Waspada, Ini Barang Dapur yang Bisa Memicu Keracunan

Dapur (Foto: Shuttterstock)
DECOR  |  6 Juli 2018 19:41

Dalam kondisi tertentu bisa memicu keracunan, cobalah lebih teliti.

Reporter :

Dream - Perkakas dan perlengkapan dapur memang biasanya hanya tersimpan di dapur. Tapi penting untuk memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatannya. Pasalnya, dapur merupakan area utama untuk mengolah masakan yang bakal dimakan seluruh anggota keluarga.

Kondisi dapur harus selalu bersih dan sehat. Jadwalkan pembersihan menyeluruh secara rutin. Penting juga mewaspadai barang-barang 'penghuni' dapur berikut. Pasalnya dalam kondisi tertentu bisa memicu keracunan. Apa saja?

- Panci dengan lapisan antilengket
Jika ingin menggoreng telur, panci antilengket atau teflon adalah media yang sangat pas untuk digunakan. Sebab, permukaannya yang datar akan membuat menggoreng telur jauh lebih mudah.

Namun, hal yang harus Anda perhatikan adalah bahan dari teflon yang digunakan. Sebab beda harga beda pula kualitasnya. Dikutip dari Natural Living Ideas, teflon yang tidak memiliki kualitas baik mengandung zat perfluorinated (PFC). Jika sedang memasak, permukaan teflon ini akan melepaskan gas beracun.

- Makanan kaleng
Apabila sudah malas memasak dan membutuhkan sesuatu yang instan, sejumlah orang akan memilih mengolah makanan kaleng. Meski belum memasuki masa kedaluwarsa, Anda patut berhati-hati.

Sebab, racun pada makanan kaleng bukan hanya berasal dari menurunnya kualitas makanan melainkan dari kemasannya. Senyawa pada kaleng makanan mengandung BPA (Bisphenol-A) -- merupakan zat kimia sintetis yang biasa digunakan pada beragam produk.

Jika senyawa ini sudah terpapar dalam tubuh maka akan mengakibatkan sejumlah efek seperti infertilitas pada wanita yang mempengaruhi pematangan sel telur, depresi pada anak-anak, kanker payudara jantung dan lainnya.

- Aluminium foil
Aluminum foil telah lama dikaitkan dengan penyakit otak degeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson. Penelitian menunjukkan bahwa memasak daging dalam media ini dapat meningkatkan jumlah aluminium hingga 378 persen.

Tidak hanya terbatas pada foil, bahan kimia ini juga ditemukan di peralatan masak, makanan kaleng, botol air logam yang dapat digunakan kembali, aditif garam dalam campuran kue dan pancake dan lainnya. Boleh-boleh saja menggunakan aluminium foil saat memasak, namun jangan terlalu rutin karena dapat mengakibatkan efek samping.

Sumber: Teddy Tri Setio Berty/ Liputan6.com

Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Patut Dicontoh, Ini Alasan Irish Bella-Ammar Zoni Lakukan Nikah Siri Sebelum Akad dan Resepsi
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :