Wallpaper Juga Harus Rutin Dibersihkan, Ini Caranya

Decor | Jumat, 16 Juli 2021 14:03

Reporter : Mutia Nugraheni

Jangan sampai terlihat kotor dan lusuh.

Dream - Dinding memang tampak lebih menarik jika ditempel dengan wallpaper bermotif. Bila di rumah Sahabat Dream banyak area dinding yang dilapisi wallpaper pastikan membersihkannya dengan rutin.

Debu sangat mudah menempel di dinding. Jika dibiarkan begitu saja dalam waktu lama akan membuat wallpaper cepat rusak dan tampak lusuh. Membersihkan debu sekali atau dua kali dalam sebulan dapat meminimalkan penumpukan debu.

Hal ini akan membuat warna di wallpaper tetap terlihat cerah dan segar. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan debu di wallpaper, berikut yang bisa diterapkan di rumah.

1. Singkirkan debu halus dan kasar lebih dulu
Langkah pertama bersihkan dulu debu halus dan kasar. Bisa menggunakan sikat lembut dari mesin penyedot debu yang bisa dioperasikan dengan tangan. Untuk cara yang lebih simpel, gunakan kemoceng kering untuk mengangkat debu-debu.

2. Singkirkan noda
Terkadang, membersihkan debu saja tidak cukup. Beberapa noda wallpaper tidak dapat dibersihkan, seperti tinta. Cara termudah dan termurah untuk membersihkan wallpaper menggunakan spons lembut sederhana, sedikit sabun pencuci piring dan air. Sebelum melakukan pembersihan, penting untuk memeriksa apakah wallpaper tahan terhadap sabun dan air.

Jika aman, campurkan larutan air dan sabun cuci piring. Basahi sedikit spons atau kain lembut dalam larutan dan lap wallpaper tapi jangan menggosok terlalu keras. Setelah itu bilas menggunakan kain kering.

3. Pakai wallpaper dough
Ada juga bahan pembersih wallpaper yang banyak dijual di pasaran yaitu wallpaper dough dan bisa digunakan berulang. Cukup ditempelkan di wallpaper yang penuh noda, kotoran akan terangkat. Bahan ini cenderung aman untuk wallpaper jenis apapun.

Wallpaper Juga Harus Rutin Dibersihkan, Ini Caranya
Wallpaper/ Foto: Shutterstock
2 dari 6 halaman

Dinding Kusam dan Kotor, Saatnya Bersihkan dengan 3 Langkah

Dream - Area dinding rumah kerap luput dari perhatian. Seringkali kondisinya sangat kotor dan kusam, padahal lantai begitu bersih. Terutama jika di rumah terdapat banyak anak-anak yang suka menempelkan tangan kotor di dinding.

Cetakan tangan, bekas minuman, tumpukan debu bikin dinding jadi tak sedap dipandang. Nah, ada cara membersihkan dinding tanpa harus merusak catnya. Beberapa alat yang perlu disiapkan adalah spons atau kain, cairan pembersih yang ringan dan tidak memengaruhi warna cat dinding (bisa menggunakan sabun cuci piring), air hangat, dan ember.

1. Tuangkan cairan pembersih ke ember
Setelah bahan dan alat terkumpul, mulailah dengan menuangkan dua hingga tiga tetes cairan pembersih ke dalam ember. Isi ember sebanyak tiga perempat bagian dengan air yang hangat. Hati-hati untuk tidak menambahkan air panas karena dapat mengganggu proses pembersihan dan menghilangkan cat.

2. Gunakan spons atau kain bersih
Selanjutnya, celupkan lap bersih, kain atau spons ke dalam air. Pastikan apa pun yang digunakan untuk membersihkan, hindari kotoran yang berpindah ke dinding. Angkat spons dan peras hingga keadaannya menjadi lembap tidak basah. Lalu, seka bagian dinding yang kotor menggunakan spons atau kain

3. Bilas dengan air bersih
Setelah dinding yang kotor diseka, ganti air di dalam ember dengan air yang baru, lalu bilas spons yang kotor setelah digunakan. Seka ulang dinding untuk membersihkan sisa-sisa sabun yang masih menempel.

Biarkan dinding mengering dengan sendirinya. Jika ingin mempercepat proses pengeringan, letakkan kipas angin di depan dinding. Lakukan pembersihan dinding dengan teratur. Selain bisa membuat rumah tampak bersih, tapi juga membuatnya jadi lebih sehat.

Sumber: Diadona.id

 

 

3 dari 6 halaman

Cari Tahu Cara Membersihkan Karpet Tanpa Merusaknya

Dream - Karpet merupakan perlengkapan penting dalam ruangan. Memberi kesan hangat sekaligus mempercantik suasana. Setiap hari kita menginjak karpet dan pastinya banyak tumpukan debu di dalamnya.

Membersihkan karpet secara rutin merupakan hal yang sangat penting. Jangan sampai karpet yang kotor membuat seluruh rumah penuh debu. Nah, untuk membersihkannya juga harus ekstra hati-hati.

Terutama karpet berbahan halus, karena permukaannya mudah rusak mengingat setiap hari terinjak. Bagi Sahabat Dream yang ingin mencoba membersihkan karpet sendiri, coba lakukan hal berikut agar karpet tak rusak saat dibersihkan.

Singkirkan debu
Bersihkan dulu debu-debu halus di karpet. Bisa menggunakan vakum atau gantung lalu pukul halus dengan sapu. Debu-debu ini biasanya terdapat di baigian bawah karpet dan sangat banyak. Jika tak dibersihkan akan menyebar ke seluruh ruangan.

Semprot dengan air bertekanan tinggi
Untuk membersihkan karpet, posisikan dengan cara digantung di tembok. Setelah itu semprot dengan air bertekanan agar mengangakat debu-debu halusnya. Dengan digantung, air dan kotoran akan langsung turun.

 

4 dari 6 halaman

Sikat Halus dan Keringkan

Sikat halus
Gunakan sikat halus untuk membersihkan bagian yang penuh dengan noda membandel. Bila sulit hilang, mungkin membutuhkan formula khusus. Jangan menyikatnya terlalu keras karena bisa merusak permukaannya.

Keringkan
Setelah dibersihkan, pastikan karpet dikeringan di area rumah yang tak langsung kena sinar matahari. Terutama pada karpet berbahan halus, cukup diangin-anginkan. Sebelum diangkat, pastikan bagian dalam karpet sudah dalam kondisi kering.

5 dari 6 halaman

Karpet Harus Segera Dicuci Jika Muncul Tanda Ini

Dream - Area keluarga jadi tujuan utama untuk bersantai, berkumpul bahkan bekerja dan sekolah selama. Karpet jadi furnitur penting di ruang keluarga ini. Merupakan barang penting dalam rumah untuk alas anak bermain dan berkumpul.

Untuk itu kebersihan karpet juga harus diperhatikan, terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang. Idealnya, karpet divakum secara rutin. Pada kondisi tertentu, karpet juga membutuhkan pembersihan menyeluruh agar kotoran serta aroma tak sedapnya bisa hilang.

Apa saja tanda karpet harus segera dicuci? Yuk simak

1. Bau yang tidak sedap
Karpet mulai mengeluarkan bau yang tidak sedap, ini bisa disebabkan karena tumpahan air atau makanan yang lupa dibersihkan. Apalagi jika kita akan kedatangan tamu, pastinya tidak mau, aroma tak sedap memenuhi ruangan.

 

6 dari 6 halaman

Lakukan Juga Hal Ini

2. Bersin-bersin
Jika bersin secara terus menerus tanpa alasan yang jelas, terutama kita berada di ruangan berkarpet, bisa jadi disebabkan oleh debu menumpuk. Segera vakum karpet dan cucilah, terutama jika warna karpet memudar yang disebabkan oleh debu menumpuk.

3. Musim hujan dan lembap
Cuaca lembap dan sering hujan juga berpengaruh terhadap suhu dalam ruangan. Kondisi yang lembap akan mempengaruhi karpet sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman saat beraktivitas di atasnya. Terasa lengket beraroma apek, untuk itu selalu bersihkan secara teratur.

4. Warna berubah
Warna karpet yang berubah lebih gelap atau lebih kusam juga penanda karpet sudah saatnya untuk dicuci. Bukan sekadar divakum tapi disikat, dibilas dan dijemur. Lakuka juga pembersihan karpet secara berkala, minimal setahun sekali. Jika tidak bisa mencuci sendiri, bawalah ke tempat pencucian karpet.

Penjelasan selengkapnya baca di Diadona.id

Join Dream.co.id