banyak.

 

4 dari 6 halaman

Teknik Menyusui yang Salah

Penyebab selanjutnya adalah teknik menyusui yang salah. Ketika bayi tidak bisa menyedot ASI dengan baik, ini akan menghambat keluarnya ASI dari puting payudara. Mom perlu menyusui dengan teknik yang benar-benar tepat agar produksi ASI stabil.

Jika bingung dan tak nyaman, berkonsultasilah dengan konselor laktasi. Mereka akan memberi tahu teknik yang tepat saat menyusui. Kuncinya adalah kenyamanan bagi ibu dan bayi saat menyusu.

 

5 dari 6 halaman

Penggunaan Pil atau Suntik KB

Konsumil pil atau melakukan suntik KB memang penting demi mencegah terjadinya kehamilan setelah melahirkan. Sayangnya, penggunaan keduanya bisa menurunkan produksi ASI secara signifikan karena memiliki modifikasi hormon.

Pilihan kontrasepsi IUD atau kondom bisa jadi pilihan tepat bagi ibu menyusui. Keduanya tak berdampak langsung pada hormon menyusui yang akan menghambat produksi ASI.

 

6 dari 6 halaman

Frekuensi Menyusui yang Kurang

Selain teknik menyusui yang salah, frekuensi menyusui yang kurang juga bisa menurunkan produksi ASI bahkan membuat ASI sama sekali tidak keluar. Usahakan untuk memiliki frekuensi yang cukup setiap hari. Jika ibu tidak menyusui secara langsung, bisa memompa ASI dengan alat secara rutin.

Sumber: Mimi Rohmitriasih/ Sumber : Fimela

 

Join Dream.co.id